Berhasil Lahirkan Bibit Berbakat, Wakil Ketua IKASI Banten Terus Mengkampanyekan Olahraga Anggar

Widi Dwi Anggono (Tengah) kepala IKASI (Ikatan Olahraga Anggar Seluruh Indonesia).

Olahraga anggar merupakan permainan olahraga aksi yang sudah populer di kalangan anak muda. Prajurit berpedang ala jaman romawi dengan pakaian jubah berbahan besi, anggar menjadi olahraga menggunakan pedang. Sosok Widi Dwi Anggono adalah pelatih, guru, juga mantan atlet nasional dari provinsi Banten. Yang mengenali anggar sejak tahun 2003 yang sekarang berusia 34 tahun. Dan saat ini menjabat sebagai ketua harian IKASI (Ikatan Olahraga Anggar Seluruh Indonesia) Tangsel. Karirnya kepelatihanya berawal dari mengambil jurusan keolahragaan specialist fencing/anggar di universitas negeri jakarta. “Saya kuliah di universitas negeri jakarta dan mengambil jurusan keolahragaan. Juga mengambil specialist di fencing/anggar,”ujar widi. Malang melintang mengajar pelatih anggar ini sempat berpindah pindah. Perjalanan karir melatih anggar bermula dari 2005 di Sekolah ST.Peter School di Kelapa Gading, ST. jhon School, Sinarmas World Academy, dan Nanyang School. Kemudian tahun 2007 ia pindah bekerja ke sekolah-sekolah di BSD Tangerang Selatan dan mengembangkan anggar di seputar Tangsel sampai dengan saat ini, dengan alasan agar lebih mudah memasyarakatkan olahraga anggar melalui sekolah. “Karena saya adalah guru olahraga sehingga memudahkan saya untuk mengembangkan anggar di sekolah tersebut. Salah satu murid anggar saya adalah “derby Romero” (artis kepompong) video klip Tuhan Tolonglah,”papar widi. Berikut peraihan prestasi yang telah diraih sang pelatih baik kejuaraan antar sekolah, pelajar dan PPLP, kejurda Banten, open tournament, sampai kejurnas. 1. ST.John School (114 medali selama 8thn) 2. Sinarmas World Academy (8 medali) Lebih lanjut juga memaparkan kepada nysnmedia.com bahwa kecintaannya terhadap anggar merupakan kebanggaan bagi dirinya. “Kecintaan saya terhadap anggar yang mendorong saya untuk menyisihkan waktu dan tenaga untuk memajukan dan memasyarakatan olahraga ini, hingga rasa bangga bila melihat anak didik kita menjadi juara,”lanjut Widi. Selain itu, atas kecintaanya terhadap olahraga anggar, di foto prawedding dengan sang istri juga mengusung konsep ala anggar. Dan putri cantikya bernama bernama Eunoia Sabela Alessandra juga memiliki arti bagian dari olahraga tersebut. Widi juga menambahakan “Sabela artinya Sabre, salah satu jenis senjata di anggar,”tutup Widi. (mrd/adt)

Tampil Memukau Di Setiap Laganya, Putra Rebut Gelar Jawara Basketball Lintas Sekolah

putra-aji-basket

Putra Aji Asbrani lahir di Sukoharjo 12 Juli 1999, pemain bernomor punggung 8 yang menjadi kapten tim SMAN 22 Jakarta ini memiliki skill memukau dalam permainan basketball yang berlangsung di GOR Soemantri Kuningan, Jakarta (23/08). Ini merupakan ajang baru pertama kali Putra Aji ikut dalam kompetisi dbl Honda. Dengan segudang prestasi dan pengalaman yang di dapatkan sebelum ia ikut kompetisi DBL ini, sangat Wajar bila sang pelatih Thezar Rafirin mempercayai Ban kapten di lenganya. Berikut perolehan juara yang telah di raih oleh Putra Aji Asbrani melalui ajang lintas sekolah: 1. Juara 1 budut cup 2. Juara 1 penabur cup 3. Juara 1 Cijantung cup 4. Juara 1 26 cup 5. Juara 1 104 cup 6. Juara 1 Dos-q cup 7. Juara 1 5 cup 8. Juara 1 80 cup 9. Juara 2 Angkasa1 cup 10. Juara 2 50 cup 11. Juara 2 54 cup 12. Juara 2 8 cup 13. Juara 3 Univ STMT 14. Juara 3 36 cup 15. Juara 3 CC cup Di final kemarin (26/8), Putra Aji kembali sukses dengan membawa tim basketballnya SMAN 22 jakarta merebut piala di kompetisi honda DBL 2017. Selain itu Putra Aji Asbrani sangat berharap Setelah lulus SMA, dapat masuk universitas impiannya dan memajukan basket nasional. “Saya berharap setelah lulus, saya bisa masuk ke universitas yang saya impikan yang tim basketballnya maju, dan bisa punya harapan bermain di IBL,”ujar Putra. Tak sampai di situ saja, setelah usai DBL Jakarta ini ia terpilih masuk tim DKI Jakarta, mewakili kejuaraan nasional di surabaya. Putra juga menambahkan, cita – cita terbesarnya ingin membanggakan orang tua, dan menjadi pemain timnas basket. “Cita cita saya ingin menjadi pemain basket nasional dan membahagiakan orang tua dan orang terdekat saya,”tutup Putra. (mrd/adt)

