Turnamen Futsal Piala Bergilir Akhdiyat Foundation Cup 2026 antar Sekolah Dasar (SD) se-Kota Malang resmi digelar di GOR Ken Arok, Malang pada Sabtu, (17/01/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan olahraga futsal bagi atlet usia dini, khususnya pelajar tingkat SD.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang sudah memasuki tahun kedua ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Malang yakni program Dasabakti melalui gerakan Ngalam Tahes.
“Turnamen futsal ini selaras dengan visi-misi Pemerintah Kota Malang. Selain mengolahragakan dan menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mencari bibit-bibit atlet baru yang nantinya bisa menggantikan atlet yang saat ini sudah berusia,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan, kompetisi seperti ini penting untuk melihat potensi atlet muda Kota Malang sekaligus menguji hasil latihan yang selama ini telah dilakukan.
Dengan seringnya turnamen digelar, para peserta dapat terbiasa bertanding dan berkompetisi secara sportif.
“Atas nama Pemerintah Kota Malang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Akhdiyat Foundation atas terselenggaranya turnamen ini. Harapannya, dari sini akan muncul atlet-atlet berbakat yang bisa menjadi wakil Kota Malang di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi C PKS DPRD Kota Malang, Akhdiyat Syabril Ulum, menjelaskan bahwa Akhdiyat Foundation Cup tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua dengan konsep piala bergilir.
Turnamen tersebut diikuti oleh 26 tim dari berbagai SD di Kota Malang.
“Akhdiyat Foundation Cup tahun ini merupakan kedua kalinya diselenggarakan, total terdapat 26 tim dari SD se-Kota Malang. Selain piala bergilir, kami juga menyiapkan penghargaan seperti best player, best keeper, dan penghargaan lainnya,” jelas Ulum.
Sebagai anggota DPRD Kota Malang, Ulum menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini agar prestasi olahraga Kota Malang terus berlanjut.
Ia menambahkan bahwa Kota Malang yang dikenal sebagai kota dengan prestasi sepak bola dan futsal yang membanggakan.
Selain itu ia menilai bahwa antusiasme dari para peserta sangat besar.
Dari antusiasme peserta, untuk ke depannya acara ini akan digelar secara rutin setiap tahun.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Ke depan, turnamen ini kami rencanakan rutin digelar setiap tahun. Fokus peserta tetap dari Kota Malang, dan ke depan mungkin bisa diperluas ke wilayah Malang Raya,” katanya.
Lebih lanjut, Ulum berharap para pemenang dan atlet berbakat dari turnamen ini dapat diusulkan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang.
Hal ini bertujuan agar para atlet berbakat mendapatkan pembinaan lanjutan, termasuk peluang beasiswa.
“Kami ingin bibit-bibit unggul ini mendapat perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pemerintah kota agar prestasi futsal Kota Malang bisa terus berkembang,” tutupnya.