Inilah Juara Baru Honda DBL Jakarta Series 2017

pemenang-honda-dbl-2

Final basketball Honda DBL Jakarta Series 2017, di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Di kategori tim putra mempertemukan SMAN 22 Jakarta melawan SMAN 71 Jakarta, sedangkan untuk tim putri mempertemukan SMAN 8 Jakarta melawan SMAN 3 Jakarta di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Menurut pantauan tim nysnmedia.com di lapangan, Kuatnya pertahanan SMAN 8 membuat Valerie dan tim sulit beradu duel di udara. Beberapa kali bola muntahan didekap di tangan pemain SMAN 8. Jual beli serangan terjadi menjelang akhir kuarter pertama, hingga kuarter pertama usai, teladan tertinggal dengan skor 4-9. Pada Kuarter kedua tim kembali melancarkan serangan sengit, kejar – kejaran poin terus terjadi, Valerie sempat memangkas skor jadi 21-17, SMAN 8 unggul Memasuki kuarter ketiga, ketegangan makin menjadi. Teladan masih tertinggal 28-36, maka kemenangan SMAN 8 sangat terasa di depan mata. Dan benar saja hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan, SMAN 8 unggul 47-40. Di sektor putra, dua tim dari Jakarta Timur bertemu. SMAN 71 kali pertama melawan SMAN 22 di ajang Honda DBL DKI Jakarta Series. Meski begitu, keduanya langsung bermain dengan agresif dan sportif. Arahan pelatih Tezara dapat diserap para pemain, SMAN 22 yang belum mencetak poin mengambil time out. Riverside menunjukkan kemampuannya. SMAN 22 memimpin dengan skor 17-15. Kuarter kedua dan ketiga menjadi ajang jual beli serangan kedua tim yang sama-sama mengandalkan sang kapten. Anthony sukses melakukan tembakan. Tak mau poinnya dikejar, Putra melakukan percobaan three point shoot dan berhasil. Hingga kuarter ke empat, Buzzer berbunyi, skor 58-55 membuat gelar juara untuk kali pertama diraih SMAN 22 Jakarta. (mrd/adt)

Berhasil Kalahkan Sang Juara Bertahan Kompetisi DBL, Addy Mulyadi Optimis Raih Kemenangan

pelatih-SMAN-71

Lanjutan final honda DBL west Java Series 2017 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta(26/8), Anak asuh Addy Mulyadi kembali terkena kutukan untuk yang ketiga kalinya. Setelah tim putri mereka SMAN 71 jakarta yang pada kompetisi DBL tahun 2015 berhasil menjadi runner up, kini harus kandas saat laga pertama mereka melawan sman 34 jakarta pada babak penyisihan grup dengan skor 27 – 18. “Di kompetisi tahun 2015 lalu tim putri kita menjadi runner up, tahun kemarin giliran tim putra yang masuk runner up, tahun ini kita pasti bisa pasti bisa juara,”ujar coach Addy. Berbeda dengan tim putrinya yang harus tersingkir di babak penyisihan grup, Tim putra yang di gawanginya berhasil melaju ke babak final dengan mudah. Terbukti mereka bisa menyingkirkan lawan dengan skor telak. Selain itu, Pelatih SMAN 71 Jakarta addy Mulyadi mengaku sangat bangga timnya melaju ke babak final setelah mengalahkan sang juara bertahan kompetisi DBL yaitu SMAN 3 Jakarta. Pada babak perempat final melawan SMAN 3 Jakarta merupakan ajang balas dendam DBL tahun 2016 kemarin. Pasalnya mereka harus memupuskan harapan menjadi juara ke tangan SMAN 3 Jakarta. “Kita sudah mendapat pelajaran di tahun 2016 kemarin, dan kita sudah mengalahkan sang juara bertahan,” lanjut Addy. Berikut hasil sementara laga yang di lakoni SMAN 71 jakarta. SMAN 6 JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 15 – 29 ) SMA BUKIT SION JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 28 – 32 ) SMAN 71 JAKARTA VS SMAN 3 JAKARTA ( 26 – 20 ) SMAN 71 Jakarta VS SMA VIANNEY ( 47 – 29 ) SMAN 22 Jakarta VS SMAN 71 Jakarta ( 47 – 40 ). (mrd/adt)

