Atlet muda sepatu roda Indonesia sabet emas di Saitama Asia Cup 2026

Queen Azmi Harthifa, Muhammad Kenzo Gani

Dua atlet muda sepatu roda Indonesia mencatatkan prestasi dengan masing-masing meraih satu medali emas dan satu medali perunggu dalam ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang berlangsung di Saitama, Jepang. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB PORSEROSI) melalui akun Instagram resminya mengapresiasi keberhasilan Queen Azmi Harthifa yang meraih medali emas pada nomor Speed Slalom Junior Women U15, dan Muhammad Kenzo Gani yang menyumbangkan medali perunggu pada nomor Classic Slalom Junior Men U15. “Selamat kepada seluruh atlet Tim Indonesia atas perjuangannya di ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang diselenggarakan di Saitama, Jepang. Terima kasih telah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia,” tulis PB PORSEROSI dikutip Senin. Selain Queen dan Kenzo, tim Indonesia juga diperkuat Mercy Evenaar Tirta Monterie, Breeza Everard Tirta Monterie, serta Arccianindita Ervinnya Sahasrakirana. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Queen mengaku bersyukur dapat menutup kejuaraan dengan hasil terbaik sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional. “Bangga sekali bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kejuaraan internasional. Satu lagi pencapaian yang bakal selalu aku syukuri. Senang banget bisa menutup lomba ini dengan hasil terbaik dan berdiri di podium,” kata Queen. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada klub, pelatih, pengurus olahraga, sekolah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan. Queen berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya. Ia menyatakan masih memiliki sejumlah target yang ingin diraih pada kompetisi selanjutnya. “Bismillah, semoga bisa terus kasih yang terbaik,” ujar Queen.

Indonesia raih 15 medali dari Kejuaraan MMAAsia

GAMMA Asian Championships 2026

Tim mixed martial arts (MMA) amatir Indonesia meraih 15 medali dan menempati peringkat keempat pada GAMMA Asian Championships 2026 pada 29 Juli hingga 2 Agustus di Putrajaya, Malaysia. Indonesia mengoleksi lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu dari kategori junior, U21, dan senior. “Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara,” kata Ketua Umum Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI), Tommy Paulus Hermawan dalam keterangan tertulis, Selasa. Kelima medali emas dipersembahkan oleh Dominic Gabriel Vincentio, Mutiara Pricilia Rori, Delvi Nurfadillah, Yusni Nurhayati Hutasoit dan Jon Setiawan. Sedangkan kelima medali perak diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak, Bumi Magani Abraar Himara, Rangga Dika Mahendra, Novia Pesik, dan Maydelse Sitepu. Lima medali perunggu disumbangkan oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian, Vannezcia Steven Cuthberth, Yosua Pratama Purba, Panca Julian Saputra dan Dwi Ani Retno Wulan. Pada kategori junior, Indonesia mendapatkan satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara dari kategori U21 dan senior, Indonesia meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Hasil pada GAMMA Asian Championships 2026 menjadi bekal bagi PERTACAMI menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Indonesia kirim tiga lifter muda ke Kejuaraan Asia Junior 2026

Kevin Andrian Ramadhan

Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirim tiga lifter putra untuk berlaga dalam Kejuaraan Angkat Besi Asia Remaja dan Junior 2026 di Tashkent, Uzbekistan, pada 7–14 Agustus. Ketiga lifter tersebut adalah Alvin Saputra dari Jawa Timur dan Kevin Andrian Ramadhan dari Riau, keduanya turun dalam kelas 60kg, serta Leonard Imanuel Aipassa Suabey dari Papua pada kelas 65kg. Alvin dan Leonard tampil pada kategori remaja, sedangkan Kevin berlaga pada kategori junior. Alvin tampil dalam Grup B kelas 60kg putra pada Sabtu (8/8) pukul 12.00 waktu setempat. Lifter kelahiran 14 Maret 2010 itu didaftarkan dengan entry total 240kg. Pada hari yang sama, Kevin akan bersaing di Grup A kelas 60kg putra mulai pukul 14.00 waktu setempat. Ia masuk kelompok utama dengan entry total 270kg bersama lifter India, Uzbekistan, Filipina, Turkmenistan, dan Kazakhstan. Leonard dijadwalkan turun dalam Grup A kelas 65kg putra pada Minggu (9/8) pukul 16.30 waktu setempat, dan memiliki entry total tertinggi di antara wakil Indonesia, dengan 285kg. 305 lifter dari 30 negara akan mengikuti kejuaraan ini, terdiri atas 167 putra dan 138 putri. Tuan rumah Uzbekistan menurunkan 36 lifter. Kevin menjadi satu-satunya wakil Indonesiayang telah mengoleksi medali pada edisi sebelumnya setelah meraih perak angkatan clean and jerk kelas remaja 56kg dengan catatan 127kg pada edisi 2025 di Astana, Kazakhstan. Ketiga lifter juga berpengalaman tampil pada Kejuaraan Dunia Remaja dan Junior 2025 di Lima, Peru. Alvin menempati peringkat kelima kelas 49kg dengan total angkatan 187kg, Kevin di urutan keenam kelas 55kg dengan 223kg, sedangkan Leonard di peringkat ketujuh kelas 61kg setelah membukukan total 238kg. Dalam lawatan ke Uzbekistan, ketiga lifter didampingi pelatih Muhammad Rusli dan Jayang Supriatna serta masseur Gigantika Nur Pratama.

