Korea Terbuka 2022. Masih Jetlag Jonatan Christie Maju ke Babak Kedua

Meski masih merasakan jetlag setelah bertanding di Eropa kemarin Jonatan Christie sukses maju ke babak kedua Korea Terbuka 2022. Pada Rabu (6/4) Jonatan mengalahkan pebulutangkis Malaysia, Soong Joo Ven dengan skor 21-13, 21-15. Jonatan sejak awal pertandingan terlihat mendominasi tanpa banyak menghadapi kesulitan bermain selama 39 menit. Hanya saja pada gim pertama strategi yang diterapkan Jonatan hampir membuatnya terkejar saat skor 18-14. “Puji Tuhan bisa lolos ke babak kedua. Hari ini masih adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Saya juga masih sedikit mengalami jetlag setelah satu bulan di Eropa kemarin. Kondisi belum terlalu fit, kaki masih terasa kurang ringan,” ungkap Jojo. “Di gim kedua itu saya coba memainkan strategi yang lain, mencoba menikmati pertandingan juga, tapi lawan malah lebih enak untuk menyerang dan mendapat angka. Untuk besok saya ingin main lebih enjoy dan rileks. Bola di sini agak berat dan lambat, jadi harus punya strategi yang tepat di setiap babak, tidak boleh asal,” tuturnya. Jonatan yang baru saja menjuarai Swiss Terbuka dua pekan lalu mengaku targetnya di ajang ini adalah mencari poin sebanyak-banyaknya. “Saya mau cari poin sebanyak-banyaknya di sini, jaga-jaga kalau BWF nanti mulai mencabut sistem pembekuan rangking. Kalau tidak dapat poin yang banyak sekarang, saya pasti terlempar jauh karena saya kurang maksimal di turnamen-turnamen saat pandemi,” katanya. Sumber: PBSI

Korea Terbuka 2022. Hendra/Ahsan Lanjut Babak Kedua.

Tim unggulan kedua ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil maju ke babak kedua turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah, Chan Choo/Jin Choo dua gim langsung 21-16, 21-15. Berlaga di Palma Indoor Stadium hari Rabu (6/4), Ahsan/Hendra, sempat bermain ketat di awal-awal laga. Tetapi dengan permainan menyerang mereka bisa meraih kemenangan atas pemain muda Korea tersebut. “Tadi dari awal kita sudah siap. Lawan Korea pasti bakal ada perlawanan. Jadi tidak boleh lengah,” ucap Hendra selesai pertandingan. “Lawan punya power besar, tetapi karena pemain muda jadi masih agak ceroboh. Kunci kemenangan kita hari ini adalah dengan menerapkan permainan menyerang,” lanjutnya. Ahsan/Hendra yang tidak bisa tampil maksimal di dua turnamen terakhir, All England dan Swiss Terbuka, karena Ahsan diganggu cedera betis mengaku sudah siap tampil maksimal di ajang yang menjanjikan hadiah total 360.000 dolar Amerika Serikat ini. “Kita sudah siap untuk tampil maksimal di Korea ini. Setelah kalah di babak pertama Swiss Terbuka kemarin, kita langsung persiapan ke sini,” kata Hendra. “Target kita masuk semifinal dulu,” pungkas Hendra. Sumber: PBSI

AFF Futsal Championship 2022. Indonesia 5-1 Malaysia

Indonesia menundukkan Malaysia 5-1 dalam babak penyisihan grup A dalam turnamen AFF Futsal Championship 2022 di Indoor Stadium Huamark (04/4). Indonesia memanfaatkan kesalahan permainan power play Malaysia dan berhasil memetik tiga poin. “Skor kedua tim biasanya hanya beda tipis. Tapi hari ini saya merasa tim kami bermain dengan intensitas dan konsentrasi yang lebih tinggi untuk memenangkan pertandingan. Saya mengucapkan selamat kepada para pemain serta staf pelatih atas kemenangan ini” kata pelatih kepala Indonesia Muhammad Hashemzadeh. Sesuai ekspektasi pertandingan kedua rival ini mengalami deadlock pada paruh pertama. Akan tetapi satu menit setelah istirahat Holypaul Septinus Soumilena membuka jalan gol. Meski Mohd Ridzwan Bakri berhasil menyamakan kedudukan untuk Malaysia timnas Indonesia tidak terbendung lagi setelah Firman Ardiansyah membuat gol kemudian disusul oleh Holypaul. Menit-menit terakhir Malaysia memainkan power play akan tetapi dua gol Ardiansyah Nur di menit 39 membuat Indonesia memperjauh keunggulan. Sumber: AFF

Korea Terbuka 2022. Vito Menang Rubber Game. Ginting Harus Tersingkir.

Wakil tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito berhasil melaju ke babak 16 besar turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022. Bermain di Palma Indoor Stadium, Suncheon, Selasa (5/4), Vito menghentikan perlawanan Sitthikom Thammasin dari Thailand, 21-18, 14-21, 21-9. Pertarungan sengit yang berlangsung selama 64 menit akhirnya dimenangkan Vito. Dikutip dari halaman PBSI Vito mengatakan resep kunci yang membuatnya menang. “Di gim pertama awal sebenarnya main sudah langsung in, tapi lawan coba mengubah tempo permainan di pertengahan gim. Saya agak kaget, tapi beruntung bisa kembali ke pola saya dan ambil kemenangan,” tutur Vito kepada Tim Humas dan Media PP PBSI. “Di gim kedua, tempo main saya terlalu mengikuti tempo dan pola permainan dia. Di gim ketiga saya memaksa lawan untuk mengikuti tempo permainan saya dan dia kelihatan sulit mengimbangi. Kunci kemenangan tadi bermain sabar dan fokus poin demi poin,” sambungnya. Vito yang kurang beruntung saat menjalani tur Eropa kemarin selalu kalah di babak 32 besar dalam tiga turnamen yaitu Jerman Terbuka, All England, dan Swiss Terbuka, mengaku akan berusaha untuk bangkit di ajang ini. “Iya saya memang cukup kecewa untuk penampilan saya di tur Eropa kemarin. Tapi sebisa mungkin saya harus menjaga pikiran saya untuk bisa semangat lagi di turnamen selanjutnya. Untuk di Korea ini saya mau fokus satu-satu dulu dan mencoba bermain enjoy saja,” ucap Vito. “Untuk pertandingan selanjutnya saya akan lebih semangat lagi dan bermain maksimal,” janji Vito. Sayangnya langkah Vito tidak berhasil diikuti wakil tunggal putra lainnya, Anthony Sinisuka Ginting. Ginting yang menempati unggulan pertama secara mengejutkan harus takluk dari pebulutangkis Perancis, Lucas Claerbout, 16-21, 13-21. Menurut Irwansyah, pelatih yang mendampingi Ginting, anak asuhnya tersebut bermain dengan performa yang tidak bagus. Kurang variasi dan monoton. “Hari ini Ginting main tidak bagus, tidak bisa untuk mengontrol lawan. Variasinya juga menoton sehingga mudah ditebak sama lawan. Banyak mati sendiri dan kakinya pun sudah kelihatan berat di lapangan. Saya tanya sama dia setelah selesai main, dia bilang feeling sedang tidak enak,” jelas Irwansyah. “Saya harus benahi pola cara berfikirnya dia sebab di latihan pun ada pukulan yang tidak enak, langsung dia kepikiran terus. Dan itu yang membuatnya tidak percaya terhadap kemampuan yang dia miliki. Jatuhnya menjadi beban,” tukas Irwansyah. Sumber: PBSI