Keluarga Besar Atlet basket, William Makin Tampil Lebih Percaya Diri

william-basket

Kapten tim basket putra dari SMAN 71 Jakarta, yang bernama lengkap Anthony William Lalisang atau yang akrab di panggil william merupakan salah satu atlet basket nasional yang berasal dari Klub pokeba Jakarta. Pemuda 16 tahun yang lahir di Jakarta 18 desember 2000 ini, mulai masuk kedunia basket sejak ia duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Anak dari bapak Yohanes dan ibu Karin Lalisang, William Mewarisi darah basket dari ibunya, Ibunya Karin Lalisang merupakan mantan atlet basket nasional. “Paman, kakek dan ibu saya seorang atlet, paman mantan atlet basket nasional, kakek mantan atlet tenis nasional sedangkan ibu mantan atlet basket juga,”ujar william. kemarin (26/8) di ajang Honda DBL West Java Series Jakarta, selain sukses membawa timnya menjadi runner up di ajang DBL series 2017, William juga berhasil menyabet nominasi kategori pemain terbaik di DBL Jakarta tahun ini. “Saya tidak menyangka, karena memang tidak ada target kesitu. Saya sama pelatih hanya ingin kasih yang terbaik dan menang setiap game. Karena bermain lepas ngga ada beban Tuhan kasih bonus juga ke saya selain masuk final mendapatkan gelar pemain terbaik,” lanjut william. Kejuaraan yang pernah di ikuti William dan berhasil membuahkan prestasi antara lain: 1. Kejurnas u14 2014 (emas) 2. Kejurnas u16 (emas) 3. Popwil 2016 (emas) 4. Asean school games 2017 (peringkat ke – 4 Runner up and first team dbl Jakarta series 2016) Terakhir, kemarin ia mendapatkan predikat pemain terbaik di DBL 2017, dengan torehan yang ia dapatkan sampai saat ini. Bukan tidak mungkin ia akan terus menciptakan prestasi yang lainya. Mungkin juga akan di boyong ke timnas senior basketball untuk mewakili Indonesia berlaga di tingkat internasional.(mrd/adt)

Inilah Juara Baru Honda DBL Jakarta Series 2017

pemenang-honda-dbl-2

Final basketball Honda DBL Jakarta Series 2017, di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Di kategori tim putra mempertemukan SMAN 22 Jakarta melawan SMAN 71 Jakarta, sedangkan untuk tim putri mempertemukan SMAN 8 Jakarta melawan SMAN 3 Jakarta di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Menurut pantauan tim nysnmedia.com di lapangan, Kuatnya pertahanan SMAN 8 membuat Valerie dan tim sulit beradu duel di udara. Beberapa kali bola muntahan didekap di tangan pemain SMAN 8. Jual beli serangan terjadi menjelang akhir kuarter pertama, hingga kuarter pertama usai, teladan tertinggal dengan skor 4-9. Pada Kuarter kedua tim kembali melancarkan serangan sengit, kejar – kejaran poin terus terjadi, Valerie sempat memangkas skor jadi 21-17, SMAN 8 unggul Memasuki kuarter ketiga, ketegangan makin menjadi. Teladan masih tertinggal 28-36, maka kemenangan SMAN 8 sangat terasa di depan mata. Dan benar saja hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan, SMAN 8 unggul 47-40. Di sektor putra, dua tim dari Jakarta Timur bertemu. SMAN 71 kali pertama melawan SMAN 22 di ajang Honda DBL DKI Jakarta Series. Meski begitu, keduanya langsung bermain dengan agresif dan sportif. Arahan pelatih Tezara dapat diserap para pemain, SMAN 22 yang belum mencetak poin mengambil time out. Riverside menunjukkan kemampuannya. SMAN 22 memimpin dengan skor 17-15. Kuarter kedua dan ketiga menjadi ajang jual beli serangan kedua tim yang sama-sama mengandalkan sang kapten. Anthony sukses melakukan tembakan. Tak mau poinnya dikejar, Putra melakukan percobaan three point shoot dan berhasil. Hingga kuarter ke empat, Buzzer berbunyi, skor 58-55 membuat gelar juara untuk kali pertama diraih SMAN 22 Jakarta. (mrd/adt)

Berhasil Kalahkan Sang Juara Bertahan Kompetisi DBL, Addy Mulyadi Optimis Raih Kemenangan