Hydroplus Sirnas A Jakarta 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 berakhir pada Sabtu (8/8) petang di GOR Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebanyak 15 pertandingan digelar untuk memperebutkan gelar juara pada lima nomor yang masing-masing terbagi dalam tiga kategori, yakni Remaja, Taruna, dan Dewasa. PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan enam gelar juara. Sementara itu, Exist Badminton Club menyusul dengan empat gelar. Selain kedua klub tersebut, ada Jaya Raya dengan raihan dua gelar, dan Pelatwil Tengah, Bayu Kencana, dan Mansion Sports Box masing-masing membawa satu gelar juara dari turnamen yang berlangsung sejak Senin (3/8). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Bengkulu pada 17–22 Agustus mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional B. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jakarta 2026: Lapangan 1 GRC Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Muhammad Bintang Samudra Sakti/Wilia Renasya (PB Djarum) 21-12, 21-12 TRI Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah) vs. Alysa Mukti Salsabiela (PB Djarum) 21-19, 24-22 TRA Kevin Maulana Pattirane (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum) 19-21, 17-21 TTI Shaafiya Yasmin Maitsaa (Jaya Raya Jakarta) vs. Hani Miftasari (PB Djarum) 18-21, 16-21 TTA Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) vs. Fardhan Rainanda Joe (Exist Badminton Club) 21-17, 19-21, 15-21 GTA Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Akmal Nurrahman/Revand Harianto (Jaya Raya Jakarta) 18-21, 18-21 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Calista Fakasyiffa Putri/Yulita Herlinda Ningtyas (Jaya Raya Jakarta) 21-11, 21-18 GRA Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta) vs. I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) 12-21, 14-21 Lapangan 2 GTC Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum) vs. Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum) 12-21, 13-21 GDC Gilang Krisandi Toyo Pramana/Violita Dewi (Bayu Kencana) vs. Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (Exist Badminton Club/Teratai) 14-21, 21-18, 21-18 TDI Ruzana (PB Djarum) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) 21-17, 21-17 GDA Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sports Box) vs. Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta) 21-18, 21-12 GDI Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Jaya Raya Jakarta) Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini (Jaya Raya Jakarta) 21-16, 12-21, 21-6 TDA Jason Christ Alexander (PB Djarum) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 27-25, 10-21, 10-21 GTI Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-14, 21-10

Indonesia raih dua medali dari Asian BMX Racing Championships 2026

Jasmine Azzahra

Tim nasional BMX Racing Indonesia meraih dua medali dari Asian BMX Racing Championships 2026 di Arena BMX Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia pada 6-8 Agustus 2026. Jasmine Azzahra meraih medali emas pada nomor Women U23, sementara Balqis Humairah memperoleh medali perunggu Women Junior. Hasil tersebut menjadi pencapaian positif Indonesia dalam ajang Asia tersebut. Jasmine tampil terbaik pada nomor Women U23, mengalahkan Yongxin Liu dari China dan Ayeon Park dari Korea Selatan. Balqis Humairah finis di posisi ketiga pada kategori Women Junior, sedangkan medali emas dimenangkan oleh atlet Korea Selatan Yeseo Kim dan Chengjia Yang meraih perak. Sejumlah pebalap Indonesia juga mencatatkan hasil cukup baik. Amellva Nur Sifa menempati posisi keempat pada Women Elite, sedangkan Panii Aswa finis keempat Men U23. Pada nomor Men Elite, Fasya Ahsana berada di posisi keenam, sementara Rio Akbar menyelesaikan kompetisi di urutan kedelapan. Daftar atlet Indonesia dan hasilnya di Asian BMX Racing Championships 2026: 1. Emas – Jasmine Azzahra (Women U23) 2. Perunggu – Balqis Humairah (Women Junior) 3. 4 – Amellva Nur Sifa (Women Elite) 4. 4 – Panii Aswa (Men U23) 5. 6 – Fasya Ahsana (Men Elitel) 6. 8 – Rio Akbar (Men Elite)