Belum Genap 2 Tahun Mendalami Olahraga Panahan, Alda Ayu Amirah Lubah Sukses Torehkan Prestasi

alda-panahan

Olahraga panahan termasuk olahraga ketangkasan pemain, olahraga panahan juga sering dianggap sebagai olahraga statis, namun atlet pemanah atau pemanah kompetitif benar-benar membutuhkan sejumlah besar kekuatan, ketahanan, dan fokus untuk tampil optimal. Atlet cilik Alda Ayu Amirah Lubah, yang lahir di Pamulang, pada tanggal 18 Juli 2006 ini merupakan atlet panahan berprestasi berdarah campuran Poso – Betawi. Dia adalah anak bungsu dari 2 bersaudara dari pasangan Agam Pamungkas yang tak lain adalah mantan ketua DKTS (Dewan Kesenian Tangerang Selatan) dan Irawati. Berikut kejuaraan nasional yang pernah di ikuti Ayu ini, antara lain: Tangsel Archery Championship Cup, 2016-2017 – (Silver Medalion) Porseni Siswa Tangsel, Mei 2016 – (Gold Medalion) SDIT Al Azkar Chup 1 dan 2 – ( Silver Medalion) Tangsel Open Tournament, BSD 12 Juni 2017 – ( Gold Medalion) Indonesia Memanah 2, TMII,15-18 Desember 2016 – (Silver Medalion) PORSIQU JSIT Indonesia 2017, Jakarta 1-5 Mei 2017 Panahan Beregu Putri – (Delapan Besar) Banten Archery Open Tournamen, Serang, 18 Maret 2017 – ( Gold Medalion) Alda Ayu Amirah Lubah mulai menekuni olahraga panahan sejak ia masih berusia 10 Tahun. Berasal dari Tangsel Archery Club (tempat olahraga panahan) di bawah besutan pelatih Dandy, Ayu sukses mempersembahkan banyak prestasi. Selain olahraga panahan, Siswi cantik duduk di kelas 6 Damascus, SDIT Al Azkar Pamulang, ternyata mempunyai hobi mendengarkan musik, ia juga suka dengan menggambar untuk mengisi waktu senggang,” tutupnya.(mrd/adt)

Kemenangan Tim Bulutangkis Regu Putra di SEA Games 2017 Jadi Modal Untuk Pertandingan Perseorangan

Kemenangan Tim bulutangkis putra Indonesia pada nomor pertandingan beregu menjadi kunci mental keberhasilan dalam pertandingan perorangan SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu 26 Agustus 2017. “Kemenangan ini sesuai dengan harapan dan target kami karena tim putra memang menjadi salah satu tumpuan penyumbang emas dari bulutangkis,” Ujar Manajer Tim Bulutangkis Indonesia dalam SEA Games 2017 Susy Susanti dilansir dari Okezone Sport, Jumat (25/08). Tim bulutangkis putra Indonesia meraih medali emas pertama dari cabang olahraga bulutangkis SEA Games 2017 setelah mengalahkan tim tuan rumah Malaysia 3-0 dalam laga final.

Event DBL Kompetisi Basket Antar Sekolah Tiba Di Babak Mencari Jawara Sejati Jawa Barat

Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL saat membuka perhelatan final DBL West Java 2017

Perhelatan kompetisi yang di inisiasi oleh event DBL berada di posisi ending mencari jawara Jawa Barat, dan di Jawa Barat itu sendiri versi DBL di bagi dua wilayah, diantaranya bagian timur, dalam hal ini di wakilkan oleh Bandung yang di wakili oleh SMAN 1 Bleendah untuk kategori putri dan SMA 1 Bina Bakti Bandung akan menghadapi laga tambahan melawan wilayah bagian barat Bogor yaitu SMAN 2 Bogor dari ajang putra dan SMAN 5 Bogor dari kategori putri. Dua jawara bagian barat ini setelah keluar jadi pemenang di ajang DBL Bogor akan di tandingkan lagi dengan jawara bagian timur dalam hal ini yang mewakili adalah Kota Bandung. Pertandingan sengit ini akan berlangsung hari ini di Gor Pajajaran Kota Bogor, dan pemenangnya akan segera di boyong ke sebuah camp kebanggaan DBL di Surabaya. Dalam ajang ini Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa output kegiatan lebih untuk mencari sekolah yang berkualitas dan kebanggaan bagi wilayahnya. “Ajang yang kami adakan lebih untuk mencari perwakilan tingkat propinsi bukan untuk nasional, karena kami sejak awal ingin mencari bagaimana caranya di area lokal memiliki kebanggaan. Karena basicnya sekolah, jadi pendukungnya juga dari daerah itu juga. Kalau bagi sekolah yang berhasil menjadi pemenang, maka secara otomatis menjadi kebanggan Kota dan Propinsi dimana sekolah itu berada.”tegas Cicil Cicil menambahkan bahwa event DBL ini selalu menarik dan ramai di perbincangkan karena jika perhelatan antar Kota dan Propinsi kurang menjadi target tujuan DBL. “Iya, umpama kita sandingkan pemenang antar kota dan penyelenggaraan finalnya di Kota yang netral misalnya, sudah pasti pertandingan kurang memberikan banyak penonton, dan sudah pasti menjadi tidak menarik.” pungkasnya(adt)

Tekuni Olahraga Finswimming, Angel Berikan Warna Lain Di Ajang Pecinta Olahraga Air

angel-finswimming

Perlu di ketahui bahwa banyak ragam dalam olahraga air, khususnya renang. Dan ternyata penggabungan dari dua olahraga air yang tujuan pencapaiannya adalah kecepatan diantara renang dan menyelam, finswimming Ini punya penggemar hingga Asia. Tidak seperti snorkeling, biasanya atlet finswimming bertanding renang di kolam renang biasa dengan mengenakan dua kaki katak. Dan ampuhnya peralatan penunjang itu sanggup membuat kecepatan mereka jauh lebih cepat dari perenang pada umumnya. Seperti yang sedang di tekuni oleh dara cantik yang memiliki nama lengkap Angela Patrisia Vanya, dirinya merupakan siswi di sekolah SMAN 6 Kota Bogor klas XII MIPA 7. Angel mengatakan kepada nysnmedia.com tidak pernah berhenti latihan di kolam renang. “Iya, hampir setiap hari latihan dikolam milakancana Kota Bogor, sejak Angel berusia usia 9 tahun, pada saat itu aku masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.”ujar pemudi yang akrab di sapa Angel. Angel juga memaparkan seputar prestasinya yang berhasil ia raih dalam menekuni olahraga finswimming ini. “Prestasi yang berhasil saya raih diantaranya, Juara 1 KU No. 50m Bifin,100m Bifin, 200m Bifin. Lalu pernah menjadi Juara 3 KU 400m Bifin, ada juga pernah meraih Juara 3 jarak 3000M senior putri finswimming no Laut Tingkat Nasional.”ungkap Angel yang juga menyukai traveling. Selain menekuni olahraga finswimming penyuka makanan yang berbau keju ataupun ikan ikanan, Angel juga aktif dalam ektrakulikuler paskibra. Angel sempat menceritakan via WA kepada nysnmedia.com seputar pengalaman lucu saat PON 2016 kemarin BTP ( basic training program) “Kan soalnya pas saat PON, itu mesti bener-bener 6 bulan latihan di Bandung, terus harus ninggalin sekolah ketinggalan pelajaran, ngga bisa main, ninggalin keluarga, latihan pagi sore. Yah mau gimana lagi kan memang sudah jadi kewajiban kalau masuk pelatda PON. Terus kalau yang di BTP paskib itu. Yah seru aja akan pengalaman gitu, Jadi acaranya itu tentang solidaritas, di tuntut wajib percaya diri untuk tampil berani berbicara di depan orang banyak. Jadi selama acara itu senior paskibnya galak galak gitu, jadi kitanya harus bener. Terus pas malemnya gitu kita di suruh jalan gitu di hutan ke pos-pos, terus di tes sejarah paskib, sejarah Kota Bogor, dan di ajarin gimana caranya merpertahakan sesuatu yang sudah di capai.”tambah Angel. Atlet binaan POSSI Bogor ini juga mengatakan bahwa jenis olahraga yang di tekuninya ini merupakan olahraga pilihannya untuk meraih prestasi. “Dengan menggunakan alat snorkel, fins, monofin saya mampu melesat 2 x lebih cepat dari renang pada umumnya, dan di POSSI itu ada diving, open water, dan saya memilih finswimming.”tutup Angel.(adt)

Menjadi Kapten Untuk Kali Pertama, Diah Sukses Membawa Timnya Lolos Ke Final DBL Jawa Barat

diah-basket-DBL

Menjadi seorang kapten bukan hanya sekedar ikatan ban hitam di lengan, tetapi di tuntut kepemimpinan dan penerapan starategy yang di siapkan oleh pelatih. Kapten tim sekolah menengah atas negeri 2 Bogor (smanda) Diah Putri AW yang memiliki kaos kebesaran dengan nomor punggung 6, menjelaskan kepada nysnmedia.com bahwa timnya siap untuk bertanding. “Untuk pertandingan kali ini kita sudah siap fisik mental maupun strategi mudah mudahan pertandingan kali ini lancar,”ujarnya. Dara pemilik nama panggilan akrab Diah ini juga menambahakan bahwa strategi yang di usung dalam laga final DBL Indonesia ini mereka lebih menekankan ke permainan defence. Motivasi berpengaruh dalam tim, ia menekankan agar tim yang di kawalnya selalu tampil maksimal. “Saya selalu memberikan arahan, kalau ada yang deg-degan saya kasih tau, yang salahpun juga di kasih tau, lalu di semangatin, sementara begitu lumayan manjur sih, gitu aja.” lanjut Diah. Ini kali pertama menjadi kapten tim basket dan sudah membawa timya melaju ke final DBL Indonesia Jawa Barat. Sudah tentu menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.(mrd/adt)

Yuk Kenal Lebih Dekat Sosok Gadis Cantik Alivia Dan Tim Bola Basket Dari SMAN 6 Jakarta