pelatih-SMAN-71

Lanjutan final honda DBL west Java Series 2017 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta(26/8), Anak asuh Addy Mulyadi kembali terkena kutukan untuk yang ketiga kalinya. Setelah tim putri mereka SMAN 71 jakarta yang pada kompetisi DBL tahun 2015 berhasil menjadi runner up, kini harus kandas saat laga pertama mereka melawan sman 34 jakarta pada babak penyisihan grup dengan skor 27 – 18. “Di kompetisi tahun 2015 lalu tim putri kita menjadi runner up, tahun kemarin giliran tim putra yang masuk runner up, tahun ini kita pasti bisa pasti bisa juara,”ujar coach Addy. Berbeda dengan tim putrinya yang harus tersingkir di babak penyisihan grup, Tim putra yang di gawanginya berhasil melaju ke babak final dengan mudah. Terbukti mereka bisa menyingkirkan lawan dengan skor telak. Selain itu, Pelatih SMAN 71 Jakarta addy Mulyadi mengaku sangat bangga timnya melaju ke babak final setelah mengalahkan sang juara bertahan kompetisi DBL yaitu SMAN 3 Jakarta. Pada babak perempat final melawan SMAN 3 Jakarta merupakan ajang balas dendam DBL tahun 2016 kemarin. Pasalnya mereka harus memupuskan harapan menjadi juara ke tangan SMAN 3 Jakarta. “Kita sudah mendapat pelajaran di tahun 2016 kemarin, dan kita sudah mengalahkan sang juara bertahan,” lanjut Addy. Berikut hasil sementara laga yang di lakoni SMAN 71 jakarta. SMAN 6 JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 15 – 29 ) SMA BUKIT SION JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 28 – 32 ) SMAN 71 JAKARTA VS SMAN 3 JAKARTA ( 26 – 20 ) SMAN 71 Jakarta VS SMA VIANNEY ( 47 – 29 ) SMAN 22 Jakarta VS SMAN 71 Jakarta ( 47 – 40 ). (mrd/adt)

Belum Genap 2 Tahun Mendalami Olahraga Panahan, Alda Ayu Amirah Lubah Sukses Torehkan Prestasi

alda-panahan

Olahraga panahan termasuk olahraga ketangkasan pemain, olahraga panahan juga sering dianggap sebagai olahraga statis, namun atlet pemanah atau pemanah kompetitif benar-benar membutuhkan sejumlah besar kekuatan, ketahanan, dan fokus untuk tampil optimal. Atlet cilik Alda Ayu Amirah Lubah, yang lahir di Pamulang, pada tanggal 18 Juli 2006 ini merupakan atlet panahan berprestasi berdarah campuran Poso – Betawi. Dia adalah anak bungsu dari 2 bersaudara dari pasangan Agam Pamungkas yang tak lain adalah mantan ketua DKTS (Dewan Kesenian Tangerang Selatan) dan Irawati. Berikut kejuaraan nasional yang pernah di ikuti Ayu ini, antara lain: Tangsel Archery Championship Cup, 2016-2017 – (Silver Medalion) Porseni Siswa Tangsel, Mei 2016 – (Gold Medalion) SDIT Al Azkar Chup 1 dan 2 – ( Silver Medalion) Tangsel Open Tournament, BSD 12 Juni 2017 – ( Gold Medalion) Indonesia Memanah 2, TMII,15-18 Desember 2016 – (Silver Medalion) PORSIQU JSIT Indonesia 2017, Jakarta 1-5 Mei 2017 Panahan Beregu Putri – (Delapan Besar) Banten Archery Open Tournamen, Serang, 18 Maret 2017 – ( Gold Medalion) Alda Ayu Amirah Lubah mulai menekuni olahraga panahan sejak ia masih berusia 10 Tahun. Berasal dari Tangsel Archery Club (tempat olahraga panahan) di bawah besutan pelatih Dandy, Ayu sukses mempersembahkan banyak prestasi. Selain olahraga panahan, Siswi cantik duduk di kelas 6 Damascus, SDIT Al Azkar Pamulang, ternyata mempunyai hobi mendengarkan musik, ia juga suka dengan menggambar untuk mengisi waktu senggang,” tutupnya.(mrd/adt)

Event DBL Kompetisi Basket Antar Sekolah Tiba Di Babak Mencari Jawara Sejati Jawa Barat

Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL saat membuka perhelatan final DBL West Java 2017

Perhelatan kompetisi yang di inisiasi oleh event DBL berada di posisi ending mencari jawara Jawa Barat, dan di Jawa Barat itu sendiri versi DBL di bagi dua wilayah, diantaranya bagian timur, dalam hal ini di wakilkan oleh Bandung yang di wakili oleh SMAN 1 Bleendah untuk kategori putri dan SMA 1 Bina Bakti Bandung akan menghadapi laga tambahan melawan wilayah bagian barat Bogor yaitu SMAN 2 Bogor dari ajang putra dan SMAN 5 Bogor dari kategori putri. Dua jawara bagian barat ini setelah keluar jadi pemenang di ajang DBL Bogor akan di tandingkan lagi dengan jawara bagian timur dalam hal ini yang mewakili adalah Kota Bandung. Pertandingan sengit ini akan berlangsung hari ini di Gor Pajajaran Kota Bogor, dan pemenangnya akan segera di boyong ke sebuah camp kebanggaan DBL di Surabaya. Dalam ajang ini Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa output kegiatan lebih untuk mencari sekolah yang berkualitas dan kebanggaan bagi wilayahnya. “Ajang yang kami adakan lebih untuk mencari perwakilan tingkat propinsi bukan untuk nasional, karena kami sejak awal ingin mencari bagaimana caranya di area lokal memiliki kebanggaan. Karena basicnya sekolah, jadi pendukungnya juga dari daerah itu juga. Kalau bagi sekolah yang berhasil menjadi pemenang, maka secara otomatis menjadi kebanggan Kota dan Propinsi dimana sekolah itu berada.”tegas Cicil Cicil menambahkan bahwa event DBL ini selalu menarik dan ramai di perbincangkan karena jika perhelatan antar Kota dan Propinsi kurang menjadi target tujuan DBL. “Iya, umpama kita sandingkan pemenang antar kota dan penyelenggaraan finalnya di Kota yang netral misalnya, sudah pasti pertandingan kurang memberikan banyak penonton, dan sudah pasti menjadi tidak menarik.” pungkasnya(adt)