Orleans Masters 2022. Putri Kusuma Wardani Juara Tunggal Putri

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani berhasil jadi juara di kategori tinggal putri pada turnamen bulutangkis Orleans Masters 2022. Ini merupakan gelar individu pertama Putri di tahun 2022. Berlangsung di Palais des Sports, Minggu (3/4), Putri harus menjalani laga selama 62 menit melawan wakil Amerika Serikat, Iris Wang. Putri menang dramatis 7-21, 21-19, 21-18. Dikutip dari PBSI “Gim pertama saya ingin cepat-cepat mematikan lawan. Tetapi dia ternyata mainnya ulet, sayanya jadi kurang sabar,” kata Putri selepas laga. “Di gim kedua dan ketiga, saya lebih kontrol diri sendiri. Lebih tenang dan lebih sabar meladeni pukulan-pukulan lawan. Nekat dan ikuti semua instruksi pelatih,” tambah Putri. Gelar juara Orleans Masters 2022 ini menambah koleksi juara Putri di level senior. Sebelumnya ia sudah menjuarai Spain Masters 2021, Ceko Terbuka 2021, dan Bahrain International 2021. “Gelar ini buat saya semoga menjadi motivasi untuk bisa semakin baik dan semakin percaya diri di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Gelar ini untuk keluarga dan orang-orang yang selalu mendukung, juga untuk PBSI, dan Indonesia,” tutur Putri. “Sangat bersyukur, alhamdulillah saya bisa melewati ini semua dari babak awal sampai babak akhir. Lawan tidak ada yang mudah. Jadi saya bangga sama diri saya sendiri,” ungkapnya. Kemenangan ini membuat Putri merasa puas, tapi ia bertekad untuk meraih gelar di level lebih tinggi. “Untuk sekarang saya puas. Saya berpikir satu-satu saja. Semua gelar saya mau dapat tapi kan tidak bisa langsung,” ucap Putri. “Saya sudah juara di seri super 100 dan 300, ke depan saya mau coba ambil gelar di super 500,” harap atlet yang karib disapa KW itu. Sementara pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus puas dengan torehan runner up. Mereka dikalahkan pasangan Singapura unggulan delapan, Hee Yong Kai Terry/Tan Wei Han dengan skor 12-21, 21-16, 13-21. “Hari ini saya dan Lisa bermain tegang, kita tidak bisa bermain lepas. Padahal saya tadi pemanasan sudah banyak tapi ternyata di lapangan tegangnya tidak hilang,” ucap Rehan. “Tentunya belum puas (dengan pencapaian runner up) karena sebenarnya target kami juara. Tetapi tetap bersyukur alhamdulillah, mungkin memang rezekinya runner up. Yang penting setelah ini kita evaluasi, latihan lebih giat lagi, memperbaiki yang kurang,” pungkas Rehan. Sumber: PBSI

Hasil Drawing Piala Thomas & Uber 2022. Indonesia Waspadai Kekuatan Negara Lain

Pada hasil undian putaran final kualifikasi grup Piala Thomas & Uber 2022 di Bangkok, Thailand hari Jumat (1/4) Indonesia masuk kedalam grup yang cukup sulit. Pada tim Uber, Indonesia tergabung di Grup A bersama Jepang, Perancis, dan Jerman. Pada Oktober 2021 negara-negara ini pula yang menghuni Grup A di Piala Uber edisi tahun 2020. Sementara di tim Thomas, Indonesia yang berstatus juara bertahan sekaligus unggulan pertama juga berada di Grup A bersama Korea, tuan rumah Thailand, dan Singapura. Putaran final sendiri akan bergulir pada 8-15 Mei di Impact Arena, Bangkok, Thailand. Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, mengomentari hasil undian ini. “Hasil undian ini tidak mudah ya, baik untuk tim Thomas maupun tim Uber. Kekuatan memang hampir-hampir sama dengan tahun lalu karena rentang waktunya tidak terlalu lama,” ucap Rionny. “Tahun ini tim Thomas kita di grup bersama Korea, Thailand, dan Singapura. Ketiganya punya kekuatan masing-masing. Tetapi tahun lalu kita berada di grup yang juga berat tapi para pemain bisa fokus satu demi satu hingga ke delapan besar, semi final sampai final, dan juara. Itu menjadi pelajaran dan pengalaman kita, mudah-mudahan nanti bisa maksimal dan mempertahankan gelar juara,” lanjut Rionny. “Untuk tim Uber, agak lucu ya karena ini sama persis dengan tahun lalu. Positifnya kita sedikit banyak sudah tahu kekuatan masing-masing dan bisa evaluasi lebih baik untuk melawan Jepang, Jerman, dan Perancis. Kalau runner up grup saya yakin mereka bisa tapi untuk juara grup harus lebih bekerja keras,” sambungnya. Rionny mengatakan bahwa materi pemain lawan tidak akan jauh berbeda. Tetapi ia tetap mewaspadai kehadiran pemain-pemain baru di tim lawan. “Persaingan tidak akan jauh berbeda, kekuatan lawan juga saya rasa seperti itu. Tapi mungkin ada satu dua pemain baru yang akan tampil dan itu kita harus waspadai karena permainannya belum diketahui. Intinya kita tidak boleh lengah,” tegas Rionny. Penyelenggaraan putaran final Piala Thomas & Uber 2022 yang berdekatan dengan gelaran SEA Games 2021 membuat PBSI akan membagi dua tim berbeda dengan kekuatan merata. Rionny memastikan tidak ada pemain yang sama ikut di dua ajang tersebut. “Ya betul (penyelenggaraan Piala Thomas & Uber 2022 hampir berbarengan dengan SEA Games 2021), maka kami memutuskan untuk membagi dua tim yang kekutannya merata. Tidak ada pemain yang sama akan turun di dua turnamen tersebut,” tukas Rionny. “Ini agar persiapan para pemain berjalan lancar dan fokus. Semoga kita bisa meraih prestasi maksimal,” pungkas adik kandung Richard Mainaky tersebut. Penutupan pendaftaran nama pemain di Piala Thomas & Uber 2022 adalah tanggal 22 April 2022, PBSI akan menunggu tanggal tersebut sebelum mengumumkan skuadnya. Optimisme membuncah dari salah satu pahlawan tim Thomas Indonesia tahun lalu, Fajar Alfian. pasangan dari Muhammad Rian Ardianto itu yakin tim Indonesia mampu mempertahankan gelar. “Menurut saya peluang cukup terbuka, sama seperti tahun lalu. Kurang lebih tidak ada perbedaan dari skuad negara lain,” sahut Fajar. “Untuk tim Indonesia sendiri saya optimis bisa mempertahankan gelar Piala Thomas. pemainnya memang belum ditunjuk, tapi yang jelas siapa pun yang ditunjuk nanti harus siap dan tampil mati-matian,” ujar Fajar. Berikut hasil undian kualifikasi grup Piala Thomas & Uber 2022: Piala Uber Grup A: Jepang Indonesia Perancis Jerman   Grup B: China Chinese Taipei Spanyol Australia   Grup C: Thailand Denmark Malaysia Mesir   Grup D: Korea India Kanada Amerika Serikat   Piala Thomas Grup A: Indonesia Korea Thailand Singapura   Group B: Denmark China Perancis Aljazair   Group C: Chinese Taipei India Jerman Kanada   Group D: Japan Malaysia Inggris Selandia Baru Sumber: PBSI

Marcus Gideon Harus Operasi The Minions Absen di Korea Terbuka 2022

Akibat adanya gangguan pada kaki Marcus Gideon harus segera naik meja operasi untuk menghilangkan tulang kecil yang tumbuh di ankle kanan dan kirinya. Hal ini diduga menjadi penyebab terganggunya performa Marcus. Dikutip dari halaman www.pbsi.id Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky mengatakan hal ini sudah di observasi sebelumnya. “Jadi berdasarkan hasil observasi dan rontgen, Marcus ada pertumbuhan tulang kecil yang tidak seharusnya di ankle kanan dan kirinya. Ini cukup mengganggu penampilan karena menimbulkan rasa sakit.” “Lalu setelah berkonsultasi dengan Prof. dr. Nicolaas C. Budhiparama, dokter PBSI, maka ia disarankan untuk melakukan operasi dalam waktu dekat ini,” sambung Rionny. Operasi yang dijadwalkan serta masa pemulihan membuat pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menarik diri dari turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022 yang akan berlangsung pada tanggal 5-10 April di kota Suncheon. Mereka juga dipastikan absen di Kejuaraan Asia 2022 yang dihelat 26 April hingga 1 Mei di Manila, Filipina. “Kami berharap operasi Marcus berjalan lancar, proses pemulihannya maksimal, dan bisa cepat turun kembali berlaga. Tidak telalu lama absen karena Marcus/Kevin adalah salah satu andalan kami,” harap Rionny. Marcus/Kevin yang saat ini masih berstatus sebagai ganda putra nomor satu dunia memang masih menjadi andalan Indonesia untuk meraih gelar-gelar juara bergengsi. Apalagi di bulan Mei nanti, Indonesia akan menghadapi satu turnamen penting, Piala Thomas dan Uber. Sementara, Marcus mengungkapkan bahwa tadinya ia hanya merasakan ankle kanan yang sakit. Tetapi beberapa hari terakhir ankle kiri juga mulai sakit. “Saya memang sudah lumayan lama merasakan sakit di ankle kanan, tapi coba saya tahan. Kemarin di All England malah jadi dua-duanya. Setibanya di Jakarta, saya langsung periksa dan ternyata ada tulang kecil tumbuh. Harus operasi,” ujar Marcus. “Mohon doanya agar operasi saya berjalan lancar dan bisa kembali bertanding dalam waktu dekat,” ucap Marcus. Sumber: www.pbsi.id

Menpora Umumkan Kontingen SEA Games Hanoi 2021

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali secara resmi mengumumkan Kontingen Indonesia yang akan dikirim ke SEA Games Hanoi 2021. Kontingen Indonesia untuk SEA Games Hanoi 2021 bakal diperkuat 476 atlet. Penentuan jumlah 476 atlet tersebut dilakukan berdasar hasil Tim Review yang terdiri dari Akdemisi, KOI, KONI yang terus melakukan komunikasi langsung dengan cabang-cabang olahraga. Menpora Amali menegaskan atlet yang yang dikirim di SEA Games Hanoi nanti juga dipersiapkan untuk Asian Games Hangzhou 2022 dan kualifikasi Olimpiade Paris 2024. “SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara, target utama kita jelas Olimpiade sesuai amanah Desain Besar Olahraga Nasional,” tegas Menpora Amali. Selain itu, atlet Indonesia untuk SEA Games Hanoi 2021 prioritas pertama yang ada dalam dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sementara, Cabor Non-DBON tetapi populer di Indonesia seperti sepak bola, basket, hingga voli tetap akan mengirim wakil ke pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut. Rincian jumlah atlet yang bakal memperkuat Indonesia dalam SEA Games Hanoi 2021 Cabor DBON 1. Angkat Besi: 13 atlet 2. Atletik: 23 atlet 3. Balap Sepeda: 9 atlet 4. Bulu Tangkis: 20 atlet 5. Dayung (Kano/Kayak-Perahu Naga): 30 atlet. Rowing: 34 atlet 6. Karate: 19 atlet 7. Menembak: 17 atlet 8. Panahan: 10 atlet 9. Pencak Silat: 21 atlet 10. Renang: 16 atlet 11. Senam: 4 atlet 12. Taekwondo: 14 atlet 13. Wushu: 16 atlet Cabor Non-DBON 1. Tinju: 6 atlet 2. Voli Indoor: 26 atlet Voli Pantai: 8 atlet 3. Boling: 8 atlet 4. Catur: 12 atlet 5. Jujitsu: 3 atlet 6. Judo: 16 atlet 7. Tenis: 10 atlet 8. Triatlon: 8 atlet 9. Sepak Takraw: 6 atlet 10. Kickboxing: 8 atlet 11. Sepak Bola: 20 atlet 12. E-sport: 38 atlet 13. Anggar: 4 atlet 14. Basket 5×5: 24 atlet Basket 3×3: 4 atlet 15. Gulat: 4 atlet 16. Selam: 10 atlet 17. Vovinam: 10 atlet 18. Golf: 5 atlet Cabang olahraga yang tidak diikuti oleh perwakilan Indonesia: 1. Bola Tangan Indoor 2. Bola Tangan Pantai 3. Dansa 4. Petanque 5. Kurash 6. Futsal 7. Biliar 8. Tenis Meja 9. Muaythai 10. Xiangqi 11. Loncat Indah 12. Senam Ritmik 13. Senam Aerobik 14. Binaraga 15. Sepakbola Putri Sumber: www.kemenpora.go.id

Piala Soeratin U-13 2021/2022. DKI Jakarta Menang Atas Jawa Timur

DKI Jakarta keluar sebagai kampiun pada edisi perdana Piala Soeratin U-13 2021/2022, setelah melalui pertarungan sengit nan seru melawan Jawa Timur yang berakhir dengan skor 2-1, Selasa (29/3) di Lapangan Rugby, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Jawa Timur sempat mengejutkan DKI Jakarta lebih dahulu melalui gol pembuka laga yang dicetak oleh Afreza Davino Pramudya di menit ke-38′. Namun, mental juara sepertinya sudah terbentuk di tim DKI Jakarta. Perlahan tapi pasti, akhirnya mereka malah memukul balik dan memenangkan pertandingan, melalui gol-gol dari Hanif Sahregal pada menit ke-50+3′, dan pada babak perpanjangan waktu giliran sumbangan gol dari Rafa Irsyad Pranaja di menit ke-56′. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyaksikan secara langsung partai pamungkas tersebut sekaligus menutup gelaran Piala Soeratin U-13 edisi perdana tersebut. “Saya sungguh sangat terkejut melihat penampilan para pemain. Mereka bermain layaknya seperti kakak-kakaknya di BRI Liga 1. Saya yakin, akan banyak tumbuh tunas-tunas baru berbakat untuk bisa bermain di Tim Nasional. Tak lupa saya juga ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Utama PPK GBK, Bapak Rakhmadi Afif Kusumo atas semua bantuannya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan,” jelas Iriawan pada sambutannya. “Dengan ini, saya tutup Piala Soeratin U-13, sampai bertemu nanti rencana di bulan Desember tahun ini. Kenapa tahun ini? Karena tahun depan kita ada gelaran akbar Piala Dunia U-20, jadi kami akan adakan lagi ajang ini di bulan tersebut,” lanjutnya. Sebelum partai final berlangsung, kita disajikan pertandingan untuk perebutan peringkat ketiga, dimana Banten menang tipis 1-0 atas Sumatera Utara. Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak oleh Nabil Khoiron Irawan di menit ke-24′. Hasil Pertandingan Piala Soeratin U-13, tanggal 29 Maret 2022 Perebutan Peringkat Ketiga Banten 1-0 Sumatera Utara Final DKI Jakarta 2-1 Jawa Timur Juara 1: DKI Jakarta Peringkat 2: Jawa Timur Peringkat 3: Banten Top Skor: Afreza Davino Pramudya (Jawa Timur) 5 Gol, Vleno Kalinga Sembiring (Jawa Barat) 5 Gol Pemain Terbaik: Jabir (Jawa Timur) Tim Fairplay: DKI Jakarta

Swiss Terbuka 2022. Fajar/Rian Kembali ke Swiss Untuk Menang

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil jadi kampiun di Swiss Terbuka 2022. Kemenangan ini seakan mengulang kembali kejayaan mereka saat meraih juara Swiss Terbuka 2019 dan medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 di kota ini. Fajar/Rian sukses menjadi kampiun di Swiss Terbuka 2022 usai mengalahkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dua gim langsung 21-18, 21-19 dalam pertandingan final yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (27/3). “Alhamdulillah bersyukur dan bangga akhirnya bisa juara lagi,” ujar Rian selepas pertandingan. “Kita belajar dari pertandingan terakhir melawan mereka dan pelatih juga memberi gambaran karena sebelumnya lawan dua kali mengalahkan rekan kami (Leo/Daniel di perempat final dan Pramudya/Yeremia di semi final). Jadi kita sudah ada gambaran pola apa yang harus diterapkan. Kuncinya bermain tenang dan fokus,” jelas Rian. Sebagai informasi, kemenangan ini merupakan revans Fajar/Rian atas Goh/Nur. Karena di pertemuan terakhir pada Denmark Terbuka 2021, Fajar/Rian menyerah 18-21, 17-21. Dengan hasil ini, Fajar/Rian seolah memberikan signal untuk bangkit setelah di dua turnamen sebelumnya di Jerman Terbuka dan All England, tampil kurang apik. Tapi mereka sadar, kerja keras harus terus dilakukan untuk tetap berada di level atas persaingan ganda putra. “Yang pasti tidak mau berpikir jauh, fokus step by step saja. Setelah juara di sini pun statusnya bukan juara lagi. Jadi harus tetap kerja keras,” kata Rian. “Intinya kita selalu bersyukur, apapun keadaannya. Jika lagi di bawah, kita harus tahu bagaimana caranya untuk bangkit. Semoga di turnamen berikutnya bisa jauh lebih baik,” tutur Fajar. Sumber: www.pbsi.id

