Atlet BMX Indonesia raih emas pada ajang di Thailand

Amellya Nur Syifa

Atlet BMX Indonesia, Amellya Nur Syifa, berhasil memenangi medali emas pada ajang ASEAN BMX Racing Cup 2026, yang berlangsung di Bangkok, Thailand, Minggu. Amellya memenangi medali emas tersebut di nomor BMX Racing Women Elite. Medali emas yang dimenangi Amellya menjadi satu-satunya medali emas yang dapat dibawa pulang atlet Indonesia dari kejuaraan ini. Untuk medali perak, tim Indonesia berhasil membawa pulang dua medali perak. Medali perak pertama diraih Aditya Fajar Putu Soekarno dari nomor BMX Racing Men Elite, kemudian Rafelino Mahendra dari nomor BMX Racing Men U23. Tim Indonesia juga berhasil membawa pulang tiga medali perunggu. Medali-medali perunggu itu disumbangkan oleh Rio Akbar dari nomor BMX Racing Men Elite, M.Irsyad Panji Putra Asywa dari nomor BMX Racing Men U23, dan Fasya Ahsana Rifki dari nomor BMX Racing Men Elite. Dengan perolehan satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu tersebut, tim Indonesia berhak menghuni posisi kedua di klasemen umum medali. Sedangkan posisi pemuncak klasemen dikuasai tuan rumah Thailand dengan lima medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Atlet Muda Indonesia Ukir Sejarah Lolos ke Final Piala Dunia BMX 2021

Atlet Muda Indonesia Ukir Sejarah Lolos ke Final Piala Dunia BMX 2021

Atlet Indonesia kembali mengharumkan nama negara di luar negeri. Kali ini, giliran Amellya Nur Sifa yang mencatatkan sejarah dengan menembus final Piala Dunia BMX 2021 atau UCI BMX Supercross World Cup yang bergulir di Sakarya, Turki, Minggu 31 Oktober 2021. Sekadar informasi, Indonesia seharusnya mengirimkan empat wakil untuk Piala Dunia BMX 2021. Selain Sifa, ada Jasmine Az-Zahra, Aditya Fajar Putu Soekarno, dan Muhammad Alfauzan. Namun, Fauzan mengalami cedera di Belanda sehingga hanya tiga wakil Indonesia yang beralga di Piala Dunia BMX 2021. Di antara mereka, Sifa mampu mengukir prestasi yang luar biasa. Sifa yang turun di ketegori U-23, finis kelima pada awal lomba dengan catatan waktu 41,292 detik. Akan tetapi, dia mampu bangkit pada ronde kedelapan sehingga langsung lolos ke semifiinal setelah finis kedua dengan catatan waktu 41,358 detik pada kesempatan terakhir. Laju impresif Sifa berlanjut di semifinal. Tampil di heat dua, Sifa menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga bisa finis ketiga dengan catatan waktu 40,425 detik. Sifa pun lolos ke final untuk bersaing dengan tujuh atlet lainnnya dari berbagai negara. Di final, Sifa sayangnya hanya finis keenam usai mencatatkan waktu 40,648 detik. Sementara itu, gelar juara pun jatuh ke wakil Prancis, Lea Bridjonc, yang finis pertama dengan catatan waktu 38,676 detik. Sifa mungkin gagal menjuarai Piala Dunia BMX 2021. Akan tetapi, aksinya sungguh luar biasa. Bagaimana tidak, dia adalah atlet Indonesia pertama yang menembus final Piala Dunia BMX. View this post on Instagram A post shared by AMELLYA NUR SIFA (@amellyanur_sifa) Meski seharusnya masuk dalam kategori junior, Sifa mampu bersaing di U-23. Hal itu membuktikan kehebatan Sifa dalam mengendarai sepeda BMX. Prestasi Sifa pun dipuji oleh Kepala BIdang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI). “Sejarah untuk BMX Indonesia dari Amellya Nur Sifa setelah hanya mencapai semifinal di World Cup round 5, 6, dan 7, akhirnya di World Cup round 8 bisa masuk final dan makin meningkat skill-nya,” kata Budi, dikutip dari Antara, Senin (1/11/2021). Budi pun menyatakan PB ISSI akan terus melatih atlet BMX Indonesia sebaik mungkin. Alhasil, mereka bisa berprestasi di level dunia untuk mengharumkan nama Indonesia. “Mereka terus kami siapkan dan matangkan performance dan jam terbang berlomba di level dunia. Terima kasih, kepada Bapak Ketua Umum PB ISSI atas support dan dukungannya,” tutur Budi.