Indonesia Finis Peringkat Keempat SEABA Qualifiers

Efrael Yerusyalom

Perjalanan Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia U18 di ajang FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand harus berakhir di luar skenario. Setelah tampil perkasa dengan menyapu bersih kemenangan di fase grup, Indonesia justru harus menelan pil pahit lewat dua kekalahan beruntun di fase gugur. Usai mimpi ke final dijegal tuan rumah Thailand, Indonesia kembali harus mengakui keunggulan rival mereka, Malaysia, dalam laga perebutan tempat ketiga pada Minggu, 14 Juni 2026. Kekalahan ini terasa menyakitkan lantaran Malaysia sukses membalaskan dendam atas kekalahan mereka dari Indonesia di fase grup (65-55). Kali ini, Malaysia berbalik membungkam Indonesia dengan skor akhir 81-70, sekaligus menggagalkan ambisi Skuad Merah Putih untuk membawa pulang medali perunggu. Laga sejatinya sempat berjalan menjanjikan bagi Indonesia sejak kuarter pertama dibuka. Anak-anak asuh Ismael sukses memimpin 19-14 di sepuluh menit pertama. Konsistensi permainan yang terjaga membuat Indonesia bahkan masih mampu mengamankan keunggulan tipis 38-36 saat turun minum. Petaka baru menghampiri Indonesia usai jeda halftime. Mereka perlahan mulai kehilangan tempo permainan terbaiknya dan kerap kedodoran menghalau transisi lawan. Di paruh kedua, kolektivitas Malaysia makin menggila dengan memberondong 45 poin tambahan. Sementara itu, lini serang Indonesia mengalami kebuntuan dan hanya mampu membalas 32 poin hingga laga ditutup dengan kekalahan 70-81. Tiga pilar Indonesia sebenarnya sudah tampil habis-habisan dengan mencetak dua digit poin. Steven Sebastian kembali menunjukkan sinarnya lewat torehan double-double fantastis berupa 24 poin dan 14 rebound. Catatan impresif ini disusul Jaya James Anak Agung Bayuntara dengan gelontoran 19 poin, serta Chimaobi Nzekwue yang menyumbang 10 poin. Sayangnya, Indonesia gagal meredam performa meledak-ledak dari mesin poin Malaysia, Yu Xian Tan. Penggawa Malaysia tersebut tampil tak terbendung dengan mengemas double-double lewat raihan 32 poin dan 10 rebound, yang menjadi faktor pembeda sekaligus penghancur asa kemenangan Indonesia. Jika menilik statistik, Indonesia sejatinya memiliki peluang poin yang jauh lebih banyak lewat total 71 percobaan tembakan. Sayang, kurang baiknya penyelesaian akhir membuat hanya 26 tembakan yang berhasil dikonversi menjadi poin (36 persen). Sebaliknya, Malaysia bermain jauh lebih efisien; dari total 59 percobaan tembakan, mereka sukses melesakkan 27 tembakan ke dalam ring (45 persen). Satu-satunya catatan yang membaik bagi Indonesia adalah akurasi tembakan gratis yang mencapai 61 persen (11/18 masuk). Indonesia juga sebenarnya mendominasi secara keseluruhan di sektor rebound, assist, hingga steal. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang emas di area pertahanan lawan jadi bumerang terbesar. Dengan hasil ini, Indonesia harus puas mengakhiri kompetisi di peringkat keempat FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand. Medali perunggu resmi diraih oleh Malaysia yang mengunci tempat ketiga. Sementara itu, Filipina keluar sebagai juara pertama disusul Thailand sebagai runner up. Hasil ini sekaligus memastikan Filipina dan Thailand menjadi dua delegasi resmi Asia Tenggara yang berhak melenggang ke putaran final FIBA U18 Asia Cup 2026.

Indonesia gagal ke Piala Asia U18 FIBA 2026

Piala Asia U18 FIBA 2026

Tim nasional bola basket U18 putra Indonesia gagal berangkat ke Piala Asia U18 FIBA 2026 seusai dikalahkan tuan rumah Thailand 50-68 dalam semifinal kualifikasi zona SEABA di Gimnasium Chan Ka Pho, Krabi, Thailand, Sabtu. Kekalahan di semifinal praktis memupus mimpi Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Asia U18 2026, sebab laman FIBA mencatat hanya para finalis kualifikasi yang berhak terbang ke Ahmedabad, India, untuk berlaga pada 13-23 Agustus mendatang. Hasil melawan Thailand menjadi antiklimaks bagi tim besutan Ismael, yang sempat mengawali kualifikasi dengan mulus lewat dua kemenangan beruntun di Grup B berupa 89-35 atas Laos pada Kamis (11/6) dan 65-55 kontra Malaysia sehari berselang. Garuda Muda masih akan memainkan satu pertandingan lagi untuk memperebutkan tempat ketiga fase kualifikasi zona SEABA melawan Malaysia, Minggu (14/6). Di laga melawan Thailand, Indonesia harus berjibaku menghadapi para pemain tuan rumah yang memiliki postur badan lebih besar tetapi juga mampu bergerak lebih cepat. Kuarter pertama ditutup dalam keadaan tertinggal 14-15 dari Thailand, yang dikomandoi pelatih Krit Issariyachiwin. Dominasi Thailand semakin jelas memasuki kuarter kedua lewat penguasaan paint area dan sisi luar pertahanan Indonesia oleh Thanawat Pisarnyuttanapong dkk. Thailand kian menjauh 32-22. Usai jeda paruh laga, Jaya James Bayuntara yang sebelumnya selalu jadi mesin penyumbang angka mendapati dirinya begitu kesulitan menembus pertahanan lawan, Indonesia semakin tertinggal 33-50 pada akhir kuarter ketiga. Selisih skor tak pernah kurang dari dua digit kala kuarter terakhir berlangsung dan Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah 59-68. Forward Thailand, Ronnie Allsopp tampil sebagai pencetak angka terbanyak, yakni 16 poin, satu rebound, dan dua assist. Sedangkan dari kubu Indonesia, kapten Steven Sebastian membukukan double-double yakni 12 poin dan 10 rebound, serta ditambah satu assist.

Indonesia lolos ke semifinal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026

FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand

Timnas bola basket U18 putra Indonesia lolos ke semifinal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 65-55 pada laga Grup B di Chan Ka Pho Gymnasium, Krabi, Thailand, Jumat. Pelatih timnas bola basket U18 putra Indonesia Ismael mengapresiasi semangat juang para pemain yang mampu menjalankan strategi tim hingga mengunci kemenangan penting kontra Malaysia. “Kami memulai pertandingan dengan bagus, semua berjalan sesuai yang direncanakan,” kata dia seusai pertandingan, dikutip dari laman Perbasi. Ismael menjelaskan, para pemain bisa mempertahankan fokus dan melakukan transisi menyerang serta bertahan dengan solid, sehingga bisa memenangi laga yang ketat. Dia mengakui, masih ada sejumlah kesalahan yang dilakukan para pemain. Namun hal itu akan segera dibenahi untuk menghadapi pertandingan di babak selanjutnya. “Kuncinya menurut saya adalah detail-detail defense yang di ujung game bisa dieksekusi dengan bagus,” ujar pelatih kepala itu. Kemenangan kedua yang diraih skuad Garuda muda membuat Indonesia keluar sebagai juara Grup B dengan catatan sempurna, sekaligus mengamankan tempat di babak semifinal turnamen kualifikasi tersebut. Sebelumnya pada Kamis (11/6), Jaya James Bayuntara dan kawan-kawan, juga berhasil menundukkan Laos dengan skor telak 89-35. Saat melawan Malaysia, timnas Merah Putih tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung membuka jarak pada kuarter pertama dengan keunggulan 19-8. Malaysia berupaya bangkit pada kuarter kedua dengan mencetak 27 poin, sementara Indonesia menambah 21 angka untuk menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 40-35. Pada kuarter ketiga, produktivitas poin Indonesia sempat menurun. Mereka hanya mencetak delapan poin, sedangkan Malaysia membukukan 11 angka. Meski demikian, Indonesia tetap mempertahankan keunggulan tipis 48-46 saat memasuki kuarter keempat. Memasuki kuarter terakhir, Indonesia kembali menemukan ritme permainan. Tambahan 17 poin yang dibukukan, membuat Malaysia kesulitan mengejar ketertinggalan. Lawan hanya mampu menambah sembilan poin sehingga pertandingan berakhir dengan skor 65-55 untuk kemenangan Indonesia. Jaya James Anak Agung Bayuntara menjadi pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 21 poin dan empat rebound. Steven Sebastian turut tampil impresif dengan mencatatkan double-double yakni 11 poin dan 15 rebound. Dari kubu Malaysia, Fatt Kam Sing membukukan 16 poin, tujuh rebound, dan dua assist, sedangkan Yu Xiang Tan menorehkan 15 poin, 11 rebound, dan empat assist. Hasil tersebut membuat Indonesia menorehkan rekor 100 persen kemenangan dari dua pertandingan dan akan menghadapi runner-up Grup A yang akan ditempati Thailand atau Filipina. Laga semifinal, diselenggarakan di tempat yang sama, Sabtu (13/6).

