Cuaca Tak Menentu? Jaga Kesehatan Kamu dengan Cara Ini

Cuaca saat ini sedang tidak bisa diprediksi, terkadang panas kemudian diselingi oleh hujan rintik bahkan deras.  Perubahan cuaca seperti itu membuat tubuh kamu harus bisa beradaptasi dengan cuaca. Seperti yang kita tau, kalau kamu banyak beraktifitas sedangkan tubuh kamu lemah, bisa saja langsung terserang berbagai macam penyakit, seperti demam, flu, diare. Untuk itu stamina yang fit sangat dibutuhkan. Ada pepatah mengatakan “Mencegah lebih baik daripada mengobati” Lantas, cara seperti apa yang efektif dalam menjaga kesehatan saat cuaca sedang tak menentu? Ini Dia solusi efektif buat kamu, do it! 1. Perbanyak Minum Air Putih Minum air putih bukanlah hal yang mudah bagi beberapa orang. Kebanyakan orang akan lebih memilih minum-minuman selain air putih, seperti teh, atau minuman bersoda. Menurut lansiran dari Alodokter.com, manfaat minum air putih bukan perkara gampang, air putih dapat mencegah dehidrasi tubuh, kesegaran kulit, melindungi saraf dan jaringan tubuh, serta mendukung otot dan sendi.  Dengan hal tersebut, tentu tak mungkin kesehatan terganggu. Orang dewasa, disarankan minum sekitar delapan gelas berukuran 230 ml per hari atau total 2 liter. Tips buat kamu yang ingin membiasakan minum air putih: Minum air putih tiap waktu, di mana saat dalam aktivitas apapun, misal menonton, makan atau saat mengonsumsi camilan. Bawa di setiap aktivitas kamu sebuah botol berisi air minum. Cara alternatif lain, kamu bisa memadupadankan air putih dengan irisan buah-buahan seperti minuman infused water. 2. Jaga Asupan Makanan, Konsumsi makanan bergizi Saat cuaca tidak menentu, jaga asupan makanan kamu. Konsumsi makanan makanan yang bergizi. Makanan bergizi bukan yang selalu mahal, namun sehat dan bergizi yang juga mengandung berbagai zat yang bermanfaat bagi tubuh kita, seperti : Karbohidrat, akan menjadi sumber energi Protein, sebagai zat pembangun tubuh dan memperbaiki jaringan yang rusak Lemak, sebagai cadangan energi dan pelarut vitamin A, D, E, K Vitamin dan Mineral, sebagai daya tahan dan kesehatan tubuh Serat, dari sayuran dan buah-buahan 3. Pola Tidur yang cukup Saat aktivitas kamu sudah banyak, kemudian cuaca sebentar panas kemudian hujan, terapkanlah pola istirahat atau tidur yang cukup. Berikut dilansir dari webkesehatan.com, waktu tidur yang dibutuhkan berdasarkan usia: Bayi (baru lahir, usia 0 – 2 bulan) : 12 – 18 jam Bayi (2 – 11 bulan) : 14 – 15 jam Batita 1 – 3 tahun : 12 – 14 jam Balita 3 – 5 tahun : 11 – 13 jam Anak usia sekolah (5 – 10 tahun) : 10 – 11 jam Remaja 10 – 17 tahun : 8,5 – 9,25 jam Dewasa, termasuk lansia : 7 – 9 jam 4. berolahraga secara rutin Terakhir, tentu harus diimbangi dengan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selam 30 menit. Kalau tidak ada waktu atau bahkan saat cuaca tidak mendukung, kamu bisa tetap berolahraga di dalam rumah atau di ruangan. Yang terpenting, olahraga lah seminimal mungkin, untuk menjaga kestabilan kesehatan tubuh kamu. Keempat cara diatas harus kamu lakukan, demi memperlancar semua kegiatan kamu di kala cuaca tak menentu. Semangat!

Mengenal Squash, Olahraga Paling Sehat di Dunia

olahraga-squash

Banyak pilihan olahraga yang dilakukan masyarakat untuk menjadi sehat. Olahraga menjadi cara untuk menjaga fisik agar tetap dalam kondisi prima. Tapi, apa kalian tahu olahraga paling sehat di duniat? Jika kalian menyebut, renang, sepakbola atau yang lainnya semua salah. Menurut Forbes Indonesia, yang merupakan majalah ternama, olahraga tersehat di dunia itu squash. Squash menjadi olahraga paling sehat, mengalahkan dayung, renang dan rock climbing. Apa yang membuat squash dinobatkan sebagai olahraga tersehat di dunia? Secara sederhana, squash dimainkan di lapangan 10 x 6 meter yang dibatasi empat dinding setinggi kira-kira 5—6 meter. Alat yang dibutuhkan hanyalah raket dan bola yang khusus untuk permainan squash. Dalam permainan tunggal, lapangan diisi dua pemain yang harus terus memantulkan bola ke dinding depan dan bola tak boleh memantul di lantai lebih dari satu kali. Nah dari hasil olahraga tersebut, ternyata jika kita bermain squash selama 30 menit. Bisa menghasilkan latihan pernapasan serta membakar 517 kalori. Tak hanya itu, dengan banyak berlari, squash juga bermanfaat untuk menguatkan otot, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki kelenturan perut. Selain itu, squash juga bisa meningkatkan konsentrasi dan mental. Di Indonesia sendiri, squash mulai digandrungi masyarakat. Banyak kejuaraan dan beberapa pusat squash yang ada di Indonesia seperti di Kemang, GBK dan beberapa tempat lainnya. Bahkan, penyanyi cantik Raisa dan artis Panji Pragiwaksono juga rutin berolahraga squash di selang-selang kesibukannya. Gimana tertarik kah kalian untuk memainkan olahraga paling sehat di dunia ini? Eits, tapi jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu, guna menghindari cedera. Dan, satu lagi yang harus dilakukan yakni fokus. Jika tidak fokus, bisa-bisa pantulan bola atau bahkan raket lawan mengenai badan. (pah/adt)