Berbagai Posisi Pemain Yang Penting Dalam Permainan Bola Basket

Berbagai Posisi Pemain Yang Penting Dalam Permainan Bola Basket

Permainan Bola Basket adalah permainan yang membutuhkan kecepatan, tidak hanya fisik, tapi juga kecepatan dalam mengambil keputusan, kekuatan, dan juga mengerti dasar-dasar dalam permainan ini. Tidak ada tolak ukur yang akan membuat sesorang menjadi pemain basket yang lebih baik terkecuali kamu dapat meluangkan sedikit waktu untuk memahami permainan dan dasar-dasarnya. Sebelum kamu dapat bermain basket, kamu harus mengetahui hal yang paling mendasar dari pemainan ini, yaitu menentukan posisi kita dalam bermain agar dapat bermain maksimal sesuai dengan keahlian kamu miliki. Dalam permainan basket ada beberapa posisi pemain yang seringkali disesuaikan dengan skill dan juga postur tubuh. Bagi kamu yang mempunyai postur tubuh tinggi biasanya akan menempati posisi center atau forward. Tidak ada ukuran pasti dalam hal ini, hal ini dilihat dari orang-orang yang ada dalam team. Orang yang mempunyai postur tubuh lebih tinggi di banding rekan se-teamnya akan menempati posisi canter. Sedangkan bagi kamu yang mempunyai postur tubuh lebih kecil dengan kemampuan dribbling yang baik sehingga dapat membawa bola, akan menempati posisi guard. 1. Guard Posisi ini lebih sering berada di luar key hole atau primeter area. Kebanyakan tim menempatkan pemain yang paling kecil dan cepat untuk posisi ini. Guard jarang beradu kontak fisik dengan pemain lawan di bandingkan dengan posisi forward dan center. Posisi guard sendiri terdiri dari dua macam; point guard dan shooting guard. 2. Point guard Bertugas mengatur strategi yang akan diterapkan dengan menerapkan pola-pola permainan yang telah dipelajari oleh timnya. meskipun handling bola penting pada posisi manapun, namun orang yang mempunyai kemampuan dribble paling baik akan cocok menempati posisi ini. Point guard mengatur serangan dan mempunyai keahlian melakukan passing yang pertama, jadi akurasi dana passing yang tepat adalah kunci dari kesuksesan pada posisi ini. Point guard seharusnya menjadi yang terdepan dalam memberikan pertolongan di dalam permainan ini. 3.Shooting Guard / Small Forward Shooting guard, akan menjadi pemain yang membantu bola mengalir dalam serangan, tapi pemain ini juga menjadi penembak utama dan dapat melakukan pendorongan ke dalam. Posisi ini juga dapat merangkap menjadi small forward dan mempunyai kemampuan rebound yang baik. 4. Forward Kebanyakan forward mempunyai postur badan yang lebih besar dan lebih kuat dibandingkan posisi guard. tentu saja mempunyai kemampuan rebound yang lebih baik dibandingkan guard. posisi ini disebut juga dengan power forward, Seorang forward harus bisa melihat posisi kosong di dekat key hole untuk melakukan penetrasi ke dalam, yang dapat menerima passing lalu dilanjutkan dengan drive ke dalam. Forward biasanya memiliki postur tinggi. tugas utama posisi ini adalah melakukan rebound dan bekerja di paint area. Forward diharuskan memiliki kemampuan menembak medium yang baik. Tembakannya akan lebih banyak berada di dekat ring atau sekitar paint area. Forward merupakan salah satu posisi penting dalam permainan basket. 5. Center Sering juga disebut big man dalam permainan basket. Biasanya pemain yang paling tinggi dan paling besar di tempatkan pada posisi ini dalam permainan. Pemain ini bertanggung jawab dalam melakukan rebound dan bermain di area key hole, center harus memperjuangkan rebound dan bermain di bawah ring agar dapat mencetak poin bagi teamnya. Demikian posisi-posisi yang ada dalam bermain basket, dengan dasar ini diharapkan kita dapat mengetahui posisi kita dalam bermain dan menjadi lebih baik lagi dalam bermain basket.

5 Jenis Olahraga Terbaik Bagi Penderita Asma

5 olahraga terbaik untuk penderita asma

Penderita asma kerap kali merasa takut kambuh bila berolahraga, dikarenakan bisa memicu serangan asma. Padahal, kamu harus tetap berolahraga demi bisa menjaga kebugaran dan kesehatan. Ini dia solusi untuk kamu: 5 olahraga terbaik yang bisa dilakukan dengan aman bagi penderita Asma 1. Jalan kaki Jalan kaki adalah olahraga ringan, aman, dan mudah bagi penderita asma. Kamu bisa mulai dengan jalan kaki ke sekeliling rumah kamu seperti ke warung, pasar, atau ke rumah tetangga. Bila kamu masih takut kambuh saat berjalan kaki di luar karena suhu udara di luar dingin atau kering, kamu bisa melakukan cara terbaik dengan melakukan treadmil di dalam ruangan. Jalan kaki di luar maupun di dalam ruangan sama-sama terbukti efektif untuk meningkatkan stamina tubuh dan tetap bugar tanpa serangan asma. 2. Yoga Yoga pada umumnya adalah olahraga yang berintensitas rendah. Sehingga mampu untuk melatih tubuh, menenangkan pikiran, membantu untuk memperkuat otot anda, bahkan membantu mengurangi nyeri haid bagi wanita. Sebuah studi menyebutkan, penderita asma yang rutin melakukan yoga minimal 10 jam per minggu dapat mengurangi ketergantungannya pada obat asma. 3. Senam Aerobik Senam aerobik bisa menjadi pilihan penderita asma yang ingin bugar dan tidak lemah. Untuk memulai senam sangat disarankan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan sesudah senam. Ada baiknya, senam ini dilakukan di dalam ruangan, karena faktor suhu udara di luar dan antisipasi efek kelelahan saat aerobik yang memicu asma. Aerobik meliputi treadmill dalam ruangan, berlangsung 35 menit (dibagi menjadi 5 menit pemanasan, 25 menit latihan aerobik, dan 5 menit pendinginan). Studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Thorax menunjukkan, bahwa latihan aerobik secara signifikan mengurangi asma dibandingkan dengan mereka yang hanya latihan pernapasan dengan yoga. 4. Bulutangkis Manfaat dari olahraga ini bagi penderita asma ialah bisa berolahraga dengan jeda istirahat yang teratur. kamu dapat mengatur energi yang dikeluarkan serta bisa megkontrol diri mengenai masalah kecepatan teknis istirahat dalam olahraga ini. Perlu diingat, usahakan untuk segera berhenti apabila sudah lelah, dan perbanyak minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh selalu terpenuhi. Sehingga asma tidak akan kambuh dikarenakan dehidrasi atau kelelahan. 5. Renang Renang adalah salah satu olahraga yang sangat dianjurkan untuk penderita asma. Menurut seorang dokter, bernama Dr. Holbreich mengatakan bahwa olahraga yang ideal untuk penderita asma adalah berenang. Alasannya karena dapat melatih sistem kerja otot pernafasan, dan meningkatkan toleransi terhadap tindakan yang bisa memicu serangan asma. Jika ingin lebih aman, kamu harus memilih kolam renang di dalam ruangan yang suhu udaranya lebih hangat dan lembab, sehingga saluran nafas kamu tidak akan mengering dan tidak menjadi pemicu terjadinya asma. Diantara 5 olahraga yang terbaik bagi penderita asma, mana yang menjadi pilihan kamu? Apapun olahraga yang dipilih, kamu tetap harus memperhatikan hal-hal berikut ini saat berolahraga: Kamu harus melakukan pemanasan selama 15 menit agar paru-paru bisa mengatur pemasukan oksigen ke dalam tubuh. Setelah berolahraga, lakukan pendinginan selama 15 menit dengan baik. Saat cuaca cukup dingin, sebaiknya olahraga dilakukan di dalam ruangan. Bila ingin di luar, pakai masker atau syal tebal untuk menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru. Hindari efek-efek pemicu asma yang bisa membuat asma kambuh atau memburuk, seperti kelelahan atau dehidrasi. Ikuti instruksi dokter tentang olahraga yang cocok, serta penggunaan obat asma sebelum dan setelah berolahraga. Jika kamu berolahraga di sekolah, pastikan teman atau pelatih kamu di sekolah tahu bahwa kamu adalah penderita asma dan tahu apa yang harus dilakukan apabila penyakit asma kamu kambuh. Menjadi penderita asma, bukan berarti tidak bisa berolahraga. Asma bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Dengan memilih cara olahraga yang terbaik untuk penderita asma, kamu akan tetap bisa enjoy menikmati segala manfaat olahraga tanpa mengalami gejala asma serta dapat menjaga kebugaran tubuh seperti orang sehat lainnya. Selamat Mencoba

Mengurangi Nyeri Haid Dengan 6 Pose Yoga Ini

olahraga yoga ternyata dapat mengurangi nyeri haid

Pada awal masa menstruasi, nyeri haid seperti ngilu, kram, perih, dan sejenisnya akan dirasakan oleh setiap wanita. Efek dari rasa nyeri itu, emosi tidak menentu, uring-uringan, dan bermalas-malasan. Sebagian wanita memilih jalan keluar untuk mengurangi nyeri haid dengan mengonsumsi obat-obat pereda nyeri haid. Padahal obat-obatan bukanlah jalan keluar yang baik untuk mengatasi nyeri haid. Kemudian para wanita pun bertanya, lantas apa yang harus dilakukan untuk meredakan nyeri haid ini? Yoga menjadi solusi atasi nyeri haid. Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complimentary Medicine, dilansir dari Women’s Health Magazine, ada satu trik kecil yang mungkin dapat memberikan Anda keringanan gejala Premenstrual Syndrome (PMS) atau haid yaitu yoga. Yoga adalah sebuah teknik fisik dan mental yang telah teruji. Pose-pose gerakan sederhana pada yoga berpotensi dapat meningkatkan mood, meringankan rasa sakit kram atau ngilu di perut, serta mengurangi stress emosional yang dapat membuat otot tegang dan mengencang. 6 Pose Yoga Untuk Mengurangi Nyeri Haid : 1. Duduk Sila Pasti Anda tidak heran lagi dengan gerakan yoga yang pertama ini. Berbicara mengenai yoga tentu Anda akan berpikir tentang ketenangan pikiran dan jiwa. Begitu juga dengan pose duduk sila, yoga seperti ini dipercaya dapat melancarkan pernafasan dan mereggangkan otot-otot yang kaku. Sehingga tubuhmu pun akan lebih rileks sekaligus nyeri haid berkurang. Duduk bersila, usahakan rileks. Letakan tangan pada masing-masing ujung dengkul. Atur pernafasan, tarik nafas dan keluarkan. 2. Paschimottanasana (Seated Forward Fold) Yoga ini mirip sekali dengan pemanasan olahraga. Yoga ini dikenal seperti mencium lutut dengan kedua kaki lurus ke depan. Anda juga bisa melakukan beberapa variasi dalam gerakan ini. dengan menekuk salah satu kaki ke dalam. Bila Anda belum bisa sempurna melakukan gerakan yoga ini, jangan dipaksakan. Cobalah sebisa kemampuanmu ya! Duduk dengan kedua tangan dan kaki lurus ke depan. Tundukkan kepala sambil kedua tangan lurus, sampai ke lutut atau kaki Anda. 3. Gerakan Merengek Gerakan yoga ini akan mengurangi nyeri haid seketika, loh! Posisikan tubuh seperti bersujud Posisikan tangan menjulur ke depan. Tahan posisi tangan tersebut sambil mengambil nafas pelan-pelan dengan hitungan sampai 10 kali. 4. Tengkurap (Locust Pose) Pernahkah Anda saat sedang sakit atau nyeri sekali akibat haid, secara reflek tengkurap. Dan ternyata Anda merasa lebih baik jika tengkurap. Ya, dengan yoga posisi Locoust pose, memang terbukti efektif meredakan sakit yang sangat mendalam. Posisikan tubuh tengkurap Tangan diarahkan lurus ke belakang punggung. Angkat dada dan kakimu bebarengan sambil menghela nafas 5 kali. 5. Marjaryasana (Cat Pose) Yoga ini merileksasikan otot punggung dan pinggang sehingga dapat mengurangi nyeri haid. Ambil posisi seperti gambar di atas Bengkokkan atau naik-turunkan punggung ke atas dan ke bawah mirip seperti kucing, 5 menit atau 10 kali helaan nafas panjang. 6. Pose Lilin Pose yoga ini akan memperbaiki peredaran darah di tubuhmu sekaligus mengatasi sakit kepala atau pusing, loh. Baringkan tubuhmu sambil mengangkat kaki ke atas lurus sejajar dengan tembok Angkat juga pinggul agar otot menjadi lebih rileks. Nah, 6 pose yoga tadi sederhana bukan? siapa tahu bisa menjadi referensi kamu untuk mengurangi nyeri haid dan menghilangkan rasa sakitnya. Semoga bermanfaat..

5 Gerakan Olahraga Sebelum Tidur Ini Dijamin Bisa Menjaga Tubuh Kamu Tetap Sehat

Banyak orang mengatakan sesibuk apapun kamu, jangan lupakan olahraga. Setiap hari kamu sudah disibukkan nih dengan berbagai kegiatan, baik di rumah, kantor atau kampus. Rasanya semua hal terasa lebih penting untuk dilakukan daripada meluangkan 5 menit untuk berolahraga. Sampai-sampai suatu hari saat menjelang tidur, badan terasa lemas. Nah, itulah pertanda bahwa kamu butuh olahraga. Kamu tidak perlu bingung mengatur waktu berolahraga. Jika kamu merasa tidak bisa berolahraga di pagi atau sore hari, olahraga sebelum tidur itu bisa menjadi solusi. Saat kamu sudah terbaring di tempat tidur, pertama niatkan diri terlebih dahulu untuk bangun kembali dan siap melakukan olahraga sebelum tidur. Ingatlah bahwa manfaat tersebut juga untuk diri kamu sendiri bukanlah orang lain. Olahraga sebelum tidur di malam hari tergolong olahraga ringan dan mudah dilakukan loh! Jika kamu yang belum tau bagaimana cara olahraga sebelum tidur di malam hari, ini dia nih 5 gerakan ringan buat kamu… 1. Gerakan Peregangan Leher (Neck Stretch) Yuk ambil posisi duduk tegak dengan kaki bersila atau di pinggir tempat tidur dengan kaki di lantai. Gunakanlah tangan kanan untuk mencapai bagian atas telinga kiri. Regangkan, tarik kepala perlahan ke arah kanan. Pejamkan mata kamu selama 30 detik agar merasakan peregangan otot leher sebelah kiri. Lakukan gerakan olahraga sebelum tidur ini ke kanan dan kiri sebanyak 2-3 kali. Kamu juga bisa loh, membuat variasi gerakan peregangan leher lainnya seperti kepala ke arah atas atau bawah, dan menoleh ke kanan atau kiri. 2. Gerakan Putar Leher(Half Neck Rotation) Awalan gerakan ini sama dengan neck stretch, yaitu duduk tegak dengan kaki bersila atau menyentuh lantai. Miringkan kepala ke kanan lalu putar kepala dengan santai ke arah bawah sampai hampir menyentuh bahu kiri. Ingat ke arah bawah ya, bukan ke atas! Lakukan kembali ke arah sebaliknya. Lakukan gerakan ini sebanyak 1-3 kali, mudah bukan?!? 3. Gerakan Peregangan Tangan ke atas (Hands Interlocked Overhead) Masih pada sikap duduk tegak bersila atau kaki di lantai. Satukan jemari kedua tangan di atas kepala untuk memulai peregangan dengan telapak tangan menghadap ke arah atas. Pejamkan mata dan sikap santai, tahan selama 30 detik. Ulangi sebanyak 1-3 kali ya. Oh iya, gerakan ketiga olahraga sebelum tidur ini dapat divariasikan dengan ke depan dada atau ke arah belakang. 4. Gerakan Memegang Ujung Kaki (Reach Toes) Duduk di tempat tidur dengan kedua kaki rapat dan lurus ke arah depan. Kemudian tekuk lutut kamu sedikit saja dengan telapak kaki tetap dalam kondisi tegak. Ikuti dengan menekuk tubuh kamu ke arah depan. Raih jemari-jemari kaki dengan kedua tanganmu, jaga agar tubuh tetap tegak ya.. Tahan posisi dengan memejamkan mata selama 30 detik. Ulangi sebanyak 1-3 kali. 5. Elongation Stretch Olahraga sebelum tidur yang terakhir nih, perlu diingat gerakan ini sangat baik loh karena memberikan manfaat ke seluruh otot tubuh kamu. Baringkan badan dengan posisi terlentang di tempat tidur. Dorong tangan ke arah atas dan kaki ke bawah, sampai ke batas maksimal yang kamu bisa. Perut kamu tarik ke arah dalam selama melakukan gerakan tersebut. Tahan selama 30 detik , ulangi 1-3 kali. Finally, selesai melakukan olahraga ringan, akhiri dengan proses relaksasi dengan latihan pernapasan ya, tarik nafas…keluarkan.. Semua rangkaian olahraga sebelum tidur yang telah kamu lakukan, akan memberikan manfaat sebagai berikut: Membakar kalori Saat pagi ataupun siang hari kamu merasa sudah makan berbagai makanan, akhirnya malam hari dengan olahraga ringan, kalori kamu cukup efektif terbakar. Kalau sudah begitu, siapa yang merasa senang? Tentu diri kamu sendiri, bukan?. Relaksasi diri Melakukan olahraga sebelum tidur di malam hari dapat menghilangkan energi-energi negatif yang ada di diri kamu, menghilangkan kepenatan yang telah terjadi, dan membuat kamu relaks. Tidur kamu akan nyenyak, hari esok pun akan penuh energi semangat positif . Woow…kalau kamu bisa menyeimbangkan antara aktivitas dan olahraga bagi tubuh, yakinlah hidup akan berjalan jauh lebih indah. Ingatlah kata-kata, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat juga. Maka dari itu, tunggu apalagi coba 5 gerakan ringan sebelum tidur tersebut ya!