Piala Soeratin U-13. DKI Jakarta Bertemu Jawa Timur di Final

Kompetisi usia muda yang pertama kali digelar oleh PSSI, Piala Soeratin U-13 akan tiba di penghujung. Dua tim, yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur adalah tim-tim yang akan berlaga di partai final, setelah menghempaskan lawan-lawannya saat laga babak semifinal Minggu (27/3) di Lapangan Rugby, kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. DKI Jakarta dengan perlawanan yang ketat dan sengit, menuntaskan laga hari ini hingga ke drama adu penalti. Di waktu normal, keduanya bermain imbang 2-2, begitu juga di tambahan waktu, skor masih sama. DKI menang total 5 gol dari hanya 4 gol yang diciptakan oleh Banten saat penalti. “Kami bersyukur atas kemenangan yang diraih anak-anak. Laga tadi memang sangat ketat. Kami bisa cetak gol lebih dahulu, namun lawan kami gigih sekali, bisa dua kali membalikkan keadaan sekaligus menyamakan skor. Saya apresiasi para pemain, bisa tetap fokus dan konsentrasi hingga adu penalti. Selanjutnya final, kami akan berusaha dan raih juara,” kata pelatih kepala DKI Jakarta, Iskandar. Berikutnya adalah laga antara Sumatera Utara dan Jawa Timur. Jawa Timur memenangkan laga itu dengan skor tipis 2-1. “Ini hasil dari kerjasama dan kekompakan para pemain, kami hampir saja bermain imbang dan tak ingin bisa sampai adu penalti. Syukurlah, bisa menang tanpa sejauh itu. Di final, kami akan lebih baik lagi, karena lawan yang akan kami hadapi sulit. Tak mudah melawan DKI Jakarta, namun tak ada yang tak mungkin di sepak bola, kami akan menang,” tegas pelatih kepala Jawa Timur, Aulia Tri Hartanto. Partai puncak Piala Soeratin U-13 rencananya akan berlangsung hari Selasa, tanggal 29 Maret 2022. Laga dibuka dengan lebih dahulu memberi kesempatan perebutan juara ketiga antara Banten dan Sumatera Utara. Kemudian berlanjut ke final antara DKI Jakarta dan Jawa Timur. Hasil Pertandingan Babak Semifinal Piala Soeratin U-13 Minggu, 27 Maret 2022 Banten 6-7 DKI Jakarta (FT: 2-2, ET: 0-0, PK: 4-5) Sumatera Utara 1-2 Jawa Timur Jadwal Pertandingan Piala Soeratin U-13 Perebutan Peringkat Ketiga dan Final Selasa, 29 Maret 2022 Perebutan Peringkat Ketiga: Banten vs Sumatera Utara Final: DKI Jakarta vs Jawa Timur Sumber: www.pssi.org

Timnas U-19 Raih Kemenangan Saat Uji Coba Lawan Daegu University

Tim U-19 Indonesia meraih kemenangan kali pertama selama TC di Korea Selatan. Dalam laga uji coba kontra Daegu University, Garuda Nusantara mampu ungul 2-1 di Stadion Daegu Auxiliary, Daegu, Korea Selatan (27/3). Pelatih Shin Tae-yong cukup senang dengan perkembangan para penggawa Garuda Nusantara, karena dengan latihan intensitas tinggi pemain masih bisa fokus dan terus berproses untuk organisasi permainan lebih baik. “Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain atas kemenangan pertama kali, memang selama ini kita latihan sangat keras dan latihan fisik juga akan tetapi pemain tidak menyerah dan terus kerja keras sampai akhir pertandingan,” kata Shin Tae-yong. Pertandingan yang digelar dalam tiga babak dengan waktu 40 menit setiap pertandingan, Tim U-19 di babak pertama bermain imbang 0-0, Nico Alrianto dan kawan-kawan mengalami perkembangan terkait organisasi dan kedua tim silih berganti jual beli serangan. Babak kedua, Garuda Nusantara dengan serangan counter attack mampu menciptakan gol ke gawang Daegu University melalui sepakan Kadek Arel, hingga 40 menit Tim U-19 menang 1-0. Babak ketiga, Shin Tae-yong mengganti semua pemain. Lini belakang yang di komando Marcel Januar lengah hingga gawang Cahya Supriadi kebobolan. Namun Tim U-19 tak menyerang, terus menyerang ke gawang Daego University. Dan akhirnya gol tercipta untuk Garuda Nusantara melalui tendangan bebas yang cantik dari Ronaldo Kwateh, usai Subhan Fajri di langgar di pinggir garis enam belas. Skor akhir Tim U-19 menang 2-1 atas Daegu University.   Sumber: www.pssi.org

Swiss Terbuka 2022. Jonatan Christie Juara Tunggal Putra

Jonatan Christie memastukan gelar tunggal putra setelah lawannya Prannoy H.S. gagal mengembalikan shuttle cock dan tersangkut di net. memastikan tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie menang atas wakil India itu dua gim langsung 21-12, 21-18 di partai final turnamen bulutangkis Swiss Terbuka 2022. Berlaga di St. Jakobshalle, Basel, Jojo tampil penuh percaya diri. Strateginya terlihat sangat sulit untuk diimbangi Prannoy. Dikutip dari halaman www.pbsi.id “Awal strateginya kurang lebih sama dengan kemarin saat melawan Srikanth, saya mencoba menjauhkan bola dari jangkauannya dulu. Ketika ada kesempatan baru menyerang,” kata Jojo. “Saya belajar dari Ginting kemarin ketika menyerang terus, malah dia lebih nyaman mainnya,” lanjutnya. Kemenangan Jojo di pertandingan tadi sempat tertunda dua kali. Usai unggul 20-16, Jojo kehilangan dua angka krusial. Beruntung setelah itu dia mampu menyelesaikan laga. “Tadi di poin terakhir saya ingin cepat menyelesaikan, mainnya jadi total menyerang ternyata balik terus dan malah mati sendiri dua kali,” tutur Jojo. “Setelah itu saya coba balik ke pola saya, saat dia servis saya coba membalikkan dengan bola yang mengagetkan dan berhasil,” ucap pebulutangkis kelahiran Jakarta itu. Gelar juara ini terasa begitu istimewa bagi Jonatan jika mengingat perjuangannya yang tidak mudah. Ia juga berharap gelar ini menjadi motivasi untuk meraih gelar-gelar berikutnya tahun ini. “Hasil ini sangat berarti buat saya, bukan hanya gelar juaranya tapi juga ke prosesnya. Saya bisa main di sini dan All England kemarin saja sudah sebuah anugerah luar biasa setelah saya positif Covid-19 di Jerman. Ini pasti campur tangan Tuhan. Apalagi saya sudah tidak juara, dua setengah tahun,” ungkap Jojo. “Masih banyak yang saya ingin raih, gelar-gelar di level lebih tinggi. Semoga juara di Swiss ini bisa jadi awalan dan motivasi saya di tahun 2022. Mudah-mudahan saya bisa konsisten bermain seperti ini. Maksimal dan menikmati pertandingan,” harapnya. Selain Jonatan, Indonesia juga meraih gelar dari ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Fajar/Rian juara setelah mengandaskan pasangan Negeri Jiran, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin 21-18, 21-19. Sumber: www.pbsi.id    

