Thunder11 Martial Arts Bawa Karambit Ke Workshop Pencak Silat

Iko Uwais, Kol. Infanteri Susilo, Kombes. Pol. Indarto, Letkol Arm. Abdi Wirawan, Wakil Walikota Tri Adhianto

Bekasi 9 Juli 2019 – Thunder11 Martial Arts menggelar sesi workshop Pencak Silat bertajuk Karambit: From Indonesia to The World pada Minggu, 7 Juli 2019 di Hotel Aston Imperial Bekasi. Acara ini merupakan inisiatif dari Thunder11, pusat pelatihan bela diri milik aktor dan pesilat, Iko Uwais, yang berkolaborasi dengan Kodim 0507/Bekasi. Mengangkat tema senjata tradisional Karambit, acara ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan generasi penerus bela diri Indonesia terhadap warisan budaya nusantara, serta melestarikan penggunaaan Karambit sendiri dalam dunia pencak silat. Dalam kesempatan ini, Cecep Arif Rahman, pesilat dan aktor John Wick 3, terlibat sebagai pengajar. “Karambit memiliki banyak kelebihan yang dapat diandalkan untuk menyerang lawan sebagai bentuk pertahanan diri. Namun peran alat ini harus diimbangi dengan bekal ilmu yang mumpuni serta mental yang bijaksana. Saya berharap generasi muda dapat terus melestarikan penggunaaan karambit dalam dunia pencak silat Indonesia, khususnya di tengah-tengah hadirnya ragam jenis bela diri dari negara lain.” ujar Cecep. Sementara itu, sebagai pendiri, Iko Uwais mengungkapkan motivasinya dalam mendirikan Thunder11 “Bela diri merupakan seni mengendalikan diri yang dapat membentuk kepribadian mengayomi pada diri seseorang. Kami percaya hal ini dapat meredam premanisme secara dini. Kontribusi utama kami adalah membuka akses pendidikan bela diri yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.” Senada dengan Iko, Letkol Arm. Abdi Wirawan selaku Komandan Dandim 0507/Bekasi turut menyampaikan harapannya, “Saya berharap generasi muda senantiasa mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme lewat pencak silat.” Acara ini juga dihadiri oleh segenap pejabat Pemerintah Kota Bekasi, antara lain Wakil Walikota Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ahmad Zarkasih, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Tedi Hafni Tresnadi, kemudian Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes. Pol. Indarto, Danrem 051/Wijayakarta Kolonel Infanteri Susilo, dan tak ketinggalan Ketua KONI Bekasi Abdul Rosyad Irwan.

Thunder11 dan Sahabat Olahraga Gelar Diskusi, Datangkan Pelatih dan Atlet Peraih Emas Asian Games 2018

Dalam acara forum diskusi terbuka di Bekasi, hadiri Iko Uwais (kaos putih/Founder Thunder11), bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto (kaos merah) serta Taufik Krisna (Pelatih Atlet Nasional Taekwondo Indonesia), Anis Fuad (CEO Sahabat Olahraga), Defia Rosmaniar (Peraih Medali Emas Asian Games 2018), dan Sandy Suardi (Pelatih Fisik Atlet Nasional Taekwondo Indonesia). (istimewa)

Bekasi- Thunder11 Martial arts yang didirikan oleh Iko Uwais, berkolaborasi bersama Sahabat Olahraga (sahabatolahraga.com), menggelar forum diskusi terbuka bersama ratusan anggota komunitas olahraga dan beladiri di Bekasi, bertajuk Membangun Generasi Emas Indonesia, pada Senin (3/12). Hadir pada acara ini, Founder Thunder11 Martial Arts Iko Uwais yang baru saja menyelesaikan Musim Pertama Serial Televisi Netflix, berujudul Wu Assassins, mengatakan diskusi ini merupakan wujud nyata dari kontribusi Thunder11, untuk masyarakat Bekasi. “Berdiri pertama kali di kota yang tumbuh dengan sangat pesat, kami berharap Thunder11 mampu menjadi katalis pertumbuhan budaya beladiri dalam masyarakat Bekasi. Salah satu dari katalisasi tersebut adalah event ini yang mampu mengumpulkan para praktisi di bidang beladiri,” ujar Iko. Iko juga turut memberi apresiasinya pada atlet dan pelatih peraih emas cabang beladiri Asian Games 2018, yang hadir dan berbagi materi cerita suskses sebagai motivasi kepada para peserta yang telah hadir. Peraih medali emas nomor poomsae individu putri Asian Games 2018, Defia Rosmaniar, Taufik Krisna (Pelatih Taekwondo Timnas Indonesia nomor kyorugi putri) dan Sandy Suardi (Pelatih Fisik Timnas Taekwondo), tampak dalam diskusi ini. Berlangsung di Hotel Horison Ultima, Bekasi, acara ini dibuka oleh Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bekasi, Tedy Hafni. “Sebagai kota yang berkembang pesat, Bekasi butuh sumber daya manusia yang unggul dan tangguh. Kami butuh lebih banyak generasi emas demi menunjang semua hal itu. Saya optimis bahwa dengan kolaborasi berbagai pihak termasuk hari ini bersama Thunder11 dan Sahabat Olahraga, Kota Bekasi dapat semakin melaju cepat,” ujar Tri. Selama sesi berlangsung, Defia yang hadir sebagai salah satu pembicara, mengutarakan jika perjalanannya meraih emas bukanlah perjalanan yang singkat dan mudah karena membutuhkan semangat juang yang tak kenal lelah. “Sempat saya merasa ingin berhenti kalau sedang latihan, apalagi menjelang kompetisi. Tapi, demi sebuah tujuan yaitu mengharumkan nama bangsa, saya teruskan berlatih sampai saya bisa memetik susesnya suatu saat nanti,” ujar Defia, mengenai kunci suksesnya. Setelah perhelatan pertama ini, Thunder11 juga akan mengadakan sesi diskusi selanjutnya dengan tema serta pembica yang berbeda untuk mendukung majunya martial arts Indonesia. (Pras/NYSN)