Tekuni Olahraga Finswimming, Angel Berikan Warna Lain Di Ajang Pecinta Olahraga Air

angel-finswimming

Perlu di ketahui bahwa banyak ragam dalam olahraga air, khususnya renang. Dan ternyata penggabungan dari dua olahraga air yang tujuan pencapaiannya adalah kecepatan diantara renang dan menyelam, finswimming Ini punya penggemar hingga Asia. Tidak seperti snorkeling, biasanya atlet finswimming bertanding renang di kolam renang biasa dengan mengenakan dua kaki katak. Dan ampuhnya peralatan penunjang itu sanggup membuat kecepatan mereka jauh lebih cepat dari perenang pada umumnya. Seperti yang sedang di tekuni oleh dara cantik yang memiliki nama lengkap Angela Patrisia Vanya, dirinya merupakan siswi di sekolah SMAN 6 Kota Bogor klas XII MIPA 7. Angel mengatakan kepada nysnmedia.com tidak pernah berhenti latihan di kolam renang. “Iya, hampir setiap hari latihan dikolam milakancana Kota Bogor, sejak Angel berusia usia 9 tahun, pada saat itu aku masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.”ujar pemudi yang akrab di sapa Angel. Angel juga memaparkan seputar prestasinya yang berhasil ia raih dalam menekuni olahraga finswimming ini. “Prestasi yang berhasil saya raih diantaranya, Juara 1 KU No. 50m Bifin,100m Bifin, 200m Bifin. Lalu pernah menjadi Juara 3 KU 400m Bifin, ada juga pernah meraih Juara 3 jarak 3000M senior putri finswimming no Laut Tingkat Nasional.”ungkap Angel yang juga menyukai traveling. Selain menekuni olahraga finswimming penyuka makanan yang berbau keju ataupun ikan ikanan, Angel juga aktif dalam ektrakulikuler paskibra. Angel sempat menceritakan via WA kepada nysnmedia.com seputar pengalaman lucu saat PON 2016 kemarin BTP ( basic training program) “Kan soalnya pas saat PON, itu mesti bener-bener 6 bulan latihan di Bandung, terus harus ninggalin sekolah ketinggalan pelajaran, ngga bisa main, ninggalin keluarga, latihan pagi sore. Yah mau gimana lagi kan memang sudah jadi kewajiban kalau masuk pelatda PON. Terus kalau yang di BTP paskib itu. Yah seru aja akan pengalaman gitu, Jadi acaranya itu tentang solidaritas, di tuntut wajib percaya diri untuk tampil berani berbicara di depan orang banyak. Jadi selama acara itu senior paskibnya galak galak gitu, jadi kitanya harus bener. Terus pas malemnya gitu kita di suruh jalan gitu di hutan ke pos-pos, terus di tes sejarah paskib, sejarah Kota Bogor, dan di ajarin gimana caranya merpertahakan sesuatu yang sudah di capai.”tambah Angel. Atlet binaan POSSI Bogor ini juga mengatakan bahwa jenis olahraga yang di tekuninya ini merupakan olahraga pilihannya untuk meraih prestasi. “Dengan menggunakan alat snorkel, fins, monofin saya mampu melesat 2 x lebih cepat dari renang pada umumnya, dan di POSSI itu ada diving, open water, dan saya memilih finswimming.”tutup Angel.(adt)

Menjadi Kapten Untuk Kali Pertama, Diah Sukses Membawa Timnya Lolos Ke Final DBL Jawa Barat

diah-basket-DBL

Menjadi seorang kapten bukan hanya sekedar ikatan ban hitam di lengan, tetapi di tuntut kepemimpinan dan penerapan starategy yang di siapkan oleh pelatih. Kapten tim sekolah menengah atas negeri 2 Bogor (smanda) Diah Putri AW yang memiliki kaos kebesaran dengan nomor punggung 6, menjelaskan kepada nysnmedia.com bahwa timnya siap untuk bertanding. “Untuk pertandingan kali ini kita sudah siap fisik mental maupun strategi mudah mudahan pertandingan kali ini lancar,”ujarnya. Dara pemilik nama panggilan akrab Diah ini juga menambahakan bahwa strategi yang di usung dalam laga final DBL Indonesia ini mereka lebih menekankan ke permainan defence. Motivasi berpengaruh dalam tim, ia menekankan agar tim yang di kawalnya selalu tampil maksimal. “Saya selalu memberikan arahan, kalau ada yang deg-degan saya kasih tau, yang salahpun juga di kasih tau, lalu di semangatin, sementara begitu lumayan manjur sih, gitu aja.” lanjut Diah. Ini kali pertama menjadi kapten tim basket dan sudah membawa timya melaju ke final DBL Indonesia Jawa Barat. Sudah tentu menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.(mrd/adt)

Yuk Kenal Lebih Dekat Sosok Gadis Cantik Alivia Dan Tim Bola Basket Dari SMAN 6 Jakarta

