Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026: Gading Jaya juara Beregu Campuran

Klub bulu tangkis asal Jakarta Timur, Champion Gading Jaya, berhasil meraih gelar juara pada kategori beregu campuran U15 dalam ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Pelatih PB Champion Gading Jaya Daniel Bagas Irawan di Kudus, Sabtu, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini terasa istimewa karena menjadi kompetisi perdana yang diikuti tim di bawah kepelatihannya.

Tidak gampang, persaingannya sangat ketat. Hampir semua pebulu tangkis dari klub mitra PB Djarum kualitasnya bagus. Perjuangan anak-anak luar biasa, bahkan ada atlet yang sempat sakit sebelum berangkat ke Kudus,” ujarnya usai laga final di GOR Djarum Jati, Kudus.

Pada ajang yang diikuti 18 atlet usia 13 dan 15 tahun itu, kata dia, kejuaraan ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga momentum menambah pengalaman bertanding dan menempa mental. Terlebih, di partai final mereka harus berhadapan dengan tim kuat Champions Magelang.

Menurut dia secara fisik kemampuan para pemain relatif seimbang. Namun faktor mental dan daya juang menjadi pembeda hingga akhirnya Champion Gading Jaya mampu memastikan kemenangan.

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 kembali menjadi panggung pembinaan atlet muda dengan format pertandingan yang semakin berkembang. Sebanyak 518 atlet dari 28 klub, terdiri atas 25 klub mitra PB Djarum dan tiga klub undangan, ambil bagian dalam ajang yang berlangsung pada 9–14 Februari 2026 di Kudus. Sedangkan kategorinya mulai perorangan U9 dan U11 serta nomor beregu U13 dan U15. Khusus sektor beregu, tahun ini format pertandingan mengadopsi sistem kejuaraan beregu dunia, yakni format Piala Thomas dan Piala Uber untuk U13, serta format Piala Sudirman untuk U15.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan kejuaraan yang digagas sejak empat tahun lalu tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa klub mitra dan undangan yang turut ambil bagian antara lain PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat), dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur).

Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga nyala semangat bulutangkis di Indonesia. Dengan ajang ini, klub dapat mengukur kemampuan atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya.

Ia menambahkan sejumlah atlet binaan klub mitra bahkan telah menembus Pelatnas PBSI, seperti Selsi Jovika, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo.

Selain kompetisi, kejuaraan ini juga dirangkai dengan “coaching clinic” dan “sharing session” bagi para pelatih. Tahun ini, materi peningkatan endurance dipaparkan oleh pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah.

Ketua Panitia Pelaksana Sigit Budiarto menjelaskan penerapan tiga sistem pertandingan berbeda dirancang sebagai proses pembelajaran kompetitif bagi atlet muda agar terbiasa menghadapi tekanan sejak dini.

Tahun ini ada tiga kategori sistem pertandingan, mulai dari perorangan hingga beregu campuran. Harapannya, format yang berbeda-beda ini menjadi pelajaran baru bagi pelatih maupun atlet untuk terus mengasah mental dan semangat bertanding,” ujar Sigit.

Meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun lalu yang diikuti 439 atlet menjadi bukti antusiasme klub mitra terhadap kejuaraan ini. Penyelenggara berharap seluruh atlet tidak hanya menambah jam terbang, tetapi juga menjadikan ajang tersebut sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan.