Asian Games 2026: Desak Made tambah satu medali emas Indonesia

Desak Made Rita Kusuma Dewi

Kontingen Indonesia menambah satu medali emas pada pada rangkaian pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ke-12, Rabu (30/9) waktu setempat. Satu emas didapatkan Indonesia dari cabang olahraga panjat tebing nomor speed putri yang diamankan oleh atlet Desak Made Rita Kusuma Dewi, demikian catatan Asian Games 2026. Desak Made menjadi yang tercepat dalam perebutan medali emas dengan catatan waktu 6,062 detik, mengungguli atlet China Li Juan Deng yang meraih medali perak dengan catatan waktu 6,064 detik. Sementara itu, medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Jeong Jimin dengan catatan waktu 6,18 detik. Perjalanan Desak Made menuju podium tertinggi berlangsung sejak babak perempat final. Ia berada di heat empat bersama Tamara Ulzhabayena dari Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, dan Jeanette Frances Koh dari Singapura. Dalam heat tersebut, Desak Made finis di posisi pertama dengan catatan waktu 6,39 detik sehingga berhak melaju ke semifinal. Pada semifinal, Desak Made kembali tampil sebagai yang tercepat di heat dengan membukukan waktu 6,36 detik. Sebelumnya, pada babak kualifikasi nomor speed putri, Selasa (29/9), Desak Made menempati peringkat ketiga dengan catatan waktu terbaik 6,29 detik dari empat kali pemanjatan di empat jalur. Sejauh ini, Indonesia sudah mengumpulkan total 5 medali emas.

Asian Games 2026: Indonesia tambah satu emas dari panahan

Nurisa Dian Ashrifa

Torehan satu medali emas dari cabang olahraga panahan menambah perolehan medali bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, Kamis. Berdasarkan statistik penyelenggara, medali emas itu diperoleh melalui nomor compound individual putri oleh Nurisa Dian Ashrifa. Perolehan tersebut membuat Indonesia menutup rangkaian perlombaan pada Kamis di posisi ke-13 alias tetap dalam peringkat yang sama sehari sebelumnya, dengan torehan total 5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu, dengan total sebanyak 34 medali. Selain satu emas, kontingen Merah Putih juga mendapatkan masing-masing-masing satu perak dan perunggu dari cabang olahraga esports dan menembak. Medali perak diraih tim mobile legends Indonesia setelah pada final dikalahkan Myanmar dengan skor 0-4. Sedangkan perunggu melalui nomor 25m rapid fire pistol beregu putra. Tim Indonesia menorehkan total 1.720 poin dengan 36 tembakan X (inner ten). Sementara itu emas dari Nurisa menjadi pencapaian tertinggi tim panahan Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games, sekaligus menjadi catatan penting bagi perkembangan cabang olahraga tersebut menuju persaingan dalam level dunia.