Audisi Umum PB Djarum 2025: 28 Peserta Melaju ke Tahap Terakhir Karantina

Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025

Setelah menjalani proses karantina sejak Sabtu (13/9), sebanyak 50 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 diseleksi secara ketat untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke tahap karantina kedua. Hingga Sabtu (27/9), PB Djarum akhirnya mengumumkan hasil seleksi. Sebanyak 28 peserta dinyatakan lolos, sementara 22 peserta lainnya harus kembali ke klub asal masing-masing. Pelatih PB Djarum, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa penilaian selama tahap karantina pertama tidak hanya berdasarkan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup aspek non-teknis. “Hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada tes fisik, latihan rutin, dan pengamatan keseharian di asrama. Kami menilai karakter, disiplin, serta kemampuan individu. Secara keseluruhan, para peserta menunjukkan performa yang cukup baik, meskipun ada sedikit gejolak. Tapi itu wajar, namanya juga anak-anak,” ujar Sigit. Ia juga menyebutkan bahwa selama masa karantina, para peserta tidak langsung digabungkan dengan atlet PB Djarum. Namun, ada sesi latihan bersama yang dilakukan secara terbatas. “Selama karantina, latihan dilakukan terpisah dari atlet PB Djarum. Tapi ada beberapa kesempatan di mana mereka berlatih bersama,” tambahnya. Proses seleksi menuju karantina kedua diakui cukup menantang karena kemampuan para peserta dinilai relatif seimbang, terutama dari segi teknik pukulan. “Keputusan siapa yang lanjut dan siapa yang harus pulang itu sangat sulit. Kemampuan mereka, terutama dari sisi teknik, cukup merata. Jadi, proses seleksi ini benar-benar menguras energi tim pelatih,” jelas Sigit. Memasuki tahap karantina kedua, seleksi akan semakin ketat dengan penambahan tes kesehatan serta evaluasi yang lebih mendalam. “Di tahap kedua nanti akan ada tambahan tes kesehatan. Jumlah peserta akan semakin mengerucut, persaingan makin ketat, dan penilaiannya pun jadi lebih kompleks,” ujarnya. Sigit berharap para peserta yang lolos ke tahap karantina kedua mampu memaksimalkan kesempatan ini dan menunjukkan potensi terbaik mereka. “Harapan kami, baik dari tim pelatih maupun PB Djarum, peserta yang masuk tahap karantina kedua bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Dengan begitu, kami bisa menilai mereka dengan lebih objektif dan menyeluruh,” tutup Sigit. Berikut 28 Peserta yang melaju ke tahap kedua Karantina: U11 Putra 647 Jisrel Elfiano Lumoindong, Kota Manado (PB Talenta) 663 Muh Rifky Harimurti Ramadhan, Kabupaten Kolaka (SBS Kolaka) 805 Tristan Geovanni Pardosi, Kabupaten Tangerang (PB Champion Gading Jaya) 853 Muhammad Lazar Abrizam Adhyasta, Kabupaten Blora (PB Apita Badminton Club) 888 Azka Adhitama, Kabupaten Bekasi (PB Bhinneka 2) 1725 Muhammad Marus Sulaiman, Kabupaten Pekalongan (Champion Klaten) KU 11 Putra 155 La Ode Muhammad Ahsan Kamil, Kota Sorong (PB Champion Kudus) 1322 Kendrick Danzell Otnayira, Kabupaten Sleman (Istimewa Badminton Club) 1412 Kadek Kevin Putra Adnyana, Kabupaten Buleleng (PB Menang Kalah Sehat Singaraja) 1459 Baron Baswara Putra Kota Yogyakarta (PB Griya Bugar Yogyakarta) 1502 Muhammad Ramdani Mubarok, Kabupaten Bandung (PB Victory Bandung) 1545 Fawwaz Sani Adhipramana, Kabupaten Ponorogo (PB Pms Solo) 1617 Muhammad Abidzar Alghifari, Kota Balikpapan (PB Terpadu Balikpapan) 1730 Muhammad Rafa Shirdi, Kota Balikpapan (Champion Klaten) KU 12 Putra 471 Aufar Ahmad Hamidzikri, Kota Cimahi (Jingga Badminton Academy) 607 Keith Ezequiel Lincoln Sumarauw, Kota Manado (PB Talenta) 1539 Kevin Maitimu, Kabupaten Sleman (PB Mataram Raya Sleman) 1551 Rafa Radithya Kusuma, Kota Samarinda (Jaya Raya Ragunan) U11 Putri 547 Anggi Yeputa. Kabupaten Klaten (PB Benggol Boyolali) 587 Afiqa Dewi Humaira, Kabupaten Bogor (PB Jimmy Hantu) 1472 Lungita Gelda Krisyuani, Kabupaten Gunung Kidul (PB Dewaruci Gunungkidul) 1586 Kesy Hanifa Ramadhani, Kota Bekasi (Champion Klaten) KU 11 Putri 494 Shallom Angelica Sari, Kabupaten Jepara (Champion Klaten) 825 Lubna Naffisah, Kabupaten Bogor (Kayp1 Champion Academy) 1374 Joylynn Jusuf, Kota Palu (PB Champion Klaten) 1563 Syarifah Adshila Nugroho, Kabupaten Sleman (Non Klub) KU 12 Putri 1333 Syauqia Aisya Inara, Kabupaten Bantul (Istimewa Badminton Club) 1340 Aqila Maiza Bazla, Kabupaten Banyumas (Kartika Purwokerto)

Alasan Polytron Superliga Junior 2025 Buka Kategori U13 dan U15

Polytron Superliga Junior 2025

Polytron Superliga Junior 2025 menyajikan sesuatu yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Khusus edisi kali ini, mereka membuka kompetisi untuk U13 dan U15. Direktur Superliga, Achmad Budiharto, menuturkan keputusan membuka dua kategori ini didasari harapan agar atlet-atlet dengan usia yang lebih dini mulai terbiasa dalam pertandingan format beregu. “Kami membuka kategori U13 dengan tujuan agar sejak dini para atlet sudah mengenal pertandingan beregu. Jadi tidak hanya fokus pada kemenangan, tapi juga membentuk nilai-nilai kerjasama dan sportivitas antar pemain,” ujar Achmad Budiharto dalam keterangannya. Achmad mengungkapkan, khusus untuk U13, hanya klub-klub lokal saja yang boleh bertarung. Hal ini bertujuan agar para pemain yang bertanding semakin percaya diri dan termotivasi membawa pulang gelar juara. “Kalau klub-klub nasional juga ikut, peserta dari lokal pasti akan berpikir dua kali tentang peluang menjadi juara. Dengan adanya aturan hanya klub lokal yang boleh ikut di U13, tingkat persaingannya jadi lebih merata dan setara,” ujar Achmad Budiharto. Dari U13, rentetan klub lokal siap mengikuti ajang ini. Untuk kategori putra, ada 12 klub yang bertarung merebut titel juara yakni Taqi Arena (Bandung), Champion Kudus, PB Victory (Bandung), Istimewa Badminton Club (Yogyakarta), Champion Kebumen, JRBC Champion (Surabaya), Jaya Raya Solo, Champion Klaten, PB Arista (Semarang), PB Talenta (Manado), serta Champion Jepara dan Altrec (Semarang). Sementara itu, di sektor putri, terdapat 10 klub yang berpartisipasi yakni Champion Klaten, KAYP1 Champion Academy (Bogor), PB Bayu Kencana (Pasuruan), PB Arista (Semarang), Champion Kebumen, Istimewa Badminton Club (Yogyakarta), Taqi Arena (Bandung), Champion Kudus, Jaya Raya Solo dan PB Victory (Bandung). Tim-tim besar dari berbagai negara akan bergabung di sektor U17 dan U19 baik putra dan putri. Pada U17 putra, ada Chengyuan High School (Taiwan), Polandia Team, Singapore Team, dan berbagai klub besar Indonesia seperti PB Djarum, PB Victory, Gideon Badminton Academy, PB Mutiara Cardinal, PB Jaya Raya, PB Power Rajawali, PB Exist, dan PB Taqi Arena. Sedangkan di sektor U17 putri, terdapat New Taipei High School (Taiwan), Polandia Team, Granular (Thailand), Singapore Team, Filipina Team akan ditantang oleh PB Djarum, Gideon Badminton Academy, PB Jaya Raya, PB Power Rajawali, serta PB Taqi Arena. Sementara, di sektor U19 Putra, PB Djarum, PB Mutiara Cardinal, PB Victory, PB Jaya Raya, PB Power Rajawali akan bentrok dengan Chengyuan High School (Taiwan), Polandia Team, Malaysia Team, dan Banthongyord (Thailand). Di kategori U19 Putri, terdapat Global Badminton Academy (Amerika Serikat), Malaysia Team, Filipina Team, Polandia Team, Banthongyord (Thailand) akan berjumpa dengan PB Djarum, PB Mutiara Cardinal, PB Power Rajawali. Bagi fans yang ingin menyaksikan langsung laga, bisa hadir ke GOR Djarum Jati, Kudus mulai Senin (15/9/2025) hingga Minggu (21/9/2025). Polytron Superliga Junior 2025 terbuka untuk umum dan gratis.