Alavia saat berlaga di kompetisi DBL Indonesia

Mengenal sosok Alivia Meidia Namsta lahir di Jakarta 2 Mei 2000 (17), yang tak lain adalah siswi SMAN 6 Jakarta. Yang juga dipercaya untuk mengemban tugas menjadi kapten tim bola basket SMAN 6 Jakarta. Selain itu dirinya pernah membawa timnya bola basketnya menjuarai DBL 2015 di Jakarta dua tahun lalu yang di adakan di gor Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta. Dara manis ini mengatakan kepada nysnmedia.com, sebelumnya tim SMAN 6 juga pernah menjadi Juara Pertama di ajang serupa. “Pada DBL dua tahun lalu 2015, saya dan tim sudah pernah menjadi juara satu saat saya masih di kelas sepuluh,” ujar Alivia (23/8) di Gor Soemantri Kuningan, Jakarta. Alivia juga pernah ikut ikut dalam kompetisi JrBL, JrNBA, DBL, PON. Sedangkan beberapa prestasi yang berhasil di rebutnya di luar karirnya sebagai atlet basket sebagai berikut: 1. Runner up JrBL 2014 2. Juara 1 TTT dan relay PON sepatu roda 3. Juara 2 marathon italy sepatu roda. Alivia menambahkan bahwa jabatan kapten itu merupakan tugas yang tidak mudah. “Menjadi kapten bukan hal yang mudah, harus mampu melibat situasi pertandingan, mencari celah menyerang, dan mengingatkan tim untuk selalu dalam posisi penjagaan ketat.” tutup Alivia (mrd/adt)

Baru 4 Bulan Menangani Tim Basket Putri SMAN 6, Rizaldi Terkendala Postur Tubuh Para Pemain

rizaldi-coach-basket

Dalam lanjutan perhelatan DBL Jakarta kemarin (23/8) Ahmad Rizaldi coach tim basket putri SMAN 6 Jakarta menerapkan strategi bertahan dalam bertanding. “Kita lebih mengandalkan strategi bertahan, mengandalkan transisi dari defensive dan offensive aja, lalu fastbreak yang utama. Oleh sebab rata- rata pemain kita berukuran secara fisik kecil,”ujar Rizaldi Pertandingan DBL Honda Jakarta ini adalah pertandingan yang ke-2 untuk lolos mencapai posisi delapan besar, lalu apa bila menang, maka tim SMAN 6 akan masuk ke posisi semi final atau empat besar. Rizaldi menambahkan bahwa kendala fisik timnya yang sulit untuk merotasi atau menempatkan posisi karena keterbatasan tinggi badan. “Kendala kita adalah, hanya masalah kepada pemainnya aja sih, karena fisik dan skills mereka yang tidak rata gitu, jadi agak sulit merotasi pemain sesuai posisinya,” pungkas Rizaldi. Coach Rizaldi juga memaparkan bahwa pemain yang menonjol dan yang bagus di timnya adalah pemain bernomor punggung 6, sementara pemain bagus lainnya yaitu bernomor punggung 11 dan sang kapten Nasta bernomor punggung 9. Lebih lanjut sang pelatih ini juga menanggapi peraturan yang di terapkan oleh DBL Jakarta. “Event ini sangat bagus, menambahkan semangat sekolah lain terutama bola basket, dimana yang kalah bisa lebih berprestasi lagi untuk next gamenya, dan untuk pelatihpun mendapatkan pengalaman baru karena peraturan bagus dari management dblnya,” lanjut Rizaldi Di usia yang ke 25 tahun ini, Coach rizaldi sudah menangani tim SMAN 6 Jakarta semenjak tahun 2017 ini. “Saya menanggani tim basket putri SMAN 6 Jakarta baru berjalan 4 bulan, dan ini salah satu pengalaman pertama saya membawa nama SMAN 6 melaju ke ajang dbl jakarta,” tutupnya.(mrd/adt)

SEA Games 2017: Kontroversi Indonesia Yang Kembali Dicurangi Wasit Dalam Olahraga Pencak Silat

Pesilat Indonesia Yolla Primadona Jumpil (kanan) dan Hendy (kiri) beraksi dalam pencak silat SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia, 24 Agustus 2017. Foto : ANTARA

