Komitmen legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dalam membangun kekuatan...
Read MoreDay: June 7, 2026
HYDROPLUS Soccer League Jadi Talent Pool Timnas Putri Indonesia
JAKARTA, 6 Juni 2026 – Kehadiran HYDROPLUS Soccer League dinilai semakin memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola putri Indonesia. Kompetisi yang digelar secara berjenjang di empat regional tersebut tidak hanya menyediakan ruang kompetisi bagi atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pemantauan bakat untuk tim nasional putri Indonesia. Penilaian tersebut disampaikan Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, saat menghadiri penutupan HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026. Menurutnya, format liga yang berlangsung dalam jangka panjang memberikan kesempatan bagi pemain untuk berkembang secara berkelanjutan melalui jam terbang yang konsisten. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya HYDROPLUS Soccer League dan Djarum Foundation yang sudah mewujudkan program ini. Kompetisi khusus putri masih sangat terbatas, sehingga kehadiran liga seperti ini memiliki korelasi yang sangat erat dengan perkembangan sepak bola putri Indonesia secara keseluruhan,” ujar Vivin. Ia menambahkan, kompetisi yang berjalan selama satu musim penuh memungkinkan pemain menunjukkan kualitas mereka secara lebih konsisten dibanding turnamen jangka pendek. Dari kompetisi inilah PSSI dapat memantau talenta-talenta potensial yang siap diproyeksikan ke level nasional. “Sudah ada beberapa pemain yang kami monitor dan sebagian telah bergabung dengan Timnas Putri U-17. Harapannya semakin banyak pemain yang bisa ditemukan dan direkrut baik untuk timnas junior maupun senior,” tambahnya. Komitmen pengembangan sepak bola putri juga terus diperkuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui berbagai program kompetisi yang saling terhubung. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa jalur pembinaan yang dibangun saat ini memberikan kesempatan kepada atlet putri untuk berkembang secara bertahap dan berkesinambungan. Rangkaian kompetisi tersebut akan berlanjut melalui MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 pada 23–28 Juni, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli, serta Srikandi Merdeka Cup pada 14–23 Agustus yang akan melibatkan sejumlah negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Indonesia. “Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri. Harapannya mereka memperoleh pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan secara optimal,” kata Teddy. Menurut Teddy, keberhasilan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League musim ini juga menjadi bukti bahwa sepak bola putri Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kompetisi yang berlangsung di Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta berhasil memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas permainan para atlet muda. Dengan semakin banyaknya kompetisi yang terselenggara secara berkelanjutan, kolaborasi antara penyelenggara, PSSI, pemerintah daerah, klub, akademi, dan orang tua diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola putri Indonesia yang siap bersaing di level internasional.
Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta Juara HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026
JAKARTA, 6 Juni 2026 – HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026 resmi menuntaskan kompetisi sekaligus melengkapi daftar peserta yang akan berlaga pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 90 poin dan memuncaki klasemen akhir. Sementara di kategori U-18, Putri JP Jakarta keluar sebagai kampiun dengan raihan 54 poin. Kedua tim berhasil menorehkan catatan impresif sepanjang musim dengan tidak terkalahkan. Kompetisi berlangsung selama 30 pekan untuk kategori U-15 dan 18 pekan untuk kategori U-18 sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengungkapkan bahwa Jakarta menjadi regional terakhir yang menyelesaikan rangkaian kompetisi musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus. “Regional Jakarta ini merupakan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U-18. Dari segi kualitas kami melihat peningkatan yang sangat signifikan sejak pekan pertama hingga akhir kompetisi. Para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang konsisten setiap pekannya, dan itu menjadi modal penting dalam proses pembinaan,” ujar Teddy. Menurutnya, kompetisi liga yang berlangsung selama berbulan-bulan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis tetapi juga dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental bertanding. Pada kategori U-15, keberhasilan Cipta Cendikia Football Academy tidak lepas dari kontribusi penyerang andalannya, Albianca Raula. Pemain yang mencatatkan 1.405 menit bermain tersebut berhasil menjadi top scorer dengan torehan 38 gol sepanjang musim. “Perasaannya senang banget, enggak nyangka bisa jadi juara. Kami selalu berusaha tampil konsisten, percaya diri, dan menjaga komunikasi di lapangan. Sekarang target kami adalah tampil maksimal di All-Stars,” kata Albianca. Sementara itu, Putri JP Jakarta menunjukkan dominasi di kategori U-18. Pada laga terakhir, mereka sukses menundukkan Putri Tangsel City dengan skor 3-1 untuk memastikan gelar juara sekaligus mempertahankan rekor tanpa kekalahan sepanjang kompetisi. Kapten tim Putri JP Jakarta, Rengganis Wijanarto, menyebut kekompakan menjadi faktor utama keberhasilan timnya musim ini. “Sebagai kapten, saya selalu mengajak teman-teman untuk bermain kompak dan terus berlatih. Kami ingin melanjutkan performa ini di All-Stars dan membawa nama DKI Jakarta menjadi juara,” ujarnya. Pelatih Kepala Putri JP Jakarta U-18, Intan Nuraini Ulfa, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Ia menyebut gelar juara regional memang menjadi target utama sejak awal musim. “Target utama kami memang lolos ke tingkat nasional. Bersyukur bisa menyelesaikan kompetisi tanpa kekalahan. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi All-Stars di Kudus,” katanya. Dengan hasil ini, Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta berhak mewakili Jakarta pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dari Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta.