Peraih Gelar Individu Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 sukses digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, 9–14 Februari 2026. Dari kategori beregu campuran U-15, Champion Gading Jaya memastikan gelar juara usai menundukkan Champion Magelang dalam pertarungan sengit. Ajang yang diinisiasi PB Djarum bersama Djarum Foundation melalui program Bakti Olahraga ini juga mempertandingkan nomor perorangan U-9 dan U-11 serta beregu U-13 dan U-15. Sebanyak 25 klub mitra dan tiga klub undangan ambil bagian, di antaranya PB Talenta Manado, PB Champion Makassar, PB Victory Bandung, dan Hevindo Balikpapan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 tak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertegas komitmen pembinaan berjenjang yang berorientasi pada kualitas dan mental bertanding demi masa depan bulutangkis Indonesia. Daftar pemenang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Kategori Perorangan U-9 Putra Juara I : Ray Kalandra Al Kahfi (Champion Kudus) Juara II : Yusuf Al Ghifari Prasetia (Champion Madiun) Juara III : Azka Aldric Arrasyid (Victory Bandung) & Alfarizy Shagufta Mekka Heryanto (PMS Solo) U-9 Putri Juara I : Almeera Nafisha Shareen (Champion Madiun) Juara II : Asha Adiba Zada (Champions Jepara) Juara III : Inara Kania Aulia Mufida (Arista Semarang) & Gendhis Maheswari (Panorama Solo) U-11 Putra Juara I : Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) Juara II : Kentaro Javas Kaivan Tsaqib (PB Champion Kebumen) Juara III : Ibrahim Yuki Suwandi Yamamoto (Champion Klaten) & Kenzou Leonardo Wijaya (Champion Kudus) U-11 Putri Juara I : Ailsie Elaina Sembiring (Champion Kudus) Juara II : Aqila Zyan Noufalin (Arista Semarang) Juara III : Satmika Cinta (Champion Klaten) & Biancha Ramadhani Zhafira Wardoyo (Champion Madiun) Kategori Beregu U-13 Putra Juara I : Champion Klaten A Juara II : Champion Jepara Juara III : PMS Solo & Champion Kudus A Kategori Beregu U-13 Putri Juara I : Champion Klaten Juara II : Arista Semarang Juara III : Champion Kebumen & Kayp1 Champion Academy Kategori Beregu Campuran U-15 Juara I : Champion Gading Jaya Juara II : Champion Magelang Juara III : Champion Klaten & Champion Jepara

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026: Gading Jaya juara Beregu Campuran