Bali United FC Mengunci Gelar Juara BRI Liga 1 2022.

Meski kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 3-0 pada laga pekan ke 33 (25/3) Bali United FC dipastikan menjadi juara BRI Liga 1 2021/2022. Hal ini terjadi karena Persib Bandung yang menguntit di belakang Bali United FC gagal mendapat poin saat bermain imbang dengan skor 0-0 lawan Persik Kediri. Hal ini membuat Persib Bandung tak bisa mengejar poin. Dikutip dari halaman www.ligaindonesiabaru.com pelatih Bali United, Stefano Cugurra memberikan pujian terhadap kerja keras seluruh elemen tim yang berujung gelar juara Liga 1 secara beruntun untuk Serdadu Tridatu. Ia menyebut timnya pantas menjadi yang terbaik di Liga 1 musim ini. “Hasil yang tidak penting buat kami, kami terima kekalahan. Persebaya main lebih bagus, mereka cetak tiga gol, Tapi sebelum laga kami sudah tahu kami juara, jadi ini buat nikmati saja. Persib tidak bisa menang dan tidak bisa kejar kami,” kata Teco, sapaan akrab Stefano Cugurra. “Saya harus berterima kasih sama komponen dari tim, pemain kerja keras, ofisial, tim pelatih, manajemen juga. Terima kasih untuk suporter, mereka nonton di rumah, mereka pasti sekarang bisa nikmati hari ini, dan waktu kami angkat piala di pertandingan terakhir. Ini sangat bagus, sangat layak, kami paling banyak poin di Liga 1, kami sangat layak juara tahun ini,” lanjutnya. Bali United menjadi tim pertama yang meraih gelar dalam dua musim beruntun sejak Liga Indonesia bergulir pada 1994/1995. Hasil ini tak lepas dari penampilan Ilija Spasojevic dkk yang menghasilkan poin tertinggi sepanjang sejarah. Bali United mengemas 72 poin yang masih bisa bertambah dengan sisa satu pertandingan. Sebelumnya, poin tertinggi juga didapat Bali United saat menjadi juara pada 2017 lalu saat mengoleksi 68 poin. Salah satu pemain bertahan, I Made Andhika Wijaya menyebut keberhasilan menjadi juara musim ini tak lepas dari kekompakan yang dibangun para pemain. Ia juga tak lupa memberikan rasa terima kasih kepada para suporter meski belum bisa mendukung langsung ke stadion. “Saya berterima kasih kepada suporter atas dukungannya dari awal yang mendukung dari rumah dan doanya kami bisa menjuarai Liga 1. Pastinya kami dari awal sudah mendapat taktikal dari pelatih, pemain sudah kerja keras dari awal sampai sekarang kami bisa juara. Kuncinya kompak sama teman-teman,” tandasnya. Sumber: www.ligaindonesiabaru.com

Ini Dia Para Bintang Tim Merah IBL All-Star 2022.

Setelah sebelumnya merilis nama-nama yang masuk dalam squad Tim Putih IBL All-Star 2022 sekarang tiba saatnya kita mengenal siapa saja para bintang yang masuk ke dalam Tim Merah IBL All-Star 2022. Tim Putih dan Tim Merah akan bertanding pada 31 Maret mendatang. Tim Merah didominasi oleh tiga klub. Satria Muda Pertamina Jakarta, West Bandits Combiphar Solo, dan Indonesia Patriots. Untuk tiga pemain Satria Muda yang terpilih menjadi All-Star musim ini adalah Hardianus Lakudu, M. Sandy Ibrahim Aziz, dan tentu saja Arki Dikania Wisnu. Hardianus Lakudu sendiri adalah MVP Finals IBL 2021 lalu, dan masih menjadi point guard utama SM. Sandy juga layak terpilih sebagai All-Star. Musim ini dia menjadi starter dan punya penampilan yang konsisten. Sementara Arki Wisnu adalah kapten dan pemain panutan bagi pemain Satria Muda yang lain. Arki juga sempat bermain di IBL All-Star 2020. Tiga pemain West Bandits juga terpilih sebagai All-Star. Mereka adalah Rio Disi, Patrick Nikolas, dan Widyanta Putra Teja. Tiga pilar utama West Bandits tersebut layak mendapat kehormatan sebagai pemain-pemain berlabel bintang untuk musim ini. Rio dan Patrick merupakan bintang baru yang mulai mencuat musim lalu. Tim yang berhasil memasukkan tiga pemain di All-Star adalah Indonesia Patriots. Pemain yang masuk IBL All-Star 2022 untuk memperkuat Tim Merah yakni Dame Diagne, Kelvin Sanjaya, dan Ali Bagir Wayarabi Alhadar. Mereka merupakan pemain-pemain muda yang dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games Vietnam. Selain sembilan pemain tersebut ada tiga pemain yang berasal dari klub yang berbeda. Pemain tersebut yakni Yonatan dari Pacific Caesar Surabaya, lalu Randy Bell pemain asing Bumi Borneo Basketball, dan terakhir ada Tyree Robinson dari klub Satya Wacana Salatiga. Yonatan menjadi pilar inti Pacific dalam dua musim terakhir. Keberadaannya bisa memperkuat paint area. Begitu pula dengan Bell dan Robinson. Kedua pemain selain punya skill yang mumpuni, mereka juga sangat dicintai fans, khususnya penggemar dari tim masing-masing. Sumber: www.iblindonesia.com

