Asian Games 2026: Indonesia tambah tiga perunggu dari bulu tangkis dan BMX

Jasmine Azzahra Setyobudi

Kontingen Indonesia menambah koleksi tiga medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiga medali tersebut diraih oleh tim Merah Putih dari cabang bulu tangkis dan balap sepeda BMX. Perunggu pertama diraih lewat aksi dari atlet balap sepeda BMX Racing Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi pada nomor BMX Racing putri. Jasmine menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 34,932 detik. Medali emas diraih pembalap Jepang Sae Hatakeyama dengan waktu 33,401 detik, sedangkan perak menjadi milik Wanyi Liao dari China dengan waktu 34,500 detik. Sementara itu dua medali perunggu lainnya bagi kontingen Indonesia didapatkan dari cabang bulu tangkis. Pada sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhenti pada semifinal, setelah dikalahkan ganda putra asal China Liang Weikeng/Wang Chang dengan rubber game 17-21, 21-13, 9-21. Lalu di sektor tunggal putra, Alwi Farhan yang menjadi unggulan keenam harus mengakui ketangguhan tunggal putra Kunlavut Vitidsarn asal Thailand dengan dua gim langsung 13-21, 15-21. Hingga Rabu, 30 September 2026 pukul 15.00 WIB, Indonesia mengoleksi total 30 medali yang terdiri dari 3 emas, 7 perak, dan 20 perunggu. Torehan tersebut mengantarkan tim Merah Putih untuk sementara menempati peringkat ke-15 dalam klasemen perolehan medali.

Asian Games 2026: Indonesia tambah 1 emas dan 2 perak

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

Kontingen Indonesia menambah satu medali emas dan dua perak pada rangkaian pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ke-11, Selasa, dengan bulu tangkis menjadi penyumbang utama, melalui nomor ganda putra dan ganda campuran. Ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mempersembahkan emas setelah menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertandingan tiga gim 19-21, 21-13, 21-18 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari keberhasilan Indonesia menjuarai nomor beregu putra. Dari nomor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyumbangkan medali perak setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin 19-21, 8-21. Satu medali perak lainnya datang dari cabang surfing melalui I Made Pajar Ariyana pada nomor shortboard putra. Pajar harus mengakui keunggulan peselancar tuan rumah Kanoa Igarashi pada final di Tahara, Aichi. Pajar mengumpulkan 10,40 poin dari dua ombak terbaiknya, sedangkan Igarashi membukukan 12,87 poin untuk merebut emas. Perak Pajar juga menjadi catatan bersejarah karena surfing untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Asian Games.