Kecurangan di SEA Games 2017 kembali menimpa Tim Indonesia.  Terjadi pada cabang olahraga pencak silat Ganda Putra. Juri dinilai memberikan nilai yang tak wajar ke atlet tuan rumah, Malaysia. Dilansir dari detikSport Kamis, (24/08) Malaysia merebut emas cabang pencak silat nomor artistik ganda putra di Hall 2 KLCC, Kamis (24/8) siang. Pasangan pesilat tuan rumah Mohd Taqiyuddin bin Hamid dan Rosli bin Mohd Sharif mendapatkan nilai tertinggi 582. Sementara Indonesia yang diwakili Hendy dan Yolla Primadona Jumpil harus puas dengan raihan perak, usai mengumpulkan nilai 554. Perunggu didapatkan ganda Singapura Muhammad Haziq dan Nujaid Hasif dengan angka 543. Usai pertandingan, Hendy dan Yolla yang merasa penilaian wasit tak wajar sampai menangis kecewa. Karena Hendy dan Yolla sudah kerap bertemu dengan pasangan Malaysia tersebut dan levelnya jauh di bawah mereka. Jelasnya kecurangan dan keanehan itu terlihat dari skor yang didapatkan Malaysia, seperti diungkapkan manajer tim Pencak Silat Edhy Prabowo. Sebab belum pernah ada sejarahnya nilai 582 di nomor ganda artistik. Patut diketahui, rekor angka sejauh ini di nomor tersebut dicatatkan Hendy dan Yolla dengan nilai 570 di Phuket, Thailand. ⠀ “Nggak pernah ada nilai 582 dalam sejarah. Jangankan 582, 570 aja susah. Tapi ya ini hasilnya, kita nggak boleh patah semangat. Masih ada 19 nomor, apa yang terjadi tidak boleh jadi penyesalan. Kita patut sedih, kecewa dengan hasil ini, tapi masih ada 19 nomor lagi,” ungkap Edhy seusai menenangkan Hendy dan Yolla. ⠀ “Nggak wajar, hasilnya nggak wajar. Tidak ada dalam sejarah ganda putra nilai dipatok sedemikian tinggi. Anda lihat sendiri kan tadi pertandingannya gimana? Sebenarnya tidak layak dia nomor tiga, nomor empat aja nggak layak,” imbuhnya. Edhy menilai kecurangan semacam ini dampaknya lebih ke psikologis para atlet. Tapi dia mengaku sudah memperkirakan hal ini akan terjadi di nomor-nomor tak terukur. ⠀ “Ini pembunuhan masa depan anak-anak. Tapi ya sudah, kalau memang mereka ambisinya begitu ya sudah. Tapi kan yang kita pegang itu hasil bukan karena medalinya, tapi hasil itu apa yang telah dilakukan anak-anak. Saya menilai apa yang sudaj mereka berikan adalah yang terbaik,” ujarnya.

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Mantap Pertahankan Medali Emas SEA Games 2017

Tim bulu tangkis putra Indonesia berpose dengan medali emas beregu putra yang didapat setelah mengalahkan Malaysia pada final SEA Games 2017 yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kamis. Foto: Bolasport

Tim bulu tangkis beregu putra mantap mempertahankan peraihan medali emas SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Melawan tuan rumah, bulu tangkis putra Indonesia menang telak dengan skor 3-0 di Axiata Arena, Kamis (24/8/2017). Indonesia membuka keunggulan melalui Jonatan Christie. Tampil tunggal putra pertama, Jonatan menang 21-18 dan 21-18. Di partai kedua, pertandingan seru dan ketat ketika pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Ardianto Muhammad Rian menghadapi Ong Yew Sin. Menang 21-12 di game pertama, Fajar / Rian menyerah 16-21 di game berikutnya. Pada game penentuan, Fajar / Rian kembali tampil solid dengan smes-smes kencang mereka. Fajar / Rian pun menang 21-14. di partai ketiga, Ihsan Maulana Mustofa mengalahkan Lee Zii Jian dua game langsung 21-11 dan 21-11 dalam waktu 29 menit. Dilansir dari Liputan6.com, Kemenangan Indonesia ditentukan Ihsan Maulana Mustofa. 10 tahun terakhir, Indonesia selalu meraih medali emas. Dengan medali emas ini, tim putra bulu tangkis Indonesia melanjutkan dominasinya di bulu tangkis nomor beregu SEA Games.

Tim Basket Putra Indonesia Mantap Melaju ke Semi Final SEA Games 2017

Timnas basket putra Indonesia mantap lolos dari penyisihan Grup B SEA Games 2017 dengan status sebagai juara grup. Keberhasilan itu diraih setelah pasukan Wahyu Hidayat Jati menghajar Laos 122-54 di laga pamungkas Grup B. Di lansir dari Liputan6.com, kamis (24/08), Indonesia sudah dipastikan mantap melaju ke semifinal tetap tampil maksimal saat laga melawan Laos. Indonesia langsung mengungguli pada kuarter pertama dengan keunggulan 26-15. Memasuki kuarter kedua, Indonesia semakin meninggalkan Laos. Dimotori Ebrahim Enguio Lopez dan Sandy Febiansyakh, Indonesia unggul 54-28 hingga jeda paruh pertama. Permainan Indonesia makin membaik pada kuarter tiga. Indonesia memcetak 40 poin dan cuma dibalas 15 angka di kuarter tiga ini. Laos sangat sulit mengimbangi Indonesia. Hingga kuarter empat berakhir, Indonesia berhasil unggul dengan margin 68 angka. Ebrahim Enguio Lopez alias Biboy menjadi bintang kemenangan Indonesia. Dia mencetak 21 angka ditambah tujuh rebound. Pemain muda Vincent Kosasih juga kembali meraih double-double dengan 13 poin dan 13 angka. Di babak semifinal Indonesia akan bertemu runner-up Grup A Thailand yang beberapa jam lalu mengalahkan Myanmar sehingga memupus harapan tuan rumah Malaysia ke semifinal.

Senam Indonesia Akhirnya “Bangkit” Pada Pertandingan SEA Games 2017

Pesenam putri Rifda Irfanaluthfi meraih perunggu dari nomor senam lantai dan medali emas di nomor balok keseimbangan.

