Lima Merek Raket Bulutangkis Yang Banyak Digunakan di Indonesia

Lima-Merek-Raket-Bulutangkis-Yang-Banyak-Digunakan-di-Indonesia-1

Berbagai merek raket sudah memenuhi pasar cabang olahraga bulutangkis. Untuk membeli raket dapat ditentukan dari gaya pemain dalam menyerang, bertahan dan menjaga keseimbangan. Selain itu, berat dari raket, fleksibilitas dan ukuran genggaman tangan juga menentukan kenyamanan saat bermain bulutangkis. Berikut 5 merek raket yang sudah banyak digunakan di Indonesa. 1.Yonex Merek asal Jepang ini sudah sangat populer di dunia. Yonex telah menciptakan raket dengan kualitas tinggi dan banyak digunakan pada pertandingan internasional. Yonex diyakini sudah mendominasi hingga 80% penggunaan raket di Indonesia. Para atlet bulu tangkis Indonesia juga sudah menggunakan merek ini, seperti Tommy Sugiarto, Greysia Polii Taufik Hidayat dan Candra Wijaya Di tahun 2007, Yonex merayakan ulangtahun yang ke 25 dengan menjadi sponsor utama  kompetisi internasional All England. Yonex juga banyak digunakan diberbagai pertandingan seperti Olimpiade Beijing, Sudirman Cup dan juga menjadi partner Badminton World Federation (BWF). Salah satu jenis yang menjadi produk terlaris dari Yonex adalah jenis Yonex Arcsaber FB yang memiliki berat yang ringan dan dapat menghasilkan keseimbangan yang baik.

Astec, Merek Buatan Pemain Legendaris Bulu Tangkis Indonesia

Astec-Merek-Buatan-Pemain-Legendaris-Bulu-Tangkis-Indonesia-1

Bagi kamu pecinta bulutangkis Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan pasangan atlet legendaris Bulu Tangkis Indonesia, Susi Susanti dan Alan Budikusuma. Pasangan yang pernah mengharumkan nama Indonesia ke taraf Internasional ini, sekarang sudah merambah dunia bisnis peralatan olahraga. Mereka memilih nama Astec yang merupakan singkatan dari Alan Susi Technology dengan nama perusahaan PT. Astrindo Jaya Sport. Meski keduanya kini tidak aktif menjadi atlet bulutangkis, mereka tetap mendukung perkembangan bulutangkis Indonesia dengan membangun bisnis peralatan oahraga yang lebih difokuskan ke raket bulutangkis. Perjalanan membangun bisnis ini tidak mudah dan banyak mengalami jatuh bangun. Bagi Alan, ia sudah mencoba berbagai merek dan jenis raket-raket dari merek internasional dan nasional. Secara tidak langsung ia bisa membedakan raket yang bagus dan tidak serta mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan dari raket bagi pemain yang menggunakannya. Di Indonesia sendiri sudah banyak merek-merek yang memenuhi pasar olahraga. Alan sempat takut untuk bersaing. Namun dengan segala keyakinannya, ia tetap menekuni bisnis ini dengan menjadi sponsor-sponsor di berbagai turnamen bulutangkis dan menjadi mitra diberbagai sekolah bulutangkis. Astec pun menggandeng atlet-atlet bulutangkis muda untuk menjadi Brand Ambassador seperti Simon Santoso, Gloria Emanuelle Widjaja, Alexander Ronald, dan Bellatrix Manuputty. Raket Astec hadir dengan berbagai tipe dan harga yang berbeda-beda seperti  Astec Aero Legend Alan Series dan Astec Aero Legend Susi Series, Astec Aerohuricane, Astec Aero Tornado dan masih banyak lagi. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 300.000 hingga Rp. 2.000.000. Tidak hanya raket, Astec pun banyak mengeluarkan produk olahraga lain seperti sepatu, tas olahraga, baju, celana dan sebagainya. Untuk raket dari Astec memang sangat enak digunakan untuk smash karena dapat menambah kekuatan. Harga yang terjangkau juga menjadi pertimbangan untuk membeli merek lokal ini. Selain itu, raket Astec juga mudah digunakan bagi pemula karena ringan dan dapat menjaga keseimbangan. Untuk bermain dengan menyerang Astec juga enak digunakan. Namun, jika digunakan untuk bertahan agak kurang dan tidak dapat menahan getar. Tak hanya itu, ketahanan dari raket Astec juga kurang dan mudah tergores jika menyentuh lapangan. Raket Astec memang disarankan untuk pemain tunggal dibandingkan pemain ganda. Merek buatan lokal seperti ini memang patut didukung agar dapat bersaing dengan merek-merek lain yang sebelumnya sudah mendominasi. Mari dukung produk buatan Indonesia.

Mahasiswi Ini Bermimpi Dapat Bermain Di Olimpiade Demi Membawa Nama Indonesia

Heravita Mediana Taher, Mahasiswi UNJ yang bermimpi untuk berparisipasi membela Indonesia di Olimpiade di Cabang Olahraga Tenis.

Olahraga yang berkembang diawal abad ke-11, ternyata sampai saat ini masih menjadi teka teki, tidak ada rekam pasti siapa orang yang menemukannya. Popularitas olahraga tennis lapangan umumnya dimainkan oleh kaum bangsawan pada masanya. Mahasiswi Universitas Negeri Jakarta, yang bernama Heravita Mediana Taher juga merupakan atlet tennis yang sangat berprestasi. Prestasi Vita antara lain mendapat medali emas dalam kategori tennis beregu di Islamic solidarity games tahun 2015, juara 2 International womens circuit tennis di solo, dan medali emas dalam kategori tunggal serta perak dalam kategori ganda campuran pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang diadakan di Yogyakarta dan Aceh. Sejak SD, Vita sudah mengikuti latihan tennis. Tidak heran jika ia sangat berbakat dan cepat mahir, karena vita memang dilahirkan dari keluarga yang sudah menggeluti olahraga tennis sejak lama. Mahasiswi jurusan pendidikan psikologi yang lahir tanggal 22 Agustus1995 ini telah memasuki semester 8. Dan dilatih langsung oleh sang ayah yang merupakan atlet tenis pada masa mudanya. Vita mengakui bahwa sempat ada rasa bosan yang ia rasakan, tetapi hal tersebut tidak membuatnya untuk berhenti karena diakuinya, ia sudah sangat mencintai olahraga tenis. Peran orang tua sangat penting bagi Vita karena berkat mereka, Vita dapat tumbuh menjadi remaja yang mempunyai prestasi membanggakan. Vita mengatakan kepada NYSN bahwa ia mempunyai mimpi yang sangat besar mampu, generasi muda bahu membahu dan berjuang meraih semua kategori lomba untuk Indonesia. “Aku punya mimpi bisa main di olimpiade, hal itu yang membuatku terus menjalani tenis sampai sekarang. Aku berharap generasi muda indonesia kelak akan lebih banyak yang berprestasi di bidang olahraga, membawa nama indonesia bangkit di kancah internasional, tidak hanya di satu atau dua bidang olahraga tapi dalam semua bidang olahraga. Karena satu hal yang paling bisa membanggakan adalah memberikan dedikasi terbaik untuk negara tercinta.” tutup vita. (crs/adt)