Alavia saat berlaga di kompetisi DBL Indonesia

Mengenal sosok Alivia Meidia Namsta lahir di Jakarta 2 Mei 2000 (17), yang tak lain adalah siswi SMAN 6 Jakarta. Yang juga dipercaya untuk mengemban tugas menjadi kapten tim bola basket SMAN 6 Jakarta. Selain itu dirinya pernah membawa timnya bola basketnya menjuarai DBL 2015 di Jakarta dua tahun lalu yang di adakan di gor Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta. Dara manis ini mengatakan kepada nysnmedia.com, sebelumnya tim SMAN 6 juga pernah menjadi Juara Pertama di ajang serupa. “Pada DBL dua tahun lalu 2015, saya dan tim sudah pernah menjadi juara satu saat saya masih di kelas sepuluh,” ujar Alivia (23/8) di Gor Soemantri Kuningan, Jakarta. Alivia juga pernah ikut ikut dalam kompetisi JrBL, JrNBA, DBL, PON. Sedangkan beberapa prestasi yang berhasil di rebutnya di luar karirnya sebagai atlet basket sebagai berikut: 1. Runner up JrBL 2014 2. Juara 1 TTT dan relay PON sepatu roda 3. Juara 2 marathon italy sepatu roda. Alivia menambahkan bahwa jabatan kapten itu merupakan tugas yang tidak mudah. “Menjadi kapten bukan hal yang mudah, harus mampu melibat situasi pertandingan, mencari celah menyerang, dan mengingatkan tim untuk selalu dalam posisi penjagaan ketat.” tutup Alivia (mrd/adt)

Baru 4 Bulan Menangani Tim Basket Putri SMAN 6, Rizaldi Terkendala Postur Tubuh Para Pemain

rizaldi-coach-basket

Dalam lanjutan perhelatan DBL Jakarta kemarin (23/8) Ahmad Rizaldi coach tim basket putri SMAN 6 Jakarta menerapkan strategi bertahan dalam bertanding. “Kita lebih mengandalkan strategi bertahan, mengandalkan transisi dari defensive dan offensive aja, lalu fastbreak yang utama. Oleh sebab rata- rata pemain kita berukuran secara fisik kecil,”ujar Rizaldi Pertandingan DBL Honda Jakarta ini adalah pertandingan yang ke-2 untuk lolos mencapai posisi delapan besar, lalu apa bila menang, maka tim SMAN 6 akan masuk ke posisi semi final atau empat besar. Rizaldi menambahkan bahwa kendala fisik timnya yang sulit untuk merotasi atau menempatkan posisi karena keterbatasan tinggi badan. “Kendala kita adalah, hanya masalah kepada pemainnya aja sih, karena fisik dan skills mereka yang tidak rata gitu, jadi agak sulit merotasi pemain sesuai posisinya,” pungkas Rizaldi. Coach Rizaldi juga memaparkan bahwa pemain yang menonjol dan yang bagus di timnya adalah pemain bernomor punggung 6, sementara pemain bagus lainnya yaitu bernomor punggung 11 dan sang kapten Nasta bernomor punggung 9. Lebih lanjut sang pelatih ini juga menanggapi peraturan yang di terapkan oleh DBL Jakarta. “Event ini sangat bagus, menambahkan semangat sekolah lain terutama bola basket, dimana yang kalah bisa lebih berprestasi lagi untuk next gamenya, dan untuk pelatihpun mendapatkan pengalaman baru karena peraturan bagus dari management dblnya,” lanjut Rizaldi Di usia yang ke 25 tahun ini, Coach rizaldi sudah menangani tim SMAN 6 Jakarta semenjak tahun 2017 ini. “Saya menanggani tim basket putri SMAN 6 Jakarta baru berjalan 4 bulan, dan ini salah satu pengalaman pertama saya membawa nama SMAN 6 melaju ke ajang dbl jakarta,” tutupnya.(mrd/adt)

Ajang Supporting Event Kompetisi Basket Antar Sekolah Honda DBL 2017 Menyimpan Aturan Tersendiri

Liga Basket DBL Indonesia yang digelar rutin setiap tahunnya

Umumnya pertandingan kompetisi basket tidak mengenal memberikan kesempatan kepada lawan yang kalah, biasanya peserta dalam posisi menang akan terus menambah keunggulan mereka, dan meninggalkan yang kalah. Peraturan tersendiri di terapkan oleh panitia acara DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor. Perbedaannya antara lain seperti memberikan dispensasi atau kesempatan kepada yang kalah dengan cara memberikan keleluasaan dalam penjagaan (defense) Pramana Aditya mengatakan kepada nysnmedia.com peraturan yang di terapkan berbeda dari umumnya, yang lebih di kenal dengan sebutan respect the game. Selasa (22/8) “Iya, kami memiliki peraturan tersendiri yang telah di setujui oleh FIBA, diantaranya dengan penerapan berikan kesempatan untuk memperluas ruang gerak para penyerang dari pihak lawan yang skornya tertinggal dengan selisih 20 point. Yang sering kami sebut dengan istilah respect the game,”ujar Aditya Aditya juga menambahkan bahwa Respect the game ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Perbasi Kota Bogor. “Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, khususnya para sponsor yang terlibat, dan kedepan pada tanggal 25 Agustus mendatang, akan kami umumkan nama 12 pemain terbaik versi DBL.”tutupnya (adt)

Seleksi Dari 25 Kota, 24 Pemain Terbaik DBL Di Namakan Indonesia All Star

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, output dari ajang yang di selenggarakan oleh DBL Honda 2017 akan mengerucut kepada 24 pemain terbaik DBL yang akan di boyong ke Amerika. Kembali, Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa antusiasme pelajar dari 25 Kota se Indonesia akan terus mendapatkan penyeleksian dengan ketat. “Partisipasi DBL di 25 Kota se Indonesia sudah tidak di ragukan lagi, maka angka dari jumlah Kota yang sudah menggelar event ini, jika masing masing Kota di ambil 10 pemain di temukanlah angka 250 pemain, lalu dari 250 pemain itu akan di persiapkan untuk penyeleksian kembali menjadi 24 pemain terbaik DBL, komposisinya adalah 12 putra dan 12 putri yang akan kita namakan DBL Indonesia All Star. Dan pada akhirnya DBL Indonesia All Star ini yang akan di bawa ke Amerika.”ujar Cicil Cicilia menilai upaya pemerintah sudah cukup baik memberikan dorongan jiwa nasioalisme, dan kecintaan terhadap olahraga kepada pelajar di Indonesia. “Sejauh ini pemerintah cukup tanggap melihat potensi yang ada dari event yang kami adakan, seperti club club basket profesional yang menjadi mitra pemerintah yang mencari talenta dalam olahraga basket. Bahkan Indonesia mempunyai tim basket U-17 rata rata mereka pernah ikut DBL.” pungkas Cicil Lebih lanjut Cicilia menambahkan bahwa konsistensi DBL di league pelajar secara otomatis dapat membantu pemerintah mencari bibit atlet. “Maka dari itu konsistensi league pelajar ini turut berperan untuk mencetak bibit menjadi maksimal yaitu membantu pemerintah mempersiapkan ajang yang membawa nama besar Indonesia di mata dunia.” tutup Cicil. (Adt)

Bagi Namira Melakukan V2 Max Menjadi Ritual Khusus Sebelum Bertanding Di Pertandingan DBl

Namira Ramandha dalam final DBL 2017 West Java di Bogor, Selasa (22/08/17)

Salah satu pemain basketball wanita di SMAN 5 Bogor, Namira Ramandha (16) menjadi salah satu kunci kemenangan SMAN 5 Bogor melawan SMAN 2 Bogor di pertandingan DBL Indonesia competition Gor pajajaran Kota Bogor, dengan skor unggul cukup jauh 48-27. Selasa (22/8) Namira sendiri mengaku kepada nysnmedia.com sudah tertarik pada basketball sejak kelas 1 SMP. “Awalnya sih sering main basket sama teman-teman, jadi sering ikut main jadi suka sampai akhirnya ikut eskul basket pas SMP dan ikut kejuaraan ini.” ungkap dara 16 tahun tersebut kepada nysnmedia.com. Selain menjuarai tim putri DBL Indonesia, Namira juga pernah menjuarai Kanpora Cup Se-Kota Bogor. Menjadi salah satu pemain kunci di kejuaraan DBL Indonesia, Namira mengaku tidak memaksakan untuk selalu latihan. “Ngga setiap hari sih, cuma lebih menjaga kondisi supaya tetep fit aja. Dan kalo latihan biasanya tuh melakukan V2 Max, gunanya itu untuk paru-paru dan asupan oksigennya banyak. Jogging, jumping, speed.” tutur Namira Menekuni olahraga bakset Namira tentu tidak melupakan apa yang menajadi kewajibannya disekolah. Meski begitu guru-guru di SMAN 5 Bogor inipun memberi toleransi kepada Namira. “Memang sih aku lebih banyak ke basket, karena kan lebih banyak event-event gitu, guru-guru juga pada bisa ngertiin. Dan kalo ada tugas aku bisa menyusul.” ungkap Namira sambil tersenyum. Lebih lanjut, dara muda yang juga memiliki hobi membaca ini mempunyai mimpi untuk bisa bergabung dengan tim nasional untuk bisa menjuarai setiap tournament dan mengharumkan nama bangsa. (ndo/adt)

DBL Akan Umumkan Nama Pemain Terbaik Versi DBL Jawa Barat Malam Ini, 2 Pelatih Terbaik Ikut Di Boyong

SMAN-3-bogor

Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa PT DBL ini ada untuk mengembangkan potensi bibit anak muda yang akan memperkuat wilayahnya. “Saya berharap perkembangan olahraga basket tidak mesti di limpahkan kepada pemerintah, makanya PT DBL ini ada dan terus bergerak untuk lebih menghidupkan serta mengembangkan olahraga khususnya basket yang berbasis pada kekuatan anak muda.”tegas Cicil Cicilia juga menambahkan bahwa bekerjasama dengan swasta merupakan prinsip PT DBL yaitu fundamental basketball. “PT DBL yang bekerjasama dengan pihak swasta, dalam hal ini Honda. Sudah sesuai dengan prinsip kami yaitu fundamental basketball untuk mencetak bibit baru berprestasi di luar ring pemerintah, jelas kami tidak ingin membebani pemerintah.”tambah Cicil Lebih lanjut Cicilia juga memaparkan bahwa pihaknya mengambil masing masing perwakilan dari sekolahnya, tidak pergroup. “Setelah pengumuman siapa saja yang berhak berangkat ke camp Surabaya, maka akan kami bina kembali di camp surabaya, diantaranya yang mewakili tingkat Kota adalah 5 Putri, 5 Putra dan juga 2 orang coach terbaik. Kami tidak mengambilnya per group, tapi mengambil melalui perwakilan sekolahnya.”papar Cicil. Dan di DBL camp Surabaya sendiri mereka akan bertemu dengan pelatih pelatih Western Australia lalu membuat semacam coaching clinic untuk mengembangkan olahraga basket pelajar agar dapat berkembang lagi. (adt)