Ini Dia Profil Tim Putih IBL All-Star 2022

Setelah absen tahun lalu IBL All-Star akhirnya kembali lagi. Ada Tim Merah dan Tim Putih yang akan bertanding pada 31 Maret mendatang. Berikut profil Tim Putih IBL All-Star 2022. Ada dua pemain yang menjadi All-Star Foreign Players. Mereka adalah Shavar Newkirk dari NSH Mountain Gold Timika dan Taj Davis Spencer yang bermain untuk Prawira. Masing-masing menempati posisi front dan back court. Shavar Newkirk sendiri adalah salah satu pemain pencetak poin terbaik di liga dengan 22,2 PPG. Sedangkan Spencer saat ini menduduki peringkat ketiga untuk rebound dengan torehan 11,2 RPG. Keduanya adalah pemain kunci di tim masing-masing. Dari tim Prawira ada juga Abraham Damar Grahita, Yudha Saputera, dan M. Reza Guntara. Abraham pernah masuk IBL All-Star 2020. Sedangkan Yudha dan Reza Guntara baru pertama kali berlabel bintang. Selain Newkirk, ada nama Ruslan yang terpilih sebagai IBL All-Star 2022. Sebagai pemain veteran Ruslan sudah sering tampil di laga perang bintang, terutama untuk kontes Slam Dunk. Dari tim Amartha Hangtuah Jakarta ada dua pemainnya yang masuk dalam Tim Putih IBL All-Star 2022. Mereka adalah Fisyaiful Amir dan Stevan Wilfredo Neno. Keduanya memang layak jadi favorit fans karena beberapa musim terakhir, If dan Neno menjadi tulang punggung Hangtuah. Ada empat pemain terakhir dari empat tim yang berbeda. Pertama ada Rico Aditya Putra dari Bali United Basketball Club. Kedua ada Bima Riski Ardiansyah dari tim RANS PIK Basketball. Ketiga ada Vincent Rivaldi Kosasih dari tim Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Vincent adalah center yang selalu terpilih mewakili timnas Indonesia di berbagai kompetisi internasional. Keempat ada kapten tim Dewa United Surabaya Kaleb Ramot yang pernah terpilih sebagai MVP IBL 2018/2019. Dari ke-12 pemain tersebut belum ditentukan siapa yang menjadi starternya. Semuanya bakal diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Di IBL All-Star 2022 nanti, Tim Putih akan dipimpin oleh head coach David Singleton dari Prawira Bandung. Sumber: www.iblindonesia.com

Piala Soeratin U-13 Masuk Babak 8 Besar

Delapan tim memastikan diri lolos ke babak 8 besar Piala Soeratin U-13. Mereka menuntaskan laga di babak 16 besar dengan raihan kemenangan, pada laga hari Kamis (24/3) yang berlangsung Lapangan C dan Lapangan Rugby, kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Tiga tim menang dengan skor identik 3-0. Mereka adalah DKI Jakarta saat melawan Sumatera Barat, Jawa Timur kala bertemu Maluku Utara, dan Sumatera Utara ketika berduel dengan Aceh. “Saya dan teman-teman bersyukur bisa terus berlanjut di Piala Soeratin, kemenangan ini berkat kerja sama tim yang baik. Saya sangat didukung oleh teman-teman lainnya, sehingga bisa membuat dua gol sekaligus memberikan kemenangan untuk tim ini. Saya akan terus berjuang dan menjadi juara,” kata pencetak dua gol bagi Sumatera Utara, Fadhil Adlani Sitepu. Laga lainnya berakhir dengan skor tipis 1-0. Adalah Sulawesi Selatan saat bertemu Kalimantan Timur, lalu D.I Yogyakarta ketika jumpa Nusa Tenggara Barat, kemudian Banten melawan Lampung. Dua laga ketat tersaji bahkan hingga adu penalti. Jawa Barat dan Bali menghabiskan waktu normal dan tambahan waktu dengan hasil imbang 0-0, Jawa Barat baru menang 4-3 saat adu penalti. Berbeda dengan kedua tim sebelumnya, Papua Barat unggul satu gol lebih dahulu di babak pertama, kemudian Maluku sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua. Mereka pun tetap bermain imbang di tambahan waktu, lalu kemudian Papua Barat pun memenangkan laga dengan skor akhir 5-4. Babak 8 besar Piala Soeratin U-13 akan berlangsung hari Sabtu, tanggal 26 Maret 2022. Delapan tim tersebut mendapatkan jatah istirahat satu hari sebelumnya. Mereka akan terus bertarung untuk bisa memperebutkan gelar juara yang pertama kalinya dijalankan oleh PSSI di kelompok usia 13 tahun. Partai final Piala Soeratin U-13 akan terlaksana di tanggal 29 Maret 2022 mendatang. Hasil Laga Piala Soeratin U-13, Kamis 24 Maret 2022: DKI Jakarta 3-0 Sumatera Barat Kalimantan Timur 0-1 Sulawesi Selatan Nusa Tenggara Barat 0-1 D.I Yogyakarta Lampung 0-1 Banten Jawa Timur 3-0 Maluku Utara Jawa Barat 4-3 Bali (adu penalti) Papua Barat 5-4 Maluku (adu penalti) Sumatera Utara 3-0 Aceh Jadwal Babak 8 Besar Piala Soeratin U-13, Sabtu 26 Maret 2022 D.I Yogyakarta vs Banten DKI Jakarta vs Sulawesi Selatan Papua Barat vs Sumatera Utara Jawa Timur vs Jawa Barat Sumber: www.pssi.org

Piala Soeratin U-13 Hari Kedua. Laga Comeback Tim Papua Barat.