FIBA U18 SEABA Qualifiers: 15 Pemain Putra Siap Jalani TC Lanjutan

Timnas Basket U18 Putra Indonesia

Pelatih Timnas Basket U18 Putra Indonesia, Ismael melakukan pengerucutan nama pemain yang akan dibawa untuk berjuang di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Usai menjalani seleksi tahap kedua pada 18-20 Mei 2026 dengan diikuti 33 pemain, kini jumlahnya menyusut menjadi 15 nama. Dari 15 nama ini ada satu pemain diaspora. Nama pemain diaspora itu adalah Jaya Bayuntara. Dia akan bahu membahu berjuang untuk Merah Putih dengan pemain lainnya di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang akan berlangsung di Krabi, Thailand, pada 10-14 Juni 2026. Nama-nama yang lolos seleksi bersama Jaya di antaranya adalah Miracle Christiano, Irman Farras, Chimaobi Nzekwue, Steven Sebastian, Efrael Yerusyalom, dan Gede Dio Arghya Naranatha. Kini 15 nama ini melanjutkan persiapan dibawah asuhan tim pelatih yang dipimpin Coach Ismael. Latihan berlangsung di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat. Mereka juga sempat menjalani uji coba melawan Tim Pelatda DKI Jakarta. Uji coba berlangsung di GOR Grogol pada Jumat (22/5) dengan hasil 80-67 untuk kemenangan Timnas Basket U18 Putra. Kata Coach Ismael, para pemain ini lanjut ke tahap selanjutnya karena kemampuannya yang saling melengkapi. “Karakter skil mereka yang dibutuhkan untuk saling melengkapi. Mereka juga memiliki energi yang luar bisa, respons, komunikasi, dan leadership yang baik,” ungkap Ismael. “Sebenarnya ada satu lagi pemain diaspora, Jayden Christopher Newell. Hanya yang bersangkutan harus menunda berjuang bersama Indonesia karena ada persyaratan administratif yang harus dilengkapi. Dengan kemampuan yang dimiliki, kesempatan selalu terbuka untuk Jayden,” lanjutnya. Ismael menjelaskan, selama latihan para pemain mengalami progres baik. Mereka mulai saling mengerti satu sama lain. Ini menjadi sinyal baik dalam persiapan menuju FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Selanjutnya, para pemain akan diberikan materi pematangan teknis sekaligus mencari komposisi 12 pemain inti, sehingga akan lebih siap hadapi persaingan di Krabi bulan depan. “Kami akan memaksimalkan waktu yang ada untuk mematangkan persiapan. Kami akan memberikan materi-materi teknis dan persiapan mental yang dibutuhkan untuk hadapi SEABA nanti,” terang Ismael. “Mohon doa restu dari masyarakat Indonesia agar persiapan berjalan lancar dan kami lolos ke FIBA Asia Cup,” jelas Ismael. Komposisi 15 Pemain Timnas U18 Putra Indonesia: Miracle Christiano Chimaobi Nzekwue Steven Sebastian Fathy Muhammad Zhafif Efrael Yerusyalom Enrichia Ryansean Bastian Gunawan Sean Jason Nathan Kilapong Made Gandhi Wibisana Menara Gede Dio Arghya Naranatha Irman Farras Bryan Jonathan Kovith Jaya James Anak Agung Bayuntara Muhammad Fakhrizal Firdaus Hansel Orleans Hermawan Orlando Timothy