Belajar Sepatu Roda Dijamin Mudah Asal Mengikuti 5 Tips Sederhana Ini

Ilustrasi : Belajar Sepatu Roda

Siapa yang tidak kenal jenis sepatu yang satu ini, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa pun tau apa dan cara kerjanya. Ya, itu adalah sepatu roda atau roller skate atau rollerblade. Menurut sejarah, Di Indonesia sendiri, sepatu roda mulai masuk dan berkembang di masyarakat sekitar tahun pertengahan yaitu 1960-an. Sejak itu kaula muda di sejumlah kota-kota besar sudah mulai menggemari olahraga sepatu roda yang hingga kini menjadi bagian dari lifestyle. Kemudian dibentuklah organisasi khusus bernama PERSOSI atau Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia pada tahun 1979. Yap, ternyata sepatu roda adalah salah satu cabang olahraga juga loh. Namun, kini sepatu roda tidak hanya menjadi alat untuk olahraga tetapi juga alat bermain anak-anak dan pelengkap kebahagiaan dalam olahraga bahkan rekreasi keluarga. Salah satunya saat banyak anak-anak maupun keluarga bermain sepatu roda di car free day pada hari weekend atau libur. Tubuh sehat, hati pun ikut senang. Nah, cocok kan bagi Anda yang ingin sehat sambil bermain bergembira. Untuk kalian yang ingin coba tetapi belum bisa, jangan khawatir! Ini dia step by step atau langkah-langkah untuk si pemula yang ingin berlatih sepatu roda.. 1. Pakai Perlengkapan Sepatu Roda Sepatu Roda, Gunakanlah sepatu roda Anda sambil duduk. Kaos Kaki, Diperlukan untuk menghindari lecet-lecet pada kaki saat berlatih sepatu roda. Helm (Khusus sepatu roda), Penggunaan helm ini dimaksudkan agar kepala Anda tetap terjaga dari cedera saat mencoba belajar sepatu roda. Pelindung Siku dan lutut (Dekker/Protector), Gunakan juga ya pelindung siku dan lutut untuk menambah keamanan anggota tubuh. 2. Berlatih Keseimbangan Bagi pemula, harus memberanikan diri untuk berdiri dengan seimbang. Caranya dengan buka kaki Anda selebar bahu, lalu usahakan kaki membentuk huruf “V”. Untuk tempat belajar keseimbangan, bisa di atas rumput atau karpet. Hal ini dimaksudkan bila jatuh tidak menimbulkan cedera. Berlatihlah terus-menerus sampai postur tubuh seimbang. Keep trying! 