kategori beregu campuran U15 pada Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub bulu tangkis asal Jakarta Timur, Champion Gading Jaya, berhasil meraih gelar juara pada kategori beregu campuran U15 dalam ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu. Pelatih PB Champion Gading Jaya Daniel Bagas Irawan di Kudus, Sabtu, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini terasa istimewa karena menjadi kompetisi perdana yang diikuti tim di bawah kepelatihannya. “Tidak gampang, persaingannya sangat ketat. Hampir semua pebulu tangkis dari klub mitra PB Djarum kualitasnya bagus. Perjuangan anak-anak luar biasa, bahkan ada atlet yang sempat sakit sebelum berangkat ke Kudus,” ujarnya usai laga final di GOR Djarum Jati, Kudus. Pada ajang yang diikuti 18 atlet usia 13 dan 15 tahun itu, kata dia, kejuaraan ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga momentum menambah pengalaman bertanding dan menempa mental. Terlebih, di partai final mereka harus berhadapan dengan tim kuat Champions Magelang. Menurut dia secara fisik kemampuan para pemain relatif seimbang. Namun faktor mental dan daya juang menjadi pembeda hingga akhirnya Champion Gading Jaya mampu memastikan kemenangan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 kembali menjadi panggung pembinaan atlet muda dengan format pertandingan yang semakin berkembang. Sebanyak 518 atlet dari 28 klub, terdiri atas 25 klub mitra PB Djarum dan tiga klub undangan, ambil bagian dalam ajang yang berlangsung pada 9–14 Februari 2026 di Kudus. Sedangkan kategorinya mulai perorangan U9 dan U11 serta nomor beregu U13 dan U15. Khusus sektor beregu, tahun ini format pertandingan mengadopsi sistem kejuaraan beregu dunia, yakni format Piala Thomas dan Piala Uber untuk U13, serta format Piala Sudirman untuk U15. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan kejuaraan yang digagas sejak empat tahun lalu tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa klub mitra dan undangan yang turut ambil bagian antara lain PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat), dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur). “Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga nyala semangat bulutangkis di Indonesia. Dengan ajang ini, klub dapat mengukur kemampuan atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya. Ia menambahkan sejumlah atlet binaan klub mitra bahkan telah menembus Pelatnas PBSI, seperti Selsi Jovika, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo. Selain kompetisi, kejuaraan ini juga dirangkai dengan “coaching clinic” dan “sharing session” bagi para pelatih. Tahun ini, materi peningkatan endurance dipaparkan oleh pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah. Ketua Panitia Pelaksana Sigit Budiarto menjelaskan penerapan tiga sistem pertandingan berbeda dirancang sebagai proses pembelajaran kompetitif bagi atlet muda agar terbiasa menghadapi tekanan sejak dini. “Tahun ini ada tiga kategori sistem pertandingan, mulai dari perorangan hingga beregu campuran. Harapannya, format yang berbeda-beda ini menjadi pelajaran baru bagi pelatih maupun atlet untuk terus mengasah mental dan semangat bertanding,” ujar Sigit. Meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun lalu yang diikuti 439 atlet menjadi bukti antusiasme klub mitra terhadap kejuaraan ini. Penyelenggara berharap seluruh atlet tidak hanya menambah jam terbang, tetapi juga menjadikan ajang tersebut sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan.

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Asah Mentalitas Juara Atlet Muda

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kembali digelar di tahun 2026. Turnamen yang rutin diselenggaran sejak tahun 2022 ini, diikuti oleh 518 atlet dari 25 klub mitra dan 3 klub undangan dan berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus, pada 9-14 Februari. Berbeda dari tahun sebelumnya, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kali ini memainkan tiga pertandingan besar. Yaitu nomor perorangan untuk U9 dan U11, beregu putra dan putri untuk U13, serta beregu campuran untuk kelompok U15. Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan perubahan sistem pertandingan ini ditujukan untuk mengasah mentalitas para atlet muda di laga beregu. Sehingga ketika para atlet turun bertanding di kejuaraan yang lebih besar nantinya, mereka sudah terbiasa dengan kompetisi beregu ini. “Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman,” kata Sigit. “Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi,” jelas Sigit lagi. Sigit menambahkan, ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum juga diselenggarakan sebagai wadah sharing pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala di masing-masing klub. Lewat turnamen ini, pelatih dan Pembina klub mitra bisa banyak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Ajang ini untuk silaturrahmi untuk seluruh klub mitra dan juga memantau sejauh mana perkembangan masing-masing atlet klub mitra. Apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari masing-masing klub, kita bisa saling sharing. Sehingga semua klub punya standar yang baik. Bukan hanya kepentingan klub mitra tapi demi perkembangan bulutangkis kedepannya,” ungkap Sigit. Lebih lanjut Sigit memaparkan antusiasme dari klub mitra dalam mengikuti kejuaraan ini. Tak hanya kompetisi antar atlet, para pelatih pun tampil all out dalam mempersiapkan dan mengarahkan timnya di lapangan. “Mereka sangat antusias di lapangan. Melihat animo saat di lapangan bermain beregu, situasinya, ketegangannya, pertandingannya pun tensinya semakin tinggi. Bukan hanya pada atletnya saja, tapi pelatihnya juga ingin menciptakan kompetisi yang bagus,” ujar Sigit. Selain pertandingan di lapangan, klub mitra yang hadir juga mengikuti sharing session dengan tim PB Djarum, serta mengikuti Djarum Foundation tour, yaitu berkeliling ke beberapa spot dan fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Audisi Umum PB Djarum 2025: 28 Peserta Melaju ke Tahap Terakhir Karantina

Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025

Setelah menjalani proses karantina sejak Sabtu (13/9), sebanyak 50 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 diseleksi secara ketat untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke tahap karantina kedua. Hingga Sabtu (27/9), PB Djarum akhirnya mengumumkan hasil seleksi. Sebanyak 28 peserta dinyatakan lolos, sementara 22 peserta lainnya harus kembali ke klub asal masing-masing. Pelatih PB Djarum, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa penilaian selama tahap karantina pertama tidak hanya berdasarkan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup aspek non-teknis. “Hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada tes fisik, latihan rutin, dan pengamatan keseharian di asrama. Kami menilai karakter, disiplin, serta kemampuan individu. Secara keseluruhan, para peserta menunjukkan performa yang cukup baik, meskipun ada sedikit gejolak. Tapi itu wajar, namanya juga anak-anak,” ujar Sigit. Ia juga menyebutkan bahwa selama masa karantina, para peserta tidak langsung digabungkan dengan atlet PB Djarum. Namun, ada sesi latihan bersama yang dilakukan secara terbatas. “Selama karantina, latihan dilakukan terpisah dari atlet PB Djarum. Tapi ada beberapa kesempatan di mana mereka berlatih bersama,” tambahnya. Proses seleksi menuju karantina kedua diakui cukup menantang karena kemampuan para peserta dinilai relatif seimbang, terutama dari segi teknik pukulan. “Keputusan siapa yang lanjut dan siapa yang harus pulang itu sangat sulit. Kemampuan mereka, terutama dari sisi teknik, cukup merata. Jadi, proses seleksi ini benar-benar menguras energi tim pelatih,” jelas Sigit. Memasuki tahap karantina kedua, seleksi akan semakin ketat dengan penambahan tes kesehatan serta evaluasi yang lebih mendalam. “Di tahap kedua nanti akan ada tambahan tes kesehatan. Jumlah peserta akan semakin mengerucut, persaingan makin ketat, dan penilaiannya pun jadi lebih kompleks,” ujarnya. Sigit berharap para peserta yang lolos ke tahap karantina kedua mampu memaksimalkan kesempatan ini dan menunjukkan potensi terbaik mereka. “Harapan kami, baik dari tim pelatih maupun PB Djarum, peserta yang masuk tahap karantina kedua bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Dengan begitu, kami bisa menilai mereka dengan lebih objektif dan menyeluruh,” tutup Sigit. Berikut 28 Peserta yang melaju ke tahap kedua Karantina: U11 Putra 647 Jisrel Elfiano Lumoindong, Kota Manado (PB Talenta) 663 Muh Rifky Harimurti Ramadhan, Kabupaten Kolaka (SBS Kolaka) 805 Tristan Geovanni Pardosi, Kabupaten Tangerang (PB Champion Gading Jaya) 853 Muhammad Lazar Abrizam Adhyasta, Kabupaten Blora (PB Apita Badminton Club) 888 Azka Adhitama, Kabupaten Bekasi (PB Bhinneka 2) 1725 Muhammad Marus Sulaiman, Kabupaten Pekalongan (Champion Klaten) KU 11 Putra 155 La Ode Muhammad Ahsan Kamil, Kota Sorong (PB Champion Kudus) 1322 Kendrick Danzell Otnayira, Kabupaten Sleman (Istimewa Badminton Club) 1412 Kadek Kevin Putra Adnyana, Kabupaten Buleleng (PB Menang Kalah Sehat Singaraja) 1459 Baron Baswara Putra Kota Yogyakarta (PB Griya Bugar Yogyakarta) 1502 Muhammad Ramdani Mubarok, Kabupaten Bandung (PB Victory Bandung) 1545 Fawwaz Sani Adhipramana, Kabupaten Ponorogo (PB Pms Solo) 1617 Muhammad Abidzar Alghifari, Kota Balikpapan (PB Terpadu Balikpapan) 1730 Muhammad Rafa Shirdi, Kota Balikpapan (Champion Klaten) KU 12 Putra 471 Aufar Ahmad Hamidzikri, Kota Cimahi (Jingga Badminton Academy) 607 Keith Ezequiel Lincoln Sumarauw, Kota Manado (PB Talenta) 1539 Kevin Maitimu, Kabupaten Sleman (PB Mataram Raya Sleman) 1551 Rafa Radithya Kusuma, Kota Samarinda (Jaya Raya Ragunan) U11 Putri 547 Anggi Yeputa. Kabupaten Klaten (PB Benggol Boyolali) 587 Afiqa Dewi Humaira, Kabupaten Bogor (PB Jimmy Hantu) 1472 Lungita Gelda Krisyuani, Kabupaten Gunung Kidul (PB Dewaruci Gunungkidul) 1586 Kesy Hanifa Ramadhani, Kota Bekasi (Champion Klaten) KU 11 Putri 494 Shallom Angelica Sari, Kabupaten Jepara (Champion Klaten) 825 Lubna Naffisah, Kabupaten Bogor (Kayp1 Champion Academy) 1374 Joylynn Jusuf, Kota Palu (PB Champion Klaten) 1563 Syarifah Adshila Nugroho, Kabupaten Sleman (Non Klub) KU 12 Putri 1333 Syauqia Aisya Inara, Kabupaten Bantul (Istimewa Badminton Club) 1340 Aqila Maiza Bazla, Kabupaten Banyumas (Kartika Purwokerto)

