Janice Tjen/Piter terhenti di perempat final Monterrey Open

Janice Tjen dan Katarzyna Piter

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan rekannya dari Polandia, Katarzyna Piter, terhenti pada perempat final ganda putri Monterrey Open 2026 setelah kalah 6-7(6), 6-1, 8-10 dari Maya Joint/Yifan Xu dalam pertandingan yang ditentukan melalui match tie-break di Club Sonoma, Monterrey, Meksiko, Kamis WIB. Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Kedua pasangan harus memainkan tie-break setelah kedudukan 6-6, sebelum Joint/Xu merebut set pembuka itu. Janice/Piter kemudian bangkit pada set kedua. Mereka tampil dominan dengan tiga kali mematahkan servis lawan untuk merebut set 6-1 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui super tie-break. Pada set penentuan, persaingan kembali berjalan ketat sebelum Joint/Xu mengamankan dua poin terakhir untuk menang 10-8 guna mencapai semifinal. Janice/Piter pun terhenti setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua dari China, Xinyu Jiang/Shuai Zhang, dengan 6-2, 6-7(7), 10-7. Janice dan Piter menjuarai Guangzhou Open 2025 dan Hobart International 2026. Di Hobart, mereka menundukkan Magali Kempen/Anna Siskova dengan 6-2, 6-2 pada final. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Janice di Monterrey setelah juga tersingkir dari nomor tunggal akibat kalah 4-6, 3-6 dari petenis Ukraina Yuliia Starodubtseva pada babak kedua.

Janice ke perempat final ganda Monterrey Open usai kalahkan unggulan

Katarzyna Piter dan Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen bersama pasangannya petenis Polandia, Katarzyna Piter melaju ke perempat final WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah menundukkan ganda unggulan kedua Shuai Zhang/Xinyu Jiang melalui pertandingan tiga set. Bertanding pada babak 16 besar yang berlangsung di lapangan keras Club Sonoma, Monterrey, Meksiko, Senin WIB, Janice/Piter menaklukkan Zhang/Jiang dengan 6-2, 6-7(5), 10-7, demikian WTA. Janice/Piter tampil dominan pada set pertama dengan merebut dua kali servis lawan untuk unggul 3-0. Mereka kemudian mempertahankan keunggulan hingga menutup set dengan skor 6-2. Memasuki set kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kedua pasangan saling mempertahankan servis hingga kedudukan imbang 6-6 dan memaksa tie-break. Zhang/Jiang mampu memanfaatkan tie-break untuk merebut set kedua 7-6(5), sehingga pertandingan harus ditentukan melalui match tie-break. Pada set penentuan, Janice/Piter sempat tertinggal 1-3 sebelum bangkit dan menyamakan kedudukan 3-3. Persaingan kembali ketat hingga kedudukan 7-7, tetapi pasangan Indonesia-Polandia itu mampu merebut tiga poin berikutnya untuk memastikan kemenangan 10-7. Berdasarkan statistik pertandingan, Janice/Piter memenangi 78 poin berbanding 61 poin milik Zhang/Jiang. Mereka juga mencatat 28 poin dari pengembalian servis, sementara lawan hanya mengumpulkan 15 poin. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi hasil positif bagi Janice/Piter setelah pada babak pertama Cincinnati Open 2026 mereka dikalahkan Zhang/Jiang dalam pertandingan tiga set. Janice kini melanjutkan perjalanannya di Monterrey dengan Piter dan berpeluang menjaga asa menuju final bersama kompatriotnya, Aldila Sutjiadi, yang tampil bersama Liu Kichenok di turnamen tersebut. Janice dan Aldila berada di jalur undian berbeda sehingga berpeluang menciptakan All Indonesian final apabila kedua pasangan mampu terus melaju hingga partai puncak. Selain ganda, Janice juga turun di sektor tunggal. Petenis kelahiran Jakarta berusia 24 tahun itu menempati unggulan ketujuh, dan akan berhadapan dengan petenis Ukraina Dayana Yastremska pada babak pertama yang dijadwalkan esok hari, Selasa (25/8).