Audisi Umum PB Djarum 2025: Inilah 50 Atlet Muda Terpilih

Audisi Umum PB Djarum 2025

Sebanyak 50 pebulutangkis muda sukses meraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2025 pada babak akhir fase turnamen yang diadakan di GOR Djarum, Jati, Kudus, jawa Tengah, Jumat, 12 September 2025. Terdiri dari 18 peserta yang menang di babak kompetisi dan 32 atlet muda pilihan Tim Pencari Bakat, mereka selanjutnya menjalani tahap karantina selama empat minggu hingga mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan menjadi atlet binaan PB Djarum. “Super Tiket bukanlah tanda perjuangan sudah selesai, namun justru langkah awal bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, mentalitas dan karakter mereka yang sesungguhnya di hadapan para pelatih PB Djarum,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarumm Yoppy Rosimin dalam keterangan tertulis. “Bagi atlet yang belum memperoleh Super Tiket, jangan patah arang.” pungkasnya. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum Sigit Budiarto mengatakan 50 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 yang lolos ke babak karantina adalah hasil dari pengamatan para legenda dan pelatih PB Djarum selama lima hari penyelenggaraan seleksi. “Konsistensi menjadi hal penting karena untuk bisa bergabung dengan PB Djarum, peserta harus memenuhi standar yang kami tentukan antara lain memiliki teknik dasar bermain bulutangkis yang baik, kekuatan fisik, kesehatan, postur tubuh, mentalitas hingga karakter selama berada di asrama dan mengikuti program latihan,” ujar peraih juara dunia 1997 sektor ganda putra tersebut. Salah seorang peserta peraih Super Tiket jalur Turnamen ialah Kadek Devandra Amertha yang tergabung dalam KU12. Putra asal Badung di Bali itu gembira meraih Super Tiket dan lolos ke babak karantina. “Pastinya senang sekali karena ini pertama kali saya ikut Audisi Umum PB Djarum dan dapat Super Tiket yang membuat orang tua bangga. Saya sudah siap mengikuti babak karantina. jauh dari orangtua memang agak sedih, tapi saya sudah bertekad untuk masuk PB Djarum,” kata Kadek. Daftar peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2025: Super Tiket Babak Turnamen U11 Putri Theodora Olivia Benga Sabon – Samarinda (PB Champion Kudus) Kesy Hanifa Ramadhani – Bekasi (PB Champion Klaten) KU11 Putri Lubna Naffisah – Bogor (Kayp1 Champion Academy) Joylynn Jusuf – Palu (PB Champion Klaten) KU12 Putri Aqila Maiza Bazla – Banyumas (PB Kartika Purwokerto) Vioarini Qurrota A’yun – Kebumen (PB Champion Kebumen) U11 Putra Tristan Geovanni Pardosi – Tangerang (PB Champion Gading Jaya) Muhammad Marus Sulaiman – Pekalongan (PB Champion Klaten) Jisrel Elfiano Lumoindong – Manado (PB Talenta) Jethro Alexander Kemas – Palembang (PB Kartika Purwokerto) KU11 Putra Muhammad Rafa Shirdi – Balikpapan (PB Champion Klaten) Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo (PB PMS Solo) Muhammad Abidzar Alghifari – Balikpapan (PB Terpadu Balikpapan) La Ode Muhammad Ahsan Kamil – Sorong (PB Champion Kudus) KU12 Putra Giovani Athalla Primadansyah – Buleleng (PB Menang Kalah Sehat) Erlan Basiturrahman Mantow – Jakarta Utara (PB Champion Gading Jaya) Kevin Maitimu – Sleman (PB Mataram Raya Sleman) Kadek Devanda Amertha Putra – Badung (PB Bima Sakti) Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat U11 Putri Ailsie Elaina Sembiring – Bogor (PB Champion Kudus) Adibha Fitria – Samarinda (PB Champion Kudus) Neisha Athaya Namira – Cilacap (PB Star One Cilacap) Nagita Nadila Posumah – Manado (PB Naushad) Yosia Ratu Hasian Naibaho – Cimahi (Al-fath Badminton Club) Anggi Yeputa – Klaten (PB Benggol Boyolali) Afiqa Dewi Humaira – Bogor (PB Jimmy Hantu) Lungita Gelda Krisyuani – Gunung Kidul (PB Dewaruci Gunungkidul) Vicky Lee Alison – Tegal (PB Sinar Mutiara) Najwa Khaira Wilda – Sidoarjo (PB Eka Jaya) KU11 Putri Syarifah Adshilla Nugroho – Sleman (non klub) Shalom Angelica Sari – Jepara (PB Champion Klaten) Aurell Vanessa – Bandung (Ade Badminton Club Bandung) KU12 Putri Syauqia Aisya Inara – Bantul (Istimewa Badminton Club Yogyakarta) U11 Putra Kentaro Javas Kaivan Tsaqib – Kebumen (PB Champion Kebumen) Shuttlino Thomas – Bandung (PB Champion Kudus) Muh Rifky Harimurti Ramadhan – Kolaka (SBS Kolaka) Rafardan Argani Supian – Kotawaringin Barat (PB Kumala Bhakti) Pradikha Rizki Setiawan – Pati (Simple Badminton Academy) Muhammad Gibran Romandoni – Tangerang (Anugerah Gatra Badminton Academy) Kenzou Leonardo Wijaya – Jember (PB Champion Kudus) Muhammad Lazar Abrizam Adhyasta – Blora (PB Apita Badminton Club) Azka Adhitama – Bekasi (PB Bhinneka 2) KU11 Putra Kendrick Danzell Otnayira – Sleman (Istimewa Badminton Club) Kadek Kevin Putra Adnyana – Buleleng (PB Menang Kalah Sehat Singaraja) Baron Baswara Putra – Yogyakarta (PB Griya Bugar Yogyakarta) Muhammad Ramdani Mubarok – Bandung (PB Victory Bandung) KU12 Putra Keith Ezequiel Lincoln Sumarauw – Manado (PB Talenta) Jonathan Edward Prok – Denpasar (PB Seraya Denpasar Bali) Rafa Radithya Kusuma – Samarinda (PB Jaya Raya Ragunan) Aufar Ahmad Hamidzikri – Cimahi (Jingga Badminton Academy) Raynard Foster Taygen – Medan (PB Harapan Jaya Semarang)

