Explore Kota Tangerang Dengan Sepeda. Dari Bendungan Cisadane Sampai Kawasan Pasar Lama

Sobat NYSN yang suka bersepeda pasti pernah merasakan bosan akan rute yang sering ditempuh. Ada kalanya kita perlu melakukan variasi rute dan jarak yang ditempuh dalam mengayuh sepeda. Kali ini penulis ingin mengajak sobat NYSN yang suka bersepeda untuk explore Kota Tangerang agar rute yang sobat muda NYSN lewati tidak membosankan dan sekaligus mengenal destinasi menarik di kota Tangerang.

Bendungan Cisadane

Bendungan Cisadane yang dibangun pada tahun 1930.
Bendungan Cisadane yang dibangun pada tahun 1930.

Bendungan yang diresmikan tahun 1930 ini sering disebut juga Bendungan Pintu 10. Bangunan cagar budaya ini memiliki panjang 125 meter dengan dengan berat masing-masing pintunya 25 ton. Kalau sobat NYSN datang kesini harap perhatikan keselamatan karena bendungan ini cukup besar dengan aliran sungai Cisadane yang dalam dan berarus deras.

Taman Potret

Taman Potret bisa menjadi tujuan kamu beristirahat sejenak setelah bersepeda.
Taman Potret bisa menjadi tujuan kamu beristirahat sejenak setelah bersepeda.

Taman yang sempat ingin dinamakan Taman Selfie ini selesai dibangun tahun 2015, taman potret terletak di jalan Sudirman kota Tangerang. Bagi sobat NYSN yang lelah bersepeda bisa mampir kesini untuk menikmati kesegaran udaranya dan memuaskan hasrat berfoto dengan banyaknya spot menarik.

Kawasan Kuliner Laksa

Kawasan kuliner laksa Tangerang yang bisa menjadi pilihan untuk mengganti energi yang hilang.
Kawasan kuliner laksa Tangerang yang bisa menjadi pilihan untuk mengganti energi yang hilang.

Sobat muda NYSN pastinya merasa lapar setelah bersepeda dan butuh mengembalikan energi yang hilang. Sobat muda NYSN bisa mengarahkan sepedanya ke arah jalan M Yamin kota Tangerang. Ada makanan khas Tangerang yaitu laksa yang legendaris disana. Dengan bahan baku terbuat dari tepung beras serta dilengkapi telur dan ayam menjadikan laksa pilihan tepat buat mengembalikan energi yang hilang.

Kawasan Kuliner Pasar Lama

Pedagang nasi kebuli memperlihatkan hasil dagangannya yang tertata rapi.
Pedagang nasi kebuli memperlihatkan hasil dagangannya yang tertata rapi.

Selain kawasan kuliner laksa ada lagi destinasi kuliner kota Tangerang yang bisa sobat tuju dengan sepeda. Yaitu kawasan kuliner Pasar Lama di jalan Kisamaun. Terkenal sebagai pusat perdagangan sejak lama disana ada kelenteng Boen Tek Bio yang dibangun pada tahun 1684. Kawasan kuliner Pasar Lama menyajikan berbagai pilihan makanan tradisional mau pun modern. Kamu bisa menemukan bakso, kedai kopi, hidangan laut, keral telor, atau nasi kebuli di kawasan ini. Buat sobat muda NYSN yang suka suasana tempo dulu bisa menggowes sepedanya kesini.

Sobat muda NYSN demikian ulasan tentang rute bersepeda dalam meng-explore kota Tangerang. Selain menyehatkan rute tadi membuat kita belajar tentang bangunan bersejarah dan budaya kota Tangerang. Selamat meng-explore kota Tangerang sobat muda NYSN.

Lihat disini untuk melihat foto lainnya!

 

Leave a Comment