Perhelatan Final DBL Honda One Heart Gor Pajajaran Bogor Menyita Perhatian Anak Muda

Euforia para supporter DBL Indonesia di Final Bogor, Selasa (22/08/17)

Agenda Final DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor sungguh tak di perkirakan, pecinta olahraga basket antar sekolah ini di motori oleh Honda DBL Developmental Basketball League berlangsung meriah. Baik supporter yang mewakili sekolah masing-masing ataupun yang hanya sekedar menikmati kompetisi bola basket. Eforia yang berhasil di ciptakan di kalangan pecintanya, bola basket menjadi sebuah olahraga pilihan yang penuh citra kedamaian, terkenal dengan cheerleader yang cantik, hingga memberikan kesan macho pada atlet prianya. Dari pantauan nysnmedia.com ajang ini sangat memberikan ruang untuk anak muda untuk berkreasi ataupun berprestasi. Menurut Publik Relation DBL Pramana Aditya, ajang ini bukan hanya kompetisi bola basket, tapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi, dan suporter terbaik. “Di DBL yang kami gelar bukan hanya kompetisi bola basket saja, tetapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi dan juga supporter terbaik.” kata Aditya. Aditya menambahkan kepada nysnmedia.com bahwa yang terbaik dari semua event yang di gelar akan mendapatkan binaan ke luar negeri. “Misalnya juara modern dance yang kami adakan dari sini akan mendapatkan kesempatan liburan ke Hongkong, dan pemain basket terbaik versi DBL akan mendapatkan kesempatan ke Amerika.”tegas Aditya.(adt)

DBL 2017: Hengky Kristian Terapkan Strategy Defensive Untuk Tim Putri SMA 5 Di Final Ajang Bogor

Tim Basket Putri SMA 5 Bogor saat final DBL Indonesia West Region Bogor, Selasa (22/08/17)

Dalam olahraga, motivasi dari seorang pelatih sangat berpengaruh dalam suksesnya sebuah tim pada pertandingan. Apalagi dalam menyusun penyerangan dan memposisikan kemampuan individual masing-masing di lapangan. Maka dari itu Honda membuat kompetisi DBL 2017. Salah satunya cabang olahraga basketball, dalam perhelatan kompetisi DBL honda 2017, pelatih tim putri SMAN 5 Bogor, Hengky Kristian mengungkapkan tentang persiapan timnya menuju ke final. “Tim kami sudah lama, jadi target kami di DBL ini jadi ya ikut aja gitu, sebagai bentuk partisipasi. Menuju final itu hal gampang yang susah itu kualitasnya.” ujar couch hengky. Terlebih dari itu coach yang sudah 23 tahun menangani tim sekolah menengah atas negeri 5 bogor dan juga aktif dalam kepengurusan Perbasi Bogor sebagai wakil ketua bidang prestasi tersebut selalu memberikan motivasi setiap kali latihan dan pada saat pertandingan akan di mulai. “Kita tidak punya persiapan yang berlebih, kalau kamu bisa main bagus ya kamu bisa menang, kalau kita bisa memasukkan bola ke tim mereka, kita bisa menang, dan kalau kita tidak bisa masukin bola ke tim mereka kita tidak bisa menang, simple aja.” lanjut Hengky. Lebih lanjut coach Hengky menambahkan bahwa support dari sekolah jadi salah satu semangat dia dan timnya untuk melangkah ke final, karena ia juga menekankan timnya untuk bisa profesional dalam bertanding. “Harapan kita tidak banyak, ya kalau itu menang kita terima kalau kalah ya biasa aja, sekali lagi saya katakan bahwa sebenarnya melaju kefinal itu hal gampang yang susah itu kualitasnya,”paparnya. Kepada tim nysnmedia.com Hengky mengatakan bahwa dirinya lebih suka menerapkan strategi defence ke anak besutannya dari pada menyerang. (mrd/adt)

Masih Perlu Perbaikan Internal, Kapten Tim Putra SMAN 3 Cibinong Akui Timnya Belum Maksimal

14.-Masih-Perlu-Perbaikan-Internal

Perlu di ketahui bahwa perhelatan DBL pada babak final Loop 3×3 Competition 2017 ini akan menyisihkan tiga tim yang akan berlaga yakni : 1. SMAN 3 Cibinong (putra dan putri) 2. SMAN 6 Depok Sementara satu tim akan ditentukan pada laga semifinal yang akan berlangsung hari ini di GOR Pajajaran. Seperti yang dilansir dari portal dblindonesia.com (19/08/2017), Untuk tim yang lolos akan berlaga di grand final Honda DBL West Java Series 2017-West Region, Selasa (22/8). SMAN 3 Cibinong berhasil menang melawan SMAN 8 Bekasi dengan skor 8-6, kemarin (18/8). Di partai lain, SMAN 6 Depok mengandaskan SMAN 7 Bogor dengan skor 3-0. Kapten tim putra SMAN 3 Cibinong, Mochammad Dandy mengatakan, meski dua timnya lolos, namun pada pertandingan kemarin belum dianggap maksimal. “Masih banyak kesalahan. Minimal di laga final harus dikuatkan stamina, main lebih tenang lagi dalam bermain,” ujarnya. Sementara itu, kapten tim putri SMAN 6 Depok, Ananta Putri Arriva, menyebut jika pemainnya masih terlalu gugup untuk bermain dalam sebuah kompetisi. Kendati demikian, ia bangga timnya bisa lolos ke babak final. “Belum maksimal, skornya kecil banget, dan para pemain masih gugup. Di pertandingan selanjutnya perlu diperbaiki lagi, sehingga target juara bisa diraih,” pungkasnya.(mrd/adt)