Janice Tjen terhenti di semifinal sektor ganda Merida Open

Janice Tjen dan Katarzyna Piter

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter terhenti di semifinal sektor ganda Merida Open di Meksiko, setelah kalah dari unggulan kedua Cristina Bucsa/Jiang Xinyu, Jumat (27/2) waktu setempat atau Sabtu WIB. Janice/Piter memberi perlawanan kuat pada set pertama namun tak mampu menghalau Cristina Bucsa/Jiang Xinyu setelah satu jam 24 menit dengan skor akhir 5-7, 6-2. Meski Bucsa/Jiang unggul dengan persentase servis pertama yang masuk 68,4 persen, Janice/Piter mampu unggul dari poin servis pertama yang mereka menangi sebesar 68,4 persen, demikian statistik WTA. Pasangan Indonesia/Polandia itu juga unggul dari segi poin pengembalian bola pertama, namun Bucsa/Jiang unggul dari segi pengembalian bola kedua. Duo Spanyol/China itu juga mampu menghadapi poin kritis pada kedudukan 5-5, berhasil mengkonversi dua dari tiga peluang break point untuk merebut set pembuka. Set kedua dimulai dengan Bucsa/Jiang mencoba mempertahankan momentum dengan mengambil alih gim pertama, yang langsung dibalas Janice/Piter pada gim kedua untuk menyamakan keadaan. Dengan servis kuat Janice/Piter mencatatkan persentase servis pertama yang masuk 81 persen. Namun, kekuatan itu tidak cukup ketika Bucsa/Jiang jauh lebih unggul dalam pengembalian bola. Mereka memenangi tiga gim beruntun setelahnya atau kedudukan 4-1. Janice/Piter berusaha untuk merusak ritme permainan dengan mengambil satu gim, namun upaya itu tidak mampu menghentikan Bucsa/Jiang untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Dengan kekalahan di sektor ganda tersebut, Janice harus angkat kaki dari ajang WTA 500 itu setelah juga terhenti pada babak pertama sektor tunggal usai kalah dari petenis Kolombia Camila Osorio 4-6, 3-6. Bagi Janice dan Piter hasil tersebut lebih baik dari terakhir kali mereka berpasangan ketika terhenti pada babak pertama Australian Open 2026. Janice dan Piter juga telah dua kali meraih trofi bersama yakni pada WTA 250 Guangzhou tahun lalu dan WTA 250 Hobart pada Januari.

Janice Tjen Juara Ganda WTA Hobart

Katarzyna Piter dan Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen membawa modal berharga jelang tampil di turnamen Grand Slam Australian Open 2026 setelah menjuarai sektor ganda putri WTA 250 Hobart International bersama pasangannya asal Polandia, Katarzyna Piter. Bermain di Hobart International Tennis Centre, Australia, Sabtu, Janice/Piter tampil dominan pada partai final dengan menundukkan pasangan Belgia–Republik Ceko, Magali Kempen/Anna Siskova, dalam dua set langsung 6-2, 6-2. Gelar juara di Hobart menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Janice yang akan langsung bertolak ke Melbourne untuk mengikuti Australian Open 2026, turnamen Grand Slam pertama musim ini yang akan berlangsung pada 18 Januari hingga 1 Februari. Keberhasilan tersebut juga mengantar Janice meraih gelar ganda WTA ketiga sepanjang kariernya, sekaligus menjadi gelar kedua yang diraih bersama Katarzyna Piter. Sebelumnya, Janice dan Piter sukses menjuarai turnamen WTA 250 Guangzhou Open 2025 di China. Sementara satu gelar ganda lainnya diraih Janice di Chennai Open 2025, India, saat berpasangan dengan Aldila Sutjiadi. Pada turnamen yang sama, Janice juga berhasil merebut gelar sektor tunggal putri. Gelar Hobart International turut mengerek peringkat ganda Janice ke posisi 67 dunia, sekaligus memperkuat posisinya menjelang persaingan ketat di Australian Open 2026. Di Melbourne Park, Janice dijadwalkan kembali tampil bersama Piter di sektor ganda putri dan akan menghadapi pasangan tuan rumah Australia, Daria Kasatkina dan Arina Rodionova, pada babak pertama. Sementara di sektor tunggal, Janice akan berjumpa petenis Kanada Leylah Fernandez. Indonesia juga memiliki satu wakil lainnya di Australian Open 2026, yakni Aldila Sutjiadi. Aldila akan turun di sektor ganda putri bersama petenis Italia Giuliana Olmos dan dijadwalkan menghadapi pasangan tuan rumah Maddison Inglis dan Destanee Aiava pada laga pembuka. Sebelumnya, Aldila/Olmos harus terhenti di perempat final Hobart International setelah kalah dari pasangan unggulan ketiga Eri Hozumi/Wu Fang Hsien dengan skor 1-6, 3-6.