Cabor Karate Tambah Raihan Emas Kontingen Lampung Pada POPNAS XIV 2017

Cabang Olahraga (Cabor) karate menambah jumlah medali yang di peroleh kontingen Lampung di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV 2017 Semarang, Jawa Tengah. Pada partai final karate kumite 61 kg yang digelar Minggu (17/09/2017) di GOR Patriot Kodam IV Diponegoro, Semarang, Nur Halim Arlendi berhasil mempersembahkan medali emas. Di kutip dari kupastuntas.co, Pada babak final, Halim menaklukkan andalan DKI Jakarta, M Fareza dengan skor tipis, 2-1. Halim yang memang ditargetkan meraih medali emas tampil begitu superior sebelum menjejakkan kakinya dibabak final. “Saya senang dan bangga dengan hasil ini. Persiapan yang saya lakukan tidak sia-sia dan ini saya persembahkan untuk Lampung dan kedua orang tua saya,” kata Halim seusai penyerahan medali. Dengan demikian, medali emas diraih Nur Halim Arlendi, medali perak untuk M Fareza dan perunggu menjadi milik Alfian Adhi (Jawa Barat) dan Nova Ternater (Jawa Timur). “Alahamdulillah, halim mampu mempersembahkan medali emas buat Lampung. Pertandingan final berlangsung ketat, keduanya tidak ingin kecolongan angka. Namun Halim lebih agresif dan mampu mengatur ritme pertandingan,” ujar M Jose Rizal pelatih karate Lampung. Selain medali emas, cabang karate juga mempersembahkan satu medali perunggu dari nomor kata beregu putra. Medali emas beregu putra ini direbut Jawa Tengah, perak untuk Sulawesi Selatan. Di hari ketiga pertandingan karate Senin (18/09), Lampung masih menyisakan 4 karate dinomor perorangan. Keberhasilan tim karate disambut gembira oleh Kadispora Lampung, Hannibal. Menurut Hannibal, Halim memiliki mental juara selain teknik dan fisik yang mumpuni. Halim merupakan salah satu karateka unggulan Lampung yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai even nasional maupun internasional. “Halim adalah karateka yang memiliki teknik, fisik dan mental bertanding yang sangat baik. Semoga hasil yang diraih Halim mampu menambah motivasi untuk berprestasi lebih tinggi lagi,” ujarnya.

POPNAS 2017 Jadi Tahun Pertama Panjat Tebing di Pertandingkan

Panjat tebing yang diadakan di kompleks Stadion Manahan. (Foto: Bramantyo/Okezone)

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV 2017 yang digelar di Jawa Tengah pada 10 hingga 21 September 2017 Kemarin. Ada Penambahan Cabang olahraga (Cabor) yang di pertandingkan pada tahun ini, salah satunya panjat tebing. Tahun ini merupakan Tahun pertama panjat tebing di pertandingkan di POPNAS. Hal itu pun dikonfirmasi Ketua Bidang Kompetisi PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Rudy Fitrianto. “Ini pertandingan perdana panjat tebing masuk POPNAS. Alhamdullilah, semoga mampu menghasilkan bibit baru di dunia panjat tebing,” jelas Rudi kepada tim Okezone, di Solo, Rabu (13/9/2017). Penyelenggaraan  pertandingan panjat tebing khusus digelar di Stadion Manahan Solo pada 13-16 September 2017. Pemilihan Stadion Manahan Solo sebagai lokasi pertandingan menurut Rudy, karena venue panjat tebing di Stadion Solo yang paling siap dibanding wilayah lain. Cabor panjat tebing yang baru digelar ini diikuti 101 atlet dari 22 Provinsi di Indonesia. Ada beberapa nomor yang dipertandingkan. “Pesertanya adalah para pelajar dengan umur maksimal 18 tahun,” terang Rudi. Technical meeting telah dilakukan pada Selasa 12 September 2017 kemarin dan dilanjutkan dengan practice untuk nomor speed. “Dalam speed world record perorangan putra diikuti oleh 29 atlet putra dan 19 atlet putri dari beberapa Provinsi di Indonesia,” pungkasnya.