Adu Free Throw Menjadi Laga Penentu Kemenangan Di Ajang Supporting Event Kompetisi Honda DBL Central Java Series North Region 2017

SMA-Tri-Tunggal

LOOP 3×3 Competition merupakan ajang supporting event kompetisi Honda DBL Central Java Series North Region 2017 telah menyelesaikan babak semifinal yang digelar di GOR Sumber Waras (Knight Stadium) Semarang kemarin. Ada empat tim cowok dan empat tim cewek yang akan berlaga.Menariknya final kelompok cewek akan mempertemukan dua tim SMA (sekolah menengah atas) Tri Tunggal yaitu Tri Tunggal B dan Tri Tunggal C. Seperti yang di lansir oleh dblindonesia.com (18/08/2017), pada babak semifinal kemarin Tri Tunggal B berhasil mengakhiri perlawanan SMA Bernadus Pekalongan dengan skor 12-0. Kemudian Tri Tunggal C berhasil mengakhiri perlawanan SMA Van Lith Magelang 8-4. Namun berbeda dengan tim cewek tri tunggal yang berhasil menembus final, sementara tim cowok SMA Tri Tunggal B akhirnya harus mengakui keunggulan SMA Bernadus Pekalongan melalui laga dramatis dengan skor 10-11. Sempat tertinggal jauh 7-2, SMA Bernadus Pekalongan berhasil mengejar hingga 7-7. Namun SMA Tri Tunggal (B) kembali memimpin hingga 10-9. Satu detik akhir SMA Bernadus Pekalongan menyamakan kedudukan 10-10 dan memaksa laga harus diakhiri dengan adu free throw. Dan akhirnya kemenangan dramatis pun didapat SMA Bernadus Pekalongan setelah berhasil unggul 11-0 melalui free throw Daniel Carlos. Sementara pemain SMA Tri Tunggal (B) tidak satupun yang mampu memasukkan bola di adu free throw. “Pertandingan semifinal berjalan ketat. Namun anak-anak menunjukkan mental juara mereka. Di final kompetisi bola basket Honda DBL lawan Terang Bangsa semoga kami masih bisa tampil konsisten dan meraih juara,” kata kapten Bernadus, Daniel Carlos.(mrd/adt)

Lakukan Seleksi Ketat Pada Loop 3×3 Competition, Honda DBL Jakarta Series Siap Boyong Permain Terbaik Ke Camp Surabaya

SMAN-61

Antusiasme peserta Honda DBL DKI Jakarta Series 2017 kian terlihat. Dalam supporting event Loop 3X3 Competition, tim yang berpartisispasi mendaftar dalam acara tahunan ini lumayan banyak. Tim panitia harus memberlakukan seleksi dini sebelum Honda DBL dilaksanakan. Laga penyisihan digelar kemarin di lapangan basket SMA PSKD 3, Senen, Jakarta Pusat.(15/8) Seperti yang di katakan oleh dblindonesia.com (16/08/2017), di sektor putra, 39 tim yang terdaftar akan bertanding memperebutkan 16 tiket ke pertandingan utama di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 18–26 Agustus mendatang. Di sektor putri, ada delapan tiket yang harus diperebutkan 22 tim. Tak heran jika persaingan terasa sangat ketat. Misalnya, saat tim putra SMAN 61 A bertemu dengan tim SMAN 116 B. Sejak awal, kedua tim tampil agresif,dan para pemain jatuh bangun. Kekuatan kedua tim terlihat optimal.Skor kacamata bertahan pada menit awal. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk SMAN 61. Sementara itu, tim putra SMA Bukit Sion C yang melawan SMAN 44 B unggul dengan skor 6-2. Pertandingan itu dihiasi banyak foul. Champion putri musim lalu SMA PSKD 1 tampil memukau. Mereka melaju ke pertandingan utama setelah mengalahkan SMA Hang Tuah dengan skor 11-0. Arfina Rosali menjadi mesin pencetak poin. Waktu tujuh menit dengan porsi setengah lapangan dimanfaatkan dengan cerdik. Jika hanya berambisi mencetak poin, pemain bisa hanya men dapat lelah. Tembakan tak terukur tidak berguna. ’’Main 3×3 harus tenang,’’ ujar Dhimas Aldry, peserta SMAN 61. Selain suporter, laga kemarin dihadiri para pelatih dan orang tua beberapa peserta. Dukungan moral dan semangat kekeluargaan tampak jelas. Selanjutnya, tim tim yang lolos bertanding memperebutkan gelar juara basket Loop 3X3 Competition SMA se-Jakarta tersebut. Selain itu, ada pemilihan pemain putra dan putri terbaik. Mereka berhak mengikuti Loop 3X3 National Camp di Surabaya, Jawa Timur.(mrd)