Rekor, Sejarah, dan Dominasi Baru di Indonesia Arena

Gelaran Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta kembali menjadi panggung lahirnya sejarah baru.

Indonesia Arena, venue indoor terbesar kebanggaan Tanah Air kembali menjadi saksi bagaimana basket pelajar Jakarta terus berkembang, melahirkan cerita besar, dan memantik ambisi baru dari generasi muda.

Tak hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga tentang banyaknya rekor dan capaian bersejarah yang tercipta di dalamnya.

Mulai dari konsistensi sekolah-sekolah unggulan, kembalinya tradisi juara, hingga gebrakan tim yang akhirnya mampu mematahkan dominasi lawan.

Inilah rangkuman rekor-rekor bersejarah yang lahir di Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta di Indonesia Arena.

1. SMAN 70 Jakarta Jadi Sekolah Pertama yang “Double Final” di Indonesia Arena

Final DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena
Tim dance SMAN 70 Jakarta (barisan depan) saat mendampingi tim basketnya dinobatkan sebagai runner up DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena

SMAN 70 Jakarta membuktikan kelasnya sebagai sekolah unggulan di dua dunia, basket dan dance. Musim ini, mereka menjadi sekolah pertama yang kompak mengirimkan tim basket dan tim dance-nya ke partai final di Indonesia Arena.

Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa kultur kompetitif SMAN 70 Jakarta (Bulungan) bukan hanya soal gelar, tetapi juga bagaimana usaha mereka untuk bisa mencapai ke panggung tertinggi.

Namun, akhir cerita pahit justru dialami oleh skuad basket putri Bulungan. Mereka gagal menjemput gelar juara kelima beruntun di DBL Jakarta 2025 atau quintuple. Dan terhenti sebagai runner up.

Beruntung, tim dance SMAN 70 Jakarta (Bulungan Dance Crew) berhasil memetik sejarah baru dan meraih Third Place Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta.

2. Srikandi Jubilee Pecahkan Kutukan, Hentikan Dominasi Bulungan

Final DBL Jakarta 2025 Putri
Sesi awarding SMA Jubilee Jakarta sebagai juara DBL Jakarta 2025 usai menumbangkan SMAN 70 Jakarta

Empat musim menembus final, tiga musim berakhir sebagai runner up. Hasil ini terus menghantui skuad putri SMA Jubilee Jakarta sejak debutnya di DBL Jakarta 2022. Namun, penantian akhirnya terbayar tuntas.

SMA Jubilee Jakarta akhirnya tercatat sebagai juara DBL Jakarta 2025 pasca menekuk SMAN 70 Jakarta lewat duel ketat yang berlanjut ke babak overtime dengan skor akhir 36-32.

Gelar ini menandai titik balik besar, di mana hegemoni empat gelar beruntun dari Bulungan resmi berhenti di tangan Jubilee.

3. Rekor Baru Penonton Olahraga di Lapangan Indoor

Full House Indonesia Arena - Final DBL Jakarta 2025
Suasana full house saat partai Final DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena pada 21 November 2025

Catatan sejarah lain juga terukir dari tribun. Final musim ini mencatat 15.729 penonton, menjadi rekor tertinggi pertandingan olahraga indoor pada gelaran DBL Jakarta.

Dukungan luar biasa itu mengubah atmosfer final menjadi sebuah pertunjukan megah setara dengan laga profesional. Padahal, mereka adalah pelajar SMA yang bermain dengan mimpi besar.

4. Buksi Penyandang Gelar Juara Terbanyak DBL Jakarta

Coac Jap Ricky - Final DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena
Selebrasi Coach Jap Ricky (kepala pelatih SMA Bukit Sion Jakarta) setelah mengunci gelar ketujuh DBL Jakarta

Di sektor putra, SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi) makin menancapkan dominasinya. Kemenangan atas SMA Jubilee Jakarta di DBL Jakarta 2025 menambah koleksi gelar mereka menjadi 7 trofi juara dari 10 final dalam 13 musim penyelenggaraan DBL Jakarta.

Mereka hanya absen dari partai final pada 2012, 2016, dan 2017. Dinasti Buksi? Hal ini menjadi bukti bahwa dinasti Buksi tak lekang oleh waktu.

5. Putra dan Putri Jubilee Tak Pernah Absen dari Indonesia Arena

SMA Jubilee Jakarta - Runner Up DBL Jakarta 2025
Tim putra SMA Jubilee Jakarta saat dinobatkan sebagai runner up DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena

Tak hanya putrinya yang pecah kutukan, pasukan Jubilee juga mencatatkan konsistensi luar biasa. Mereka menjadi satu-satunya sekolah yang selalu mengirimkan tim putra dan putrinya ke Final DBL Jakarta di Indonesia Arena dalam tiga musim terakhir.

Konsistensi yang membuktikan program pembinaan mereka terus berkembang ke arah yang tepat. Sekalipun Jubilee belum pernah kompak meraih gelar juara atau kawin gelar.

Mengingat, tim putri SMA Jubilee Jakarta berhasil keluar sebagai juara baru DBL Jakarta 2025. Namun, skuad putra Jubilee justru terhenti sebagai runner up.

Sumber: DBL