3. Berlatih Berjalan Setelah Anda bisa berdiri seimbang, mulai berjalan perlahan-lahan. Pertama ke kanan, kemudian ke kiri, lalu ke kanan, dan seterusnya berlatihlah secara terus-menerus hingga Anda merasa nyaman “berjalan” di atas sepatu roda. Setelah Anda merasa bisa, mulailah bergerak lebih cepat dan ambil langkah lebih panjang. Dorong lebih keras pada roda sehingga Anda melaju lebih jauh pada setiap langkahnya. 4. Belajar Meluncur Setelah Anda bisa berdiri seimbang dan berjalan, cobalah belajar meluncur. Pertama, posisi tetap seperti huruf “V”, kemudian 1 kaki mendorong dengan posisi dibelakang, 1 kaki meluncur dengan posisi didepan. Cobalah perlahan-lahan hingga lancar. Apabila hal tersebut sudah lancar, cobalah juga : Berbelok Saat Meluncur. Jika Anda ingin berbelok ke kanan, miringkan tubuh ke kanan, begitu juga saat ingin berbelok ke kiri. Meluncur Cepat. Gerakkan kaki Anda lebih cepat dan dorong diri Anda ke arah depan. Gunakan lengan dengan menekuk siku dan memindahkannya bolak-balik seperti yang Anda lakukan saat berjalan untuk membantu Anda menjaga keseimbangan dan mendapatkan kecepatan. 5. Belajar Berhenti Anda sudah paham mengenai perlengkapan sepatu roda, cara berjalan dan meluncur, sekarang cobalah belajar berhenti. Sepatu roda sebelah kanan memiliki rem di bagian tumit. Untuk berhenti, meluncur saat sepatu roda berada sejajar satu sama lain. Untuk lebih detail, tempatkan sepatu roda sebelah kanan sedikit di depan sepatu kiri, angkat kaki dari sepatu roda sebelah kanan, lalu tekan keras pada tumit. Semakin tumit kaki lebih ditekan Anda, semakin cepat juga sepatu roda berhenti. Itu dia Langkah-langkah berlatih sepatu roda bagi pemula, Oh iya, satu lagi nih ada 3 teknik yang tidak boleh dilupakan, yaitu teknik dasar bermain sepatu roda, yaitu: Maju – Mundur (berjalan 5 langkah dan meluncur 1 kali) Jangan lupa menekuk sedikit lutut anda dan membungkukkan badan atau condong kedepan T Stop (berhenti dengan membentuk huruf T) Saat berhenti badan dan kaki membentuk huruf T alias kaki Anda dilebarkan kearah kanan dan kiri. Jangan lupa untuk sedikit membungkukkan badan Anda. Berbelok Diawali posisi tubuh membungkuk. Setelah kecepatan mulai turun, ubah arah kaki kalian, saat belok biarkan sepatu roda tetap meluncur. Setelah arah Anda tepat, langkahkan lagi kaki.