Final GSI Nasional 2018, Skuat Banten Bakal Habis-habisan Lawan Jatim Demi Berlatih Menuju Turin

Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Banten yang diwakili tim SMP di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), menuju juara GSI 2018 tingkat Nasional, yang akan menghadapi tim GSI Jawa Timur, pada Sabtu (20/10) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. (Metrotangsel.com)

Jakarta- Langkah skuat Gala Siswa Indonesia (GSI) Banten yang diwakili tim SMP di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), menuju juara GSI 2018 tingkat Nasional tinggal selangkah lagi. Menantang tim GSI Jawa Tengah (Jateng) di babak semifinal, mereka berhasil menang dengan skor tipis 1-0. Tampil di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Kamis (18/10), tim GSI Banten unggul melalui gol tunggal Dicky Wahyudi. Jalannya pertandingan di semifinal ini pun, berjalan menarik. Sejak wasit meniup peluit kick off babak pertama, kedua tim sama-sama ngotot untuk memperebutkan tiket final. Saling jual beli serangan tersaji, Banten yang masih mengandalkan Aditya Daffa Al Haqi sebagai kapten sekaligus pengatur ritme permainan, sempat menciptakan peluang berbahaya. GSI Jateng bukan tanpa perlawanan, beberapa kali pertahanan GSI Banten yang dikawal Herjun Harianja bekerja keras menghalau serangan GSI Jateng. Terlalu asyik menyerang, pertahanan GSI Jateng lengah dan terbuka. Hal ini dimanfaatkan baik GSI Banten. Hasilnya, gol GSI Banten yang ditunggu-tunggu hadir melalui Dicky dan merubah skor menjadi 1-0. Di final, GSI Banten sudah ditunggu tim GSI Jawa Timur (Jatim). Tim GSI Jatim lolos ke babak puncak, usai mengalahkan tim tuan rumah penyelenggara GSI 2018, DKI Jakarta dengan skor 2-0. Pertandingan final pun, akan dimainkan pada Sabtu (20/10) di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pelatih GSI Banten, Suwandi mengatakan di final para pemainnya akan tampil habis-habisan meraih gelar juara. Apalagi skuat GSI Banten fit 100 persen. “Insya Allah Banten siap untuk final. Anak-anak juga fit semua. Menjelang final, kami latihan ringan di sekitar hotel, karena tim tidak pulang ke Tangsel,” ujar Suwandi. Sekedar catatan, GSI Banten adalah pemuncak klasemen grup E di babak penyisihan. Mereka pun memiliki statistik mengkilap dengan raihan poin 9, dan mencetak 8 gol serta hanya kebobolan 1 gol. Saat menantang GSI Sumut pemuncak grup A di laga perempat final, pada Rabu (16/10), keperkasaan GSI Banten makin menggila. Lewat gol Prasetyo Tri, Aditya Daffa Al Haqi dan Alvin Alfareza, tim kota penyangga ibukota ini menyudahi perlawanan tim Urang Awak, dengan skor telak 3-0. Sebelum laga semifinal, Skuat GSI Banten total menorehkan 11 gol, dan menjadi tim paling produktif. (Adt)

21 Tim SMP Ramaikan Kompetisi Basket Bewustssein Reborn Cup 2018

21 Tim Basket SMP meramaikan kompetisi basket BRC 2018, di SMK Yadika 2, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat. (Adt/NYSN)

Jakarta- Sebanyak 21 tim basket dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) turut meramaikan kompetisi basket bertajuk “Bewustssein Reborn Cup (BRC) 2018”, yang dihelat di Lapangan Basket, SMK Yadika 2, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kompetisi yang digelar pada 23-29 Maret 2018, terdiri dari 12 tim basket putra dan 9 tim basket putri itu bertujuan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dalam bidang olahraga. “Event seperti ini memang sudah menjadi agenda sekolah. Kebetulan tahun ini kami menggelar kompetisi basket tingkat SMP. Alhamdulillah, sekolah juga sangat mendukung kegiatan ini,” ujar An’nisa Ruly, Ketua Pelaksana BRC 2018, Selasa (27/3). “Tujuan kami agar mereka bisa bersilaturahmi dengan pelajar dari SMP lain. Selain itu, dengan kompetisi basket ada nilai-nilai positif yang bisa mereka ambil seperti solidaritas dan sportifitas,” sambung siswi kelas 11 Jurusan Akuntansi. Dikatan Ruly, antusiasme pelajar SMP untuk mengikuti kompetisi basket ini cukup tinggi, ditambah pihaknya menggratiskan biaya pendaftaran. “Ketika kami tawarkan kompetisi ini ke sekolah-sekolah SMP, respon mereka sangat baik. Apalagi kami tidak menetapkan biaya pendaftaran. Sebenarnya banyak yang ingin mendaftar, tapi kami punya slot 12 baik untuk tim basket putra maupun putri,” ungkapnya. (Adt)