Rekrutmen Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Jaring 12 Atlet Muda

Rekrutmen Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Jaring 12 Atlet Muda

Setelah melewati rangkaian panjang seleksi dalam Audisi Umum PB Djarum 2022, 12 peserta akhirnya dipastikan mendapat Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung menjadi atlet binaan PB Djarum. Mereka terpilih dari 33 peserta yang tersisa dari penyaringan tahap pertama di karantina. Para peserta yang lolos berasal dari tujuh provinsi dan 12 kota yang berbeda. Pengumuman disampaikan oleh Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, disaksikan oleh Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin dan didampingi tim pencari bakat serta jajaran pelatih PB Djarum pada Selasa (15/11), pukul 13.00 WIB di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Sebelumnya, dalam masa karantina Audisi Umum PB Djarum 2022, seluruh peserta telah menjalani beberapa tes mulai dari penalaran, tes fisik dan kesehatan. Di minggu terakhir karantina, atlet belia ini juga melakukan psikotest untuk melihat kondisi sosio emosi mereka serta melakukan pemeriksaan EKG (elektrokardiografi) yang merupakan tes diagnostic umum untuk mengevaluasi fungsi jantung. “Perkembangan para peserta hingga tahap akhir sangat bagus. Kami dari tim pencari bakat terus memantau dan melihat performa mereka selama karantina. Rangkaian tes yang diberikan membantu kami melihat lebih dalam untuk mengerti kondisi para atlet secara menyeluruh. Dalam keseharian mereka juga terlihat happy dan bisa berbaur,” kata Sigit Budiarto. “Dari seluruh rangkaian tes itu, akhirnya kami memutuskan 12 nama yang terpilih untuk bergabung dengan PB Djarum. Harapannya mereka bisa benar-benar menunjukkan potensi yang dimiliki dan terus berkembang bersama PB Djarum untuk menjadi generasi penerus bulutangkis Indonesia di level dunia,” lanjut Sigit. Setelah pengumuman hari ini, 12 peserta yang terpilih akan kembali ke daerah masing-masing untuk mempersiapkan diri dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Mereka kemudian akan kembali lagi ke markas besar PB Djarum di Kudus pada 2 Januari 2023, untuk mulai berlatih. “Selamat untuk peserta yang berhasil lolos. Ini adalah sebuah proses bagi para atlet untuk menentukan arah ke depannya. Selama pulang nanti harus giat berlatih, jangan menurunkan standarnya. Untuk yang belum lolos, jangan berkecil hati. Teruslah giat berlatih. Kita bisa bertemu lagi di tahun depan atau beberapa tahun yang akan datang dalam Audisi Umum lagi,” jelas Sigit. Berikut adalah daftar nama peserta yang lolos Audisi Umum PB Djarum 2022: U-11 Putra: Bariza Ghiffari Al-Fattah – Klaten, Jawa Tengah (Bintang Klaten) U-11 Putri: Jordana Alexa Mongkareng – Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (PB Champion Kudus) Keiko Na’Chelle Sahe – Jakarta Barat, DKI Jakarta (Champion Dakota) Liyana Zahirah – Pekalongan, Jawa Tengah (PB Unggul Jaya) Alisha Artha Amara – Sukoharjo, Jawa Tengah (PB PMS Solo) Mikha Ribka Kasalang – Tulungagung, Jawa Timur (Wendra Badminton Academy Tulungagung) U-13 Putra: Rizky Caesar Ramadhan – Sidoarjo, Jawa Timur (PB Eka jaya Sidoarjo) Zhalem Julian Yullyana – Bandung, Jawa Barat (PB Pangkas) Muhammad Waldan Habibi – Binjai, Sumatera Utara (PB Rada Binjai) Deva Devandra Santosa – Malang, Jawa Timur (PMS) U-13 Putri: Alysa Mukti Salsabiela – Sleman, DI Yogyakarta (PB Jaya Raya Satria) Catherine Caroline Sumual – Minahasa Utara, Sulawesi Utara (PB Maesa)

Cari Juara Masa Depan Indonesia, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum

Cari Juara Masa Depan Indonesia, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum

PB Djarum kembali menggelar ajang pencarian atlet bulutangkis muda bertalenta melalui Audisi Umum PB Djarum 2022 untuk dua kelompok usia, yakni U-11 dan U-13. Program ini merupakan salah satu upaya klub memutar roda regenerasi atlet yang akan dibina sejak usia dini. Kali ini, proses seleksi dipusatkan di GOR Djarum, Jati, Kudus, selama empat hari, 19-22 Oktober 2022. Para atlet belia yang terpilih akan menjalani serangkaian pembinaan dan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menyampaikan dengan berfokus pada dua kategori ini, pihaknya berharap dapat membina para atlet sejak usia dini dan meneruskan semangat juara yang sudah terbentuk sejak lama. “Karena menempa talenta serta mental atlet setidaknya butuh waktu 10 tahun sampai mereka siap membela nama bangsa di panggung bulutangkis dunia,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Jumat (9/9). Dia menambahkan, selama masa pembinaan di markas PB Djarum di Kudus, para atlet usia dini akan diberikan kesempatan dan target membuktikan serta mengukur kemampuan. Hal ini dicapai dengan menerjunkan mereka ke berbagai turnamen lokal, regional, nasional dan internasional. “PB Djarum memiliki agenda rutin mengirimkan atlet-atlet usia dini memperkaya jam terbang mereka dengan bertanding di level nasional hingga internasional,” kata Yoppy. “Salah satu yang sering kami lakukan ialah mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan Eropa seperti Slovenia, Denmark dan juga Jerman agar mereka mengetahui kerasnya persaingan bulutangkis di level dunia,” papar Yoppy. Di sisi lain, Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan Audisi Umum tahun ini akan mencari bibit pebulutangkis berkarakter yang memiliki bakat dan teknik, ditopang dengan semangat juang serta mental yang kokoh. Berbagai elemen penilaian akan diterapkan demi menemukan bibit berkualitas sesuai kriteria yang ditentukan PB Djarum. “Untuk itu, elemen penilaian akan kami buat lebih ketat dari sebelumnya. Tahun ini kami menerapkan proses screening dua kali, yaitu main lima menit dan main 10 menit dengan tujuan agar bisa lebih mengetahui kualitas si atlet,” jelas Juara Dunia sektor Ganda Putra tahun 1997 tersebut. Setelah itu, lanjut Sigit, proses seleksi berlanjut ke tahap turnamen. Mereka yang menjadi finalis di babak turnamen akan lanjut ke fase karantina. Elemen penilaian pembeda lainnya ialah diperpanjangnya durasi karantina dari yang semula satu minggu menjadi tiga minggu. Selama rentan waktu tersebut, calon atlet PB Djarum akan dinilai melalui dua aspek, yakni fisik dan psikis, guna