Rizki Juniansyah Resmi Catat Dua Rekor Versi Guinness World Records

Rizki Juniansyah

Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional setelah namanya resmi masuk dalam daftar rekor dunia versi Guinness World Records. Lifter muda tersebut diakui sebagai pemegang dua rekor dunia di cabang olahraga angkat besi pada kelas 79 kilogram putra. Pengakuan tersebut diberikan atas performa Rizki saat tampil dalam ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand. Dalam kompetisi tersebut, ia mencatat total angkatan tertinggi di kelas 79 kg putra sekaligus mencetak rekor clean and jerk tertinggi pada kelas yang sama. Catatan itu menjadikannya sebagai salah satu lifter muda paling menonjol di kawasan Asia Tenggara. Sebagai bentuk pengakuan resmi, Guinness World Records menggelar penyerahan sertifikat rekor dunia kepada Rizki dalam sebuah acara khusus di tempat latihannya, Bulldog Gym. Perwakilan organisasi tersebut menyerahkan langsung sertifikat yang menegaskan pencapaian atlet Indonesia tersebut di panggung olahraga internasional. Prestasi tersebut menambah daftar keberhasilan Rizki dalam kariernya sebagai atlet angkat besi. Atlet kelahiran Serang pada 17 Juni 2003 itu telah lama dikenal sebagai salah satu talenta muda menjanjikan di cabang weightlifting. Dalam beberapa tahun terakhir, ia secara konsisten meraih medali dari berbagai kejuaraan internasional. Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi pada ajang Olimpiade Paris 2024. Pada kompetisi tersebut, Rizki berhasil meraih medali emas di kelas 73 kilogram putra, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu lifter terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Di usia yang masih 22 tahun, pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan pesat dalam karier Rizki. Rekor dunia yang baru diakui oleh Guinness World Records menjadi tambahan penting dalam perjalanan prestasinya, sekaligus memperkuat reputasi Indonesia di cabang olahraga angkat besi di tingkat global.

Rohmalia Jadi Atlet Cricket Indonesia Pertama yang Raih Guinness World Records

Rohmalia

Guinness World Records (GWR), yang tahun ini berulang tahun ke-70 sejak berdiri pada 1955, secara resmi mengakui rekor yang dicetak oleh atlet cricket Indonesia, Rohmalia pada 24 April 2024 di pertandingan Twenty20 (T20) International putri. Gelar yang dianugerahkan kepada atlet berusia 19 tahun itu pada kesempatan ini adalah “Angka bowling terbaik dalam ajang cricket T20 International (putri)” (Best bowling figures in a T20 International (female). Ia berhasil mendapatkan tujuh wicket tanpa kehilangan run, kemudian menjadikannya sebagai atlet cricket asal Indonesia pertama yang berhasil menorehkan gelar GWR. Demi merayakan pencapaian Rohmalia, GWR mengirimkan sertifikat resmi yang disimbolisasikan dalam upacara pengumuman Persatuan Cricket Indonesia (PCI) pada Kamis (18/9) di Kantor Pusat PCI, Jakarta Selatan. “Saya sangat senang sekali dan pencapaian ini adalah kebanggaan bagi saya serta anggota tim pada saat itu. Saya sangat berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya hingga saat ini,” kata Rohmalia. “Berikutnya, saya berharap untuk bisa dapat bermain di piala dunia untuk Indonesia serta mencetak rekor dunia untuk batting sebagai all-rounder,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat PCI, Abhiram Singh Yadav mengatakan, Persatuan Cricket Indonesia merasa sangat bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Rohmalia. Ia telah mencatatkan diri dalam sejarah Guinness World Records. “Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Rohmalia, tetapi juga merupakan tonggak bersejarah bagi cricket Indonesia di panggung internasional,” kata Yadav. Yadav pun berharap, pencapaian Rohmalia bisa menjadi awal dari perjalanan panjang karier gemilangnya. Lalu, mendorongnya untuk terus berkontribusi bagi kejayaan cricket Indonesia. “Saya berharap penggemar cricket Indonesia akan terus mendukung tim kami di ajang pertandingan internasional. Bagi semua talenta muda di Indonesia, terus semangat, disiplin, kerja keras, dan raih mimpi-mimpimu,” jelas Rohmalia. GWR kini sedang memulai upaya untuk memantau talenta-talenta berpotensi di Asia Tenggara. Fokus utamanya adalah Indonesia sebagai titik awal perluasan aktivitasnya. “Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa bagi GWR dan peringatan ulang tahun ke-70 kami seiring dengan perayaan sejumlah pemegang rekor dari Indonesia. Hal ini menjadi bukti potensi yang kami lihat pada talenta-talenta asal negara ini, dan untuk ke depannya, kami ingin terus mendorong lebih banyak orang di Indonesia untuk menjadi bagian dari upaya pemecahan rekor,” tutur Wakil Presiden GWR untuk Jepang dan Asia Tenggara, Kaoru Ishikawa.