Atlet senam Indonesia tampil menawan di ajang SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Atlet  Senam Indonesia sukses meraih prestasi yang membanggakan, ini menandakan kebangkitan cabang senam Indonesia setelah mati suri selama 10 tahun. “Persani (Persatuan Senam Indonesia) ini sudah mati suri selama 10 tahun, tidak ada yang mengurus. Nah, dua tahun terakhir ini kita gerakan kembali,” tutur Ketua Persani, Ilya Avianti saat ditemui tim Liputan6.com di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kota Tangerang, dalam penyambutan atlet senam SEA Games 2017, Kamis (24/8/2017). Di awal kebangkitannya, Ilya mengakui Persani mengalami kesulitan pendanaan. Tidak memiliki Tempat berlatih , alat yang dibutuhkan pun sangatlah minim. Maka tak heran bila para atlet ini berlatihnya pun berpencar di berbagai daerah di Indonesia. Hingga sampai akhirnya sebelum SEA Games, mereka masuk karantina atlet senam di Doha, Qatar. “Kami kirimkan atlet putra 7 orang, putri 4 orang dan pelatihnya 3 orang,” ujar Ilya. Karantina pun membuahkan hasil, dari SEA Games, mereka dapat AAtket membawa pulang 7 medali untuk Indonesia. Yakni 1 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. Dengan pencapaian ini, Ilya berharap atlet senam Indonesia harus mendapatkan pelatihan rutin minimal enam bulan. Hal ini dilakukan untuk penyempurnaan gerakan. “Target dari Satlak Prima untuk senam di SEA Games hanya 1 perak, dan kita sudah bisa menyumbang 7 medali,” tutur Ilya. Dan itu persiapannya bukan 6 bulan, melainkan hanya dalam waktu relatif empat bulan saja, termasuk try out di Doha, satu bulan. Dengan demikian, Persani sangat mengharapkan adanya perhatian dari Pemerintah untuk memberikan fasilitas pelatihan bagi atlet. Termasuk kesempatan try out mengikuti pertandingan, minimal dua kali pertandingan. “Sama seperti cabang olah raga lain, berikan kami fasilitas penunjang,” katanya. Selain itu, Ilya juga berharap, pemerintah bisa membantu mereka mendatangkan pelatih asing, minimal untuk jangka waktu enam bulan. Begitu juga dengan fasilitas hall senam untuk Pelatnas.

Ajang Supporting Event Kompetisi Basket Antar Sekolah Honda DBL 2017 Menyimpan Aturan Tersendiri

Liga Basket DBL Indonesia yang digelar rutin setiap tahunnya

Umumnya pertandingan kompetisi basket tidak mengenal memberikan kesempatan kepada lawan yang kalah, biasanya peserta dalam posisi menang akan terus menambah keunggulan mereka, dan meninggalkan yang kalah. Peraturan tersendiri di terapkan oleh panitia acara DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor. Perbedaannya antara lain seperti memberikan dispensasi atau kesempatan kepada yang kalah dengan cara memberikan keleluasaan dalam penjagaan (defense) Pramana Aditya mengatakan kepada nysnmedia.com peraturan yang di terapkan berbeda dari umumnya, yang lebih di kenal dengan sebutan respect the game. Selasa (22/8) “Iya, kami memiliki peraturan tersendiri yang telah di setujui oleh FIBA, diantaranya dengan penerapan berikan kesempatan untuk memperluas ruang gerak para penyerang dari pihak lawan yang skornya tertinggal dengan selisih 20 point. Yang sering kami sebut dengan istilah respect the game,”ujar Aditya Aditya juga menambahkan bahwa Respect the game ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Perbasi Kota Bogor. “Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, khususnya para sponsor yang terlibat, dan kedepan pada tanggal 25 Agustus mendatang, akan kami umumkan nama 12 pemain terbaik versi DBL.”tutupnya (adt)

Seleksi Dari 25 Kota, 24 Pemain Terbaik DBL Di Namakan Indonesia All Star

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, output dari ajang yang di selenggarakan oleh DBL Honda 2017 akan mengerucut kepada 24 pemain terbaik DBL yang akan di boyong ke Amerika. Kembali, Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa antusiasme pelajar dari 25 Kota se Indonesia akan terus mendapatkan penyeleksian dengan ketat. “Partisipasi DBL di 25 Kota se Indonesia sudah tidak di ragukan lagi, maka angka dari jumlah Kota yang sudah menggelar event ini, jika masing masing Kota di ambil 10 pemain di temukanlah angka 250 pemain, lalu dari 250 pemain itu akan di persiapkan untuk penyeleksian kembali menjadi 24 pemain terbaik DBL, komposisinya adalah 12 putra dan 12 putri yang akan kita namakan DBL Indonesia All Star. Dan pada akhirnya DBL Indonesia All Star ini yang akan di bawa ke Amerika.”ujar Cicil Cicilia menilai upaya pemerintah sudah cukup baik memberikan dorongan jiwa nasioalisme, dan kecintaan terhadap olahraga kepada pelajar di Indonesia. “Sejauh ini pemerintah cukup tanggap melihat potensi yang ada dari event yang kami adakan, seperti club club basket profesional yang menjadi mitra pemerintah yang mencari talenta dalam olahraga basket. Bahkan Indonesia mempunyai tim basket U-17 rata rata mereka pernah ikut DBL.” pungkas Cicil Lebih lanjut Cicilia menambahkan bahwa konsistensi DBL di league pelajar secara otomatis dapat membantu pemerintah mencari bibit atlet. “Maka dari itu konsistensi league pelajar ini turut berperan untuk mencetak bibit menjadi maksimal yaitu membantu pemerintah mempersiapkan ajang yang membawa nama besar Indonesia di mata dunia.” tutup Cicil. (Adt)