mengukur kemampuan emosional, motivasi/daya juang, serta tingkat kematangan atlet saat betanding. Buah dari tempaan fisik dan mental dalam proses pembinaan usia dini oleh PB Djarum sudah terlihat. Di sejumlah turnamen level junior, atlet-atlet PB Djarum mulai menunjukkan tajinya di atas lapangan. Terkini, mereka sukses mengantarkan Tim Jawa Tengah meraih titel juara umum pada Piala Presiden 2022, dengan memboyong sembilan gelar juara. Menariknya, di sektor Tunggal Pemula Putra U-15, terjadi all PB Djarum semifinal, yang diisi oleh para pemain jebolan Audisi Umum. Mereka adalah Yarits Al Kaaf Rengganingtyas, Radithya Bayu Wardhana, Nazwan Abdillah, dan Muh. Nasrulloh Al-Habsyi. Radithya yang merupakan jebolan Audisi Umum tahun 2018 keluar sebagai kampiun di nomor ini. Kesuksesan di Piala Presiden 2022 menambah koleksi gelar juara setelah pada beberapa waktu lalu ia juara di Sirnas B Sumatera Utara 2022. Tak hanya sektor putra, PB Djarum juga fokus mengembangkan para pemain di nomor putri. Salah satu natu nama yang prestasinya kian gemilang yaitu Jolin Angelia. Dara asal Medan berusia 14 tahun ini juga sukses menyabet gelar juara di Piala Presiden 2022 untuk nomor Ganda Pemula Putri U-15. Tak hanya di nomor ganda, Jolin juga piawai bermain di nomor tunggal. Sebagai pembuktian, ia sudah mengkoleksi tiga gelar juara, yakni Juara Liga PB Djarum U-11 dan U-13, serta Juara Sirnas B Sumatera Utara di kategori Tunggal Pemula Putri. Sigit menuturkan, Radithya dan Jolin merupakan satu dari sekian banyak nama atlet muda PB Djarum yang dibina sesuai dengan bakat dan tingkat ketertarikan si atlet. Skema pembinaan yang sama juga diterapkan oleh PB Djarum kepada pemain ganda putri unggulan Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sebelum berkilau di level senior, Fadia ‘kenyang’ dengan tempaan para pelatih PB Djarum di level junior. Bergabung di PB Djarum pada 2014, Fadia diasah dan diterjunkan ke berbagai turnamen regional, nasional bahkan internasional untuk mengasah kemampuan. “Selain bakat dan kemampuan yang benar-benar diasah, saya juga diberikan banyak kesempatan mengikuti berbagai turnamen selama di PB Djarum. Hal ini sangat berguna untuk pengembangan kemampuan dan juga jam terbang saya sebagai atlet. Saya berharap pembinaan seperti ini khususnya di usia dini terus berjalan,” ucapnya. Sebagai informasi, sesi pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2022 saat ini sudah dibuka. Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti seleksi dapat mendaftar secara daring melalui www.pbdjarum.org.