Indonesia Posisi Tiga 3rd Junior Asian Pencak Silat Championship 2025

Kontingen Indonesia menempati peringkat ketiga pada Kejuaraan Junior Asia yang berlangsung di Kashmir, India, Kamis – Selasa (25-30/9/2025).

Kejuaraan yang igagas Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar-Bangsa) ini diikuti sekitar 300 peserta dari 11 negara, antara lain India, Indonesia, Filipina, Vietnam, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Thailand, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Kazakhstan.

Indonesia mampu meraih total 8 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Juara umum diraih Vietnam (8-3-6), disusul Filipina (8-1-6).

Pelatih asal Jateng, Sapto Purnomo yang mendampingi Timnas menilai, kunci sukses para pesilatnya adalah semangat juang tinggi. Dia mencontohkan, Krisnanto sudah kena sanksi pengurangan angka 15 poin pada babak pertama melawan pesilat Vietnam di final.

Meski demikian, Krisnanto tak menyerah, dan hingga akhir pertandingan unggul poin.

Kami berharap performa mereka tetap stabil, dan menjadi pesilat masa depan Jateng di panggung nasional dan internasional,” kata Sapto saat dihubungi, Rabu(1/10/2025).

Mantan pendekar juara dunia 2010 itu menambahkan, hasil kejuaraan ini juga menempatkan Qiken di kelas D untuk mewakili Tim Indonesia pada Asian Youth Games Oktober 2025 di Bahrain. Untuk pertama kalinya, cabang pencak silat akan dipertandingkan pada ajang multievent junior tingkat Asia itu.

Sementara, Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia(IPSI) Jateng, Harry Nuryanto melalui Wakil Ketua Umum II Indro Catur Haryono menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian tersebut.

Pokoknya keren, kontingen Indonesia datang dengan kekuatan minimal, namun hasilnya maksimal,” katanya.

PEROLEHAN MEDALI

  1. Vietnam: 8 Emas, 3 Perak, 6 Perunggu (Trophy Juara Umum)
  2. Filipina: 8 Emas, 1 Perak, 6 Perunggu
  3. Indonesia: 8 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu
  4. India: 7 Emas, 18 Perak, 26 Perunggu
  5. Kazakhstan: 4 Emas, 5 Perak, 12 Perunggu
  6. Uzbekistan: 1 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu
  7. Thailand: 4 Perak, 2 Perunggu
  8. Nepal: 5 Perunggu