Ini Bocoran Kriteria yang Dicari di Audisi Umum PB Djarum 2025

Yuni Kartika dan Fung Permadi

Audisi Umum PB Djarum 2025 akan berlangsung pada 8-12 September 2025, di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra sekaligus Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi berucap, tiga kelompok usia yang disasar pada audisi tahun ini bertujuan untuk meregenerasi para atlet senior di setiap sektor. Perihal kriteria, yang dipatok Fung beserta jajaran tim pencari bakat untuk para peserta putra ialah feeling touch. “PB Djarum berupaya agar setiap tahun kelahiran punya pemain pelapis yang berpotensi untuk menjadi pemain dunia. Sementara keperluannya di tahun ini U-11, KU 11, dan KU 12 untuk nantinya meningkat U-13, U-15 dan semakin mengerucut. Sedangkan mengenai kriteria dari kami tentunya mereka yang memiliki teknik dasar dan feeling touch pukulan yang baik, serta punya potensi untuk bersaing di tingkat dunia,” ungkap Fung. Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, Yuni Kartika mengungkapkan, atlet yang dibidik oleh sektor putri PB Djarum pada audisi tahun ini utamanya memiliki postur ideal. Peraih Uber Cup 1994 ini menilai bahwa elemen tersebut menjadi krusial, agar mampu bersaing dengan para atlet putri dunia yang secara postur cukup diandalkan, selain teknik. “Sementara aspek lain yang menjadi penilaian tentu bakat, mental, serta kecerdikan mereka ketika bertanding. Jadi postur sangat dipertimbangkan, kecuali memang atlet itu punya bakat yang sangat istimewa. Tapi kalau tergolong biasa saja, kami tetap mengutamakan postur terutama tinggi badan atau yang punya potensi tinggi,” sebut Yuni. Ia juga menambahkan, guna menyeleksi atlet yang sesuai dengan kriteria tersebut, selain dibantu jajaran pelatih, tak menutup kemungkinan juga melibatkan dokter spesialis terkait. “Kami juga akan menyiapkan dokter untuk melihat dan memastikan kriteria yang kami inginkan, jadi kalau ragu kami bisa berkonsultasi agar lebih pasti. Yang kami harapkan pada audisi ini bisa menemukan atlet paket komplit,” imbuhnya. Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2025 diawali dengan fase screening yang mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Setelah fase screening, tahapan berikutnya ialah tahap turnamen. Untuk kategori putra, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis, sementara di kategori putri, peraih Super Tiket yang melenggang ke tahap karantina adalah para finalis di babak turnamen. Sedangkan tahap karantina diselenggarakan selama empat minggu (13 September hingga 11 Oktober 2025) dengan dua kali fase eliminasi, yang bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet. Mereka yang lolos di tahap karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum. Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman berikut ini dan telah dibuka mulai 20 Juni 2025 lalu.

Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum Telah Dibuka, Catat Jadwalnya!

Audisi Umum PB Djarum 2025

Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2025. Program ini akan rencananya akan bergulir pada 8 hingga 12 September mendatang di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8 – 10 tahun atau kelahiran 2015 – 2017), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau tahun kelahiran 2014), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau tahun kelahiran 2013) baik putra maupun putri. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa Audisi Umum bukan sekadar proses pencarian bibit pebultangkis berbakat, tapi juga bagian penting dari regenerasi dan penguatan ekosistem bulutangkis Indonesia. Berkaca dari penyelenggaraan tahun lalu yang mencapai 1.966 peserta dari berbagai penjuru daerah, ia berharap animo tahun ini juga selaras dengan kualitas yang semakin meningkat. “Kami ingin semangat dan kecintaan terhadap bulutangkis di Indonesia terus menyala. Sesuai janji kami menyelenggarakan Audisi Umum setiap tahunnya agar para atlet belia dari berbagai daerah bisa menunjukkan kemampuan hasil latihan, serta memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan keluarga besar PB Djarum. Kami harap melalui audisi ini akan lahir atlet berkualitas super untuk meningkatkan kejayaan bulutangkis Tanah Air,” ungkap Yoppy. Masa pendaftaran secara daring ajang seleksi bibit pebulutangkis berbakat guna meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation ini masih dibuka hingga 31 Agustus pukul 24.00 WIB. Terhitung hingga 3 Juli pukul 12.00 WIB, pendaftar sudah mencapai 333 peserta, dengan jumlah terbanyak pada kelompok U-11 Putra yaitu 105 peserta. Jadwal Pendaftaran dan Tahap Seleksi Pendaftaran Online 20 Juni – 31 Agustus 2025 (Pukul 23:59 WIB) Daftar Ulang Minggu, 07 September 2025 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB) Tahap Seleksi 08 – 12 September 2025 Tahap Karantina 13 September – 11 Oktober 2025