Turnamen Piala Soeratin U-13 memasuki hari kedua, Senin (21/3) di Lapangan C dan Lapangan Rugby, kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Banyak kejutan terjadi dimana tim yang kalah pada hari pertama berhasil comeback dan memenangkan pertandingan. Kalau hari pertama Papua Barat kalah 2-4 dari Kalimantan Timur maka di hari kedua bisa menang 5-1 atas Kalimantan Selatan. Dikutip dari www.pssi.org pelatih kepala Papua Barat, Gerson Rombe mengakui bahwa pada laga perdananya ada beberapa pemain tidak bisa bermain karena Ujian Tengah Semester (UTS). “Puji Tuhan hari ini kita turun dengan kekuatan penuh, yang pasti anak-anak lebih siap, karena adaptasi lapangan hanya sedikit saja, itu yang menjadi faktor penyebabnya. Di Papua kami tidak memiliki lapangan seperti ini. Jadi saat pertama kali bermain, mereka merasa kaget, belum terbiasa dengan panasnya lapangan yang masuk hingga kaki mereka,” jelas Gerson. Setelah hasil ini, Gerson berharap kedepannya anak-anak Papua Barat bisa bermain sesuai dengan apa yang mereka dapatkan. “Fokus utama saya adalah agar mereka mengerti lebih dahulu Filosofi Sepak Bola Indonesia, supaya mereka tidak kaget dengan materi saat nanti apabila anak-anak ini terpilih masuk timnas Indonesia. Kalau di Papua untuk talenta dan skill tidak usah diragukan lagi, hanya saja bagaimana filosofi cara bermain secara taktikal dan secara tim, itu yang paling utama lebih dahulu,” ungkapnya. Tim lain yang sukses bangkit dari kekalahan sebelumnya adalah Maluku. Hari ini mereka menang telak 3-0 dari Jambi. Sebelumnya, Maluku harus menyerah 2-0 saat bertemu Jawa Timur. Sulawesi Utara juga tak mau ketinggalan, kalau sebelumnya tim ini dipaksa menyerah 0-3 dari Lampung, hari ini mereka menang tipis 1-0 dari Riau. Tim terakhir yang sukses bangkit adalah Banten, sebelumnya tim ini kalah telak 2-0 dari DKI Jakarta. Hari ini mereka menang telak 3-0 dari Sumatera Selatan. Piala Soeratin U-13 akan terus berlangsung hingga partai final di tanggal 29 Maret 2022 mendatang. Hasil Lengkap Match Day 2 Piala Soeratin U-13: Kalimantan Selatan 1-5 Papua Barat Kalimantan Timur 1-0 Aceh Sulawesi Utara 1-0 Riau Maluku Utara 0-1 Lampung D.I Yogyakarta 0-4 Jawa Barat Sulawesi Selatan 2-0 Kalimantan Tengah Sumatera Selatan 0-3 Banten Bangka Belitung 0-3 Nusa Tenggara Barat Sumatera Barat 0-1 Bali Maluku 3-0 Jambi Sumatera Utara 0-3 Jawa Timur   Sumber: www.pssi.org

Debut Indah Bagas/Fikri Juara All England 2022.

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil jadi juara di kategori ganda putra di turnamen All England 2022. Setelah sebelumnya mengalahkan pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan juga pasangan ganda putra nomer satu dunia Kevin/Marcus di semi final. Pada babak final mereka berhadapan dengan pasangan Ahsan/Hendra dengan skor 21-19, 21-13. Hal ini tentunya mengejutkan banyak orang. Pasangan debutan tapi bisa menumbangkan banyak unggulan dunia. “Saya masih belum bisa berkata-kata, terharu, tidak percaya, senang dan bangga campur aduk jadi satu,” ujar Bagas usai pertandingan seperti dikutip dari situs www.pbsi.id “Sama sekali tidak menyangka bisa naik podium tertinggi. Saat pertandingan selesai perasaan tidak tahu lagi seperti apa. Yang pasti senang banget,” lanjutnya. Rasa haru menyeruak ketika Bagas/Fikri berhasil menyelesaikan pertandingan, bahkan Fikri tak kuasa membendung air matanya. “Saya terharu sampai keluar air mata tidak bisa ditahan karena tidak menyangka bisa juara di sini,” ungkap Fikri. “Gelar ini kami persembahkan untuk Indonesia, PBSI, pelatih, keluarga dan orang-orang tersayang yang selalu dukung selama ini,” tukas Fikri. Bagas/Fikri tampil dengan pola permainan menyerang. Tetap tenang dan sedikit mungkin melakukan kesalahan. “Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Kami selalu selalu fokus satu poin demi satu poin, tidak memikirkan menang atau kalah,” tutur Fikri. “Pencapaian sampai final buat saya sudah luar biasa, mungkin kemenangan hari ini hanya bonus dan rezeki saja,” ungkap Fikri. Sementara pasangan Ahsan/Hendra yang didera cidera tetap memberikan apresiasi atas kemenangan Bagas/Fikri. Peraih dua kali juara All England itu mengatakan juniornya tersebut pantas meraih podium teratas. “Mereka bermain baik hari ini, terus menyerang dan rotasinya sangat cepat. Selamat untuk mereka. Kami berlatih bersama setiap hari, mereka memang punya kualitas,” tukas Hendra. “Saya tidak mau berbicara tentang cedera saya, Bagas/Fikri memang bermain sangat bagus. Mereka pantas mendapatkannya. Saya harap mereka bisa konsisten ke depannya, jangan cepat puas dan terus bekerja keras,” harap Ahsan. Sumber: www.pbsi.id

Piala Soeratin 2022 Dibuka Untuk Jaring Pesepakbola Muda.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan membuka Piala Soeratin U-13 2021/2022 di Lapangan Rugby, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/3). Piala Soeratin merupakan kompetisi bergengsi untuk usia muda. Pada kesempatan ini, Ketum PSSI didampingi oleh Sekjen Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Selain itu juga hadir Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. “Alhamdulillah Piala Soeratin U-13 babak nasional sudah bergulir. Selain U-13 pada pekan ini juga dimulai Piala Soeratin U-15 dan U-17. Semoga digelarnya kompetisi ini memunculkan bibit-bibit pemain muda potensial sepak bola Indonesia,” kata Iriawan. “PSSI berharap gelaran Piala Soeratin semuanya berjalan lancar, aman serta para pemain, ofisial dan panpel sehat semua. Kami tentu akan terus berkomitmen untuk menggelar kompetisi usia muda. Semoga juga ada pemain timnas Indonesia masa depan yang muncul di gelaran ini, ” tambahnya. Piala Soeratin U-13 diikuti oleh 23 peserta dan berlangsung hingga 29 Maret mendatang. Sementara Piala Soeratin U-17 dan U-15 hingga 26 dan 29 Maret mendatang. Sumber: www.pssi.org