Bagi Namira Melakukan V2 Max Menjadi Ritual Khusus Sebelum Bertanding Di Pertandingan DBl

Namira Ramandha dalam final DBL 2017 West Java di Bogor, Selasa (22/08/17)

Salah satu pemain basketball wanita di SMAN 5 Bogor, Namira Ramandha (16) menjadi salah satu kunci kemenangan SMAN 5 Bogor melawan SMAN 2 Bogor di pertandingan DBL Indonesia competition Gor pajajaran Kota Bogor, dengan skor unggul cukup jauh 48-27. Selasa (22/8) Namira sendiri mengaku kepada nysnmedia.com sudah tertarik pada basketball sejak kelas 1 SMP. “Awalnya sih sering main basket sama teman-teman, jadi sering ikut main jadi suka sampai akhirnya ikut eskul basket pas SMP dan ikut kejuaraan ini.” ungkap dara 16 tahun tersebut kepada nysnmedia.com. Selain menjuarai tim putri DBL Indonesia, Namira juga pernah menjuarai Kanpora Cup Se-Kota Bogor. Menjadi salah satu pemain kunci di kejuaraan DBL Indonesia, Namira mengaku tidak memaksakan untuk selalu latihan. “Ngga setiap hari sih, cuma lebih menjaga kondisi supaya tetep fit aja. Dan kalo latihan biasanya tuh melakukan V2 Max, gunanya itu untuk paru-paru dan asupan oksigennya banyak. Jogging, jumping, speed.” tutur Namira Menekuni olahraga bakset Namira tentu tidak melupakan apa yang menajadi kewajibannya disekolah. Meski begitu guru-guru di SMAN 5 Bogor inipun memberi toleransi kepada Namira. “Memang sih aku lebih banyak ke basket, karena kan lebih banyak event-event gitu, guru-guru juga pada bisa ngertiin. Dan kalo ada tugas aku bisa menyusul.” ungkap Namira sambil tersenyum. Lebih lanjut, dara muda yang juga memiliki hobi membaca ini mempunyai mimpi untuk bisa bergabung dengan tim nasional untuk bisa menjuarai setiap tournament dan mengharumkan nama bangsa. (ndo/adt)

DBL Akan Umumkan Nama Pemain Terbaik Versi DBL Jawa Barat Malam Ini, 2 Pelatih Terbaik Ikut Di Boyong

SMAN-3-bogor

Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa PT DBL ini ada untuk mengembangkan potensi bibit anak muda yang akan memperkuat wilayahnya. “Saya berharap perkembangan olahraga basket tidak mesti di limpahkan kepada pemerintah, makanya PT DBL ini ada dan terus bergerak untuk lebih menghidupkan serta mengembangkan olahraga khususnya basket yang berbasis pada kekuatan anak muda.”tegas Cicil Cicilia juga menambahkan bahwa bekerjasama dengan swasta merupakan prinsip PT DBL yaitu fundamental basketball. “PT DBL yang bekerjasama dengan pihak swasta, dalam hal ini Honda. Sudah sesuai dengan prinsip kami yaitu fundamental basketball untuk mencetak bibit baru berprestasi di luar ring pemerintah, jelas kami tidak ingin membebani pemerintah.”tambah Cicil Lebih lanjut Cicilia juga memaparkan bahwa pihaknya mengambil masing masing perwakilan dari sekolahnya, tidak pergroup. “Setelah pengumuman siapa saja yang berhak berangkat ke camp Surabaya, maka akan kami bina kembali di camp surabaya, diantaranya yang mewakili tingkat Kota adalah 5 Putri, 5 Putra dan juga 2 orang coach terbaik. Kami tidak mengambilnya per group, tapi mengambil melalui perwakilan sekolahnya.”papar Cicil. Dan di DBL camp Surabaya sendiri mereka akan bertemu dengan pelatih pelatih Western Australia lalu membuat semacam coaching clinic untuk mengembangkan olahraga basket pelajar agar dapat berkembang lagi. (adt)

Di Curangi Wasit Tim Takraw Putri Indonesia Walk out dari Lapangan Pertandingan

Tim Sepak Takraw Putri yang memilih walk out pada Sea Games 2017. Foto: Kemenpora

Insiden kecurangan wasit menimpa atlet Indonesia pada cabang sepak takraw beregu putri di SEA Games 2017 yang di lansir dari Liputan 6.com Minggu (20/8/2017). Tim yang juga diperkuat pasangan kembar, Lena dan Leni itu terpaksa melakukan walk out. Penyebanya adalah karena mereka merasa dirugikan dengan keputusan wasit yang memimpin laga kedua Indonesia pada cabang sepak takraw beregu putri SEA Games 2107 tersebut. Saat itu, Indonesia sedang unggul 16-10 pada game kedua setelah kalah 20-22 pada game pertama. Indonesia merasa dicurangi karena wasit kerap memberikan poin dengan dalih salah dalam melakukan servis. Pada akhirnya, pelatih Asry Syam meminta kepada para pemainnya untuk tak melanjutkan pertandingan. Wasit sempat berteriak beberapa kali memperingatkan agar para pemain Indonesia masuk ke lapangan dan melanjutkan permainan. Namun, permintaan wasit diabaikan Indonesia yang bergegas untuk mengangkat barang bawaannya. Meski sudah memutuskan untuk WO, pelatih Indonesia masih sempat menghampiri bangku tim Malaysia untuk menyalami mereka satu per satu. Kejadian itu sendiri disaksikan Menpora Imam Nahrawi yang datang langsung ke Titiwangsa Indoor Stadium. Keputusan itu akan menyulitkan langkah Indonesia untuk merebut emas cabang sepak takraw beregu putri SEA Games 2107. Di hari yang sama, mereka juga takluk 0-2 dari Thailand. Indonesia masih menyisakan satu laga melawan Filipina, pada Senin (21/8/2017) kemarin.

Selisih Waktu Tipis Siman kalah dari Perenang Singapura Pada Sea Games 2017

I Gede Siman Sudartawa. Foto: Fajaronline

I Gede Siman Sudartawa gagal meraih medali emas kedua di SEA Games 2017. Siman finis di posisi kedua pada cabang olahraga renang nomor 100 meter gaya punggung yang berlangsung di National Aquatic Centre, Kamis (24/8/2017). Meski gagal meraih medali emas, Siman tetap puas dengan catatan waktunya. Dia menjadi satu-satunya perenang Indonesia yang mampu mencatatkan waktu kurang dari 55 detik di nomor 100 meter gaya punggung. Perenang asal Bali itu meraih medali perak pada SEA Games 2017 setelah mencatatkan waktu 54,94 detik. Dia terpaut 0,13 detik dari perenang Singapura, Zheng Wen Quah. “Sebenarnya ini personal best saya. Jadi orang pertama Indonesia yang bisa di bawah 55 detik,” ujar Siman usai pertandingan. “Saya tidak menyangka bisa kalah tipis. Saya sangat fokus dengan gaya sendiri, tidak memperhatikan keadaan sekitar,” katanya melanjutkan. Dilansir dari Liputan6.com, Siman mengatakan, saat pertandingan dia tak bisa mengetahui posisi Zheng Wen. Siman memilih fokus dengan strateginya sendiri. “Saya ingin sesempurna mungkin, jadi tidak melihat sekitar. Posisi Zheng Wen juga dihalangi perenang lain, jadi tidak lihat dia,” ucap Siman mengakhiri.Sejauh ini, Indonesia sudah meraih dua medali emas, enam perak, dan lima perunggu di ajang SEA Games

Perhelatan Final DBL Honda One Heart Gor Pajajaran Bogor Menyita Perhatian Anak Muda

Euforia para supporter DBL Indonesia di Final Bogor, Selasa (22/08/17)

Agenda Final DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor sungguh tak di perkirakan, pecinta olahraga basket antar sekolah ini di motori oleh Honda DBL Developmental Basketball League berlangsung meriah. Baik supporter yang mewakili sekolah masing-masing ataupun yang hanya sekedar menikmati kompetisi bola basket. Eforia yang berhasil di ciptakan di kalangan pecintanya, bola basket menjadi sebuah olahraga pilihan yang penuh citra kedamaian, terkenal dengan cheerleader yang cantik, hingga memberikan kesan macho pada atlet prianya. Dari pantauan nysnmedia.com ajang ini sangat memberikan ruang untuk anak muda untuk berkreasi ataupun berprestasi. Menurut Publik Relation DBL Pramana Aditya, ajang ini bukan hanya kompetisi bola basket, tapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi, dan suporter terbaik. “Di DBL yang kami gelar bukan hanya kompetisi bola basket saja, tetapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi dan juga supporter terbaik.” kata Aditya. Aditya menambahkan kepada nysnmedia.com bahwa yang terbaik dari semua event yang di gelar akan mendapatkan binaan ke luar negeri. “Misalnya juara modern dance yang kami adakan dari sini akan mendapatkan kesempatan liburan ke Hongkong, dan pemain basket terbaik versi DBL akan mendapatkan kesempatan ke Amerika